Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Gunung Bromo Berselimut 'Salju' Perdana Tahun Ini, Wisatawan Antusias Berburu Embun Upas

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 13 Jun 2026 21:30 WIB

Ilustrasi gunung bromo
Ilustrasi Gunung Bromo / Foto: Getty Images/iStockphoto/chrisinthai
Jakarta -

Bunda, Gunung Bromo memang selalu punya cara untuk membuat siapa saja terpukau. Selain terkenal dengan panorama matahari terbitnya yang indah, kawasan ini kembali mencuri perhatian karena menampilkan pemandangan yang tak biasa.

Belum lama ini, area pegunungan tersebut tampak berwarna putih layaknya diselimuti salju. Fenomena yang jarang terjadi ini muncul saat suhu udara menurun hingga memicu terbentuknya embun beku di sejumlah titik.

Lapisan kristal es terlihat menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir yang luas. Pemandangan unik tersebut membuat lanskap Bromo tampak berbeda dan sukses menarik perhatian banyak wisatawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Wisatawan antusias berburu embun upas

Kemunculan embun upas tentu langsung menjadi daya tarik bagi banyak orang yang sudah tiba di kawasan Bromo sejak dini hari.

Momen langka ini dimanfaatkan untuk mengabadikan foto sekaligus menyaksikan hamparan kristal es yang jarang terlihat di wilayah tropis seperti Indonesia.

Dari dokumentasi yang dibagikan komunitas wisata Bams Tour Bromo, lapisan putih tampak menyelimuti sejumlah area di sekitar kaldera. Tak sedikit pelancong yang berjalan menyusuri padang rumput dan bentangan pasir sambil menikmati pemandangan unik tersebut.

Pemandu wisata Bams Tour Bromo, Bambang, menjelaskan bahwa kemunculan embun upas menandai awal musim kemarau di Pegunungan Tengger. Fenomena ini umumnya muncul antara Juni hingga Agustus ketika temperatur berada pada titik terendah.

“Embun upas ini, sebagai kemunculan perdana embun upas sepanjang tahun 2026 yang langsung menjadi magnet bagi para wisatawan, embun upas umumnya muncul pada rentang Juni hingga Agustus, saat suhu udara mencapai titik terendah. Ketika temperatur turun di bawah lima derajat Celsius, embun yang terbentuk pada malam hari dapat membeku dan membentuk kristal es,” ungkap Bambang, dikutip dari laman detikcom, Jumat (12/6/2026).

Ia juga mengatakan para pengunjung biasanya datang lebih pagi karen lapisan beku itu tidak bertahan lama. Setelah matahari mulai menghangatkan permukaan tanah, kristal-kristal es akan perlahan mencair dan menghilang.

“Selain panorama matahari terbit yang menjadi ikon wisata Bromo, embun upas juga menjad daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Banyak wisatawan penasaran karena ingin melihat fenomena yang sekilas menyerupai salju, meski sebenarnya merupakan embun yang membeku akibat suhu rendah,” tuturnya.

BMKG ungkap penyebab salju di Gunung Bromo

Prakirawan BMKG, Juanda Siska Anggraeni, menjelaskan bahwa embun upas terbentuk akibat pendinginan radiasi yang sangat kuat pada malam hari saat kemarau.

Kondisi tersebut diperkuat oleh udara yang kering, langit cerah, ketinggian wilayah, serta masuknya massa udara dingin dari Australia, Bunda.

“Embun upas merupakan salah satu dampak dari fenomena bediding, yaitu kondisi udara yang terasa lebih dingin dari biasanya pada musim kemarau. Saat bediding kuat, langit cerah, angin lemah, dan udara kering, suhu minimum di kawasan Bromo dapat turun hingga mendekati atau bahkan di bawah titik beku sehingga embun upas terbentuk,” ungkap Siska.

Fenomena bediding sendiri merupakan kondisi umum yang terjadi pada musim kemarau di Indonesia, khususnya wilayah dataran tinggi. Kondisi ini muncul akibat dominasi massa udara kering yang menyebabkan pendinginan permukaan bumi berlangsung lebih cepat pada malam hari.

“Perlu diketahui, fenomena bediding merupakan kondisi yang umum terjadi pada musim kemarau akibat dominasi massa udara kering dan pendinginan permukaan bumi pada malam hari. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus memantau informasi cuaca dari BMKG,” ujar Siska.

Nah, itulah penjelasan terkait fenomena Gunung Bromo yang diselimuti salju. Bunda tertarik untuk melihat langsung?

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda