HaiBunda

MOM'S LIFE

Kenali Risiko BPA pada Galon Guna Ulang, Bisa Picu Pubertas Dini?

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Jumat, 12 Jun 2026 18:40 WIB
Galon guna ulang dan pengaruhnya pada pubertas dini/ Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Pubertas dini pada anak tentunya menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Salah satu faktor pemicunya adalah paparan Bisphenol A atau BPA pada penggunaan galon berulang, Bunda.

Diungkap Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MD, Sp.OG dalam sebuah kesempatan, pubertas dini dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Menurut Prof Budi, faktor genetik yang merupakan bawaan dari lahir, tidak dapat dikendalikan. Berbeda dengan faktor lingkungan, dapat dikontrol dengan gaya hidup yang lebih sehat.

"Zat-zat yang terdapat di lingkungan itu bisa mengganggu mekanisme kerja hormon," ujar Prof Budi saat ngobrol bareng Raditya Dika dalam podcast beberapa waktu lalu.


Dampak paparan BPA pada kesehatan

Menurutnya, zat pengganggu ini bisa menyerupai cara kerja hormon estrogen. Hal ini, perlu diwaspadai karena cemaran BPA bisa masuk melalui kemasan makanan, minuman, hingga polutan. Jika terpapar dalam jangka waktu lama, BPA bisa menyebabkan masalah kesehatan pada rahim dan payudara.

"Sehingga kalau ada perempuan terekspos dengan Bisphenol pada usia dini, memungkinkan payudaranya tumbuh lebih cepat, rahimnya tumbuh lebih cepat, sehingga terjadilah pubertas dini tadi," ucapnya.

Selain itu, Prof Budi juga mengingatkan untuk melihat lebih jauh bahaya paparan BPA pada kesehatan reproduksi. Ditegaskan oleh Prof Budi, penyakit terkait organ reproduksi banyak dipengaruhi oleh zat pengganggu hormon, termasuk Bisphenol dan Dioksin, Bunda.

Disebutkan olehnya, paparan tersebut dapat berkaitan dengan kista endometriosis, gangguan pematangan telur, gangguan ovulasi, kesulitan hamil, miom, hingga kanker. Sedangkan pada ibu hamil, sangat ditekankan untuk berhati-hati sejak awal kehamilan.

"Ketika ibu hamil dalam tiga bulan pertama, itu tidak boleh dia terekspos dengan itu," katanya.

Dampak pubertas dini pada mental anak

Dampak pubertas dini, juga dapat menyebabkan masalah mental pada anak-anak. Tak sekadar berubahnya fisik yang berkembang lebih cepat, pubertas dini juga bisa menyebabkan mereka menghadapi tekanan psikologis.

Anak-anak yang belum siap menerima perkembangan tubuhnya lebih awal dibanding teman-teman seusianya, bisa mengalami gangguan psikologis.

Dalam menghadapi hal ini, psikolog Ratih Zulhaqqi juga mengingatkan kesiapan keluarga. Sebelum terjadi, Ratih mengingatkan bahwa pubertas dini bisa dicegah dengan pola hidup yang tepat pada anak. Misalnya dengan memenuhi kebutuhan jam tidur, jam makan, dan makanan yang dikonsumsi, termasuk menghindari zat seperti BPA.

"Pubertas dini makin meningkat karena biasanya mungkin orang tua tidak langsung tahu bahwa anaknya (mengalami) pubertas dini. Justru ini ditemukan setelah mereka konsul," ungkap Ratih dalam rilis yang diterima HaiBunda beberapa waktu lalu.

Paparan BPA pada kehidupan sehari-hari

Paparan BPA seringkali tidak disadari lewat penggunaan kotak makanan dan minuman.

"BPA paling banyak terjadi di kemasan makanan, kemasan minuman," imbuhnya.

Tanpa disadari, paparan BPA dapat berasal dari benda yang sering digunakan sehari-hari, termasuk galon air minum guna ulang. Prof Budi, mengingatkan untuk memeriksa keamanan galon yang dipakai di rumah, Bunda.

Karena itu, Bunda perlu lebih cermat dalam memilih wadah makanan dan minuman yang digunakan sehari-hari, termasuk menghindari galon guna ulang yang berpotensi mengandung BPA. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko paparan BPA yang tidak disadari dari berbagai produk yang digunakan di rumah.

Dengan lebih teliti memilih produk dan memperhatikan informasi pada kemasan, Bunda dapat membantu mendukung tumbuh kembang Si Kecil secara optimal.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Waspada Bun, Ini Penyebab Susah Hamil Menurut Dokter

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengenang Sosok Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol, Meninggal Dunia Usai 3 Tahun Koma

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru King Faaz Anak Fairuz A Rafiq Jadi Penghafal Al-Qur'an, Resmi Wisuda Juz 27

Parenting Nadhifa Fitrina

Nex Carlos Umumkan Kehamilan Ketiga Istrinya Vienesca, Sempat Kaget & Anggap Ujian Besar

Kehamilan Annisa Karnesyia

Kenali Risiko BPA pada Galon Guna Ulang, Bisa Picu Pubertas Dini?

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Terbaru King Faaz Anak Fairuz A Rafiq Jadi Penghafal Al-Qur'an, Resmi Wisuda Juz 27

Kisah Dokter Tangani Anak 5 Th Alami Fetus in Fetu, Kelainan Langka Kembar Parasit

Berapa Jam Tidur Bayi 4 Bulan? Ketahui Pola Tidur yang Normal & Cara Mengaturnya

Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini

Mengenang Sosok Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol, Meninggal Dunia Usai 3 Tahun Koma

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK