Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Mengenali Orang yang Lebih Bahagia dari Kebiasaan Merawat Emosinya

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Sabtu, 20 Jun 2026 17:30 WIB

Ciri orang lebih bahagia
Ciri orang lebih bahagia/ Foto: Getty Images/Kiwis
Daftar Isi

Bunda, menjaga kesehatan tubuh sering kali menjadi prioritas banyak orang. Namun, kesehatan emosional juga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hidup dan tingkat kebahagiaan seseorang. Sama seperti tubuh yang membutuhkan perawatan rutin, kondisi mental dan emosi pun perlu dijaga setiap hari.

Orang yang terlihat lebih bahagia biasanya bukan karena hidup mereka selalu berjalan mulus. Sebaliknya, mereka memiliki kebiasaan tertentu yang membantu menjaga keseimbangan emosi, mengelola stres, dan menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih sehat.

Lalu, seperti apa kebiasaan yang sering dimiliki Orang bahagia dalam merawat kesehatan emosinya? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


11 Cara mengenali orang yang lebih bahagia dari kebiasaan merawat emosi

Mengutip dari laman Your Tango, berikut beberapa cara untuk mengenali orang yang bahagia dari kebiasaan merawat emosinya.

1. Memiliki pola tidur yang cukup dan teratur

Salah satu ciri orang yang menjaga kesehatan emosinya adalah memprioritaskan waktu tidur. Mereka memahami bahwa tidur bukan hanya untuk mengistirahatkan tubuh, tetapi juga membantu otak memulihkan diri setelah beraktivitas seharian.

Penelitian yang diterbitkan dalam Cogent Psychology menunjukkan bahwa kualitas tidur yang baik, dapat membantu seseorang mengelola stres dengan lebih efektif.

2. Mengonsumsi makanan bergizi

Orang yang lebih bahagia menyadari bahwa makanan yang dikonsumsi tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental.

Ahli nutrisi Profesor Felice Jacka menjelaskan bahwa pola makan sehat memiliki hubungan erat dengan kesehatan psikologis. Konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, ikan berlemak, dan makanan bernutrisi lainnya diketahui dapat membantu menurunkan risiko depresi dan kecemasan.

3. Rutin memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Kebiasaan sederhana seperti minum air putih yang cukup ternyata juga berkontribusi terhadap kesehatan emosional. Otak membutuhkan cairan yang cukup agar dapat bekerja secara optimal.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, dan kemampuan berpikir.

4. Mengenal diri sendiri dengan baik

Orang bahagia umumnya memiliki kesadaran diri atau self-awareness yang baik. Mereka memahami emosi, kebiasaan, serta dampak perilakunya terhadap orang lain.

Psikolog Nick Wignall menjelaskan bahwa kesadaran diri bukanlah kemampuan bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih. Salah satu caranya adalah dengan rutin melakukan refleksi diri, mendengarkan orang lain, dan terbuka terhadap masukan.

5. Bersikap penuh kasih kepada diri sendiri

Alih-alih terus menyalahkan diri saat melakukan kesalahan, mereka memilih memperlakukan diri sendiri dengan lebih bijaksana dan penuh pengertian.

Penelitian tentang self-compassion menemukan bahwa tingkat kasih sayang terhadap diri sendiri yang tinggi, berkaitan dengan meningkatnya kebahagiaan, optimisme, rasa terhubung dengan orang lain, serta menurunnya kecemasan dan depresi.

6. Aktif bergerak dan berolahraga

Aktivitas fisik bukan hanya bermanfaat untuk kebugaran tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Saat berolahraga, tubuh melepaskan berbagai hormon yang membantu memperbaiki suasana hati.

Menurut berbagai penelitian kesehatan, aktivitas seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, yoga, atau menari dapat membantu mengurangi stres sekaligus meningkatkan kesejahteraan psikologis.

7. Meluangkan waktu untuk meditasi atau berdoa

Banyak orang yang menjaga kesehatan emosinya menjadikan meditasi, mindfulness, atau doa sebagai bagian dari rutinitas harian.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa praktik mindfulness dapat membantu menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, serta mengurangi tingkat stres. 

8. Membatasi penggunaan media sosial

Media sosial memang memudahkan komunikasi, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat meningkatkan stres dan kelelahan mental. Orang yang lebih bahagia biasanya menyadari kapan mereka perlu beristirahat dari dunia digital. 

9. Tidak ragu meminta bantuan

Orang yang sehat secara emosional memahami bahwa mereka tidak harus menghadapi semua masalah sendirian. Mereka berani mencari dukungan dari keluarga, sahabat, atau tenaga profesional ketika dibutuhkan.

10. Merawat hubungan dengan orang-orang terdekat

Hubungan sosial yang sehat merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kebahagiaan seseorang. Penelitian dari para ahli psikologi positif menunjukkan bahwa kualitas hubungan lebih berpengaruh terhadap kesejahteraan dibandingkan jumlah teman yang dimiliki. 

11. Tahu kapan harus beristirahat

Saat merasa lelah secara fisik maupun mental, orang yang lebih bahagia biasanya tidak memaksakan diri untuk terus produktif.

Mereka memahami pentingnya mengambil jeda untuk memulihkan energi. Waktu istirahat digunakan untuk melakukan aktivitas yang memberikan ketenangan, seperti membaca buku, berjalan santai, berkebun, atau sekadar menikmati waktu sendiri.

Nah, itu dia Bunda, beberapa kebiasaan yang sering dimiliki orang yang lebih bahagia karena mampu merawat kesehatan emosinya dengan baik.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan mental, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Semoga bermanfaat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda