MOM'S LIFE
Pantai Italia Larang Pengunjung Usia 10-65 Tahun Pakai Payung, Alasan di Baliknya Curi Perhatian
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 20 Jun 2026 21:10 WIBSebuah aturan unik diterapkan di salah satu pantai populer di Italia, Bunda. Pengunjung berusia 10 hingga 65 tahun kini tidak diperbolehkan menggunakan payung saat berada di kawasan tersebut.
Kebijakan ini berlaku di Pantai Punta Molentis, yang berada di Pulau Sardinia. Hanya keluarga yang membawa anak di bawah 10 tahun serta lansia berusia di atas 65 tahun yang mendapat pengecualian.
Lantas, apa alasan di balik larangan tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Alasan Pantai Punta Molentis melarang pengunjung bawa payung
Dilansir CNN Travel, pihak berwenang Pantai Punta Molentis melarang pengunjung memasang payung, gazebo atau perlengkapan lainnya yang digunakan untuk berteduh dari paparan sinar matahari yang menyengat.
“Dilarang memasang payung, gazebo, tenda, atau sistem peneduh lainnya. Satu payung besar hanya diperbolehkan untuk keluarga dengan anak berusia hingga 10 tahun dan orang berusia 65 tahun ke atas,” tulis peraturan tersebut.
Tentu saja, langkah ini menuai kecaman dari para pengunjung pantai, yang komentarnya beragam mulai dari sarkasme, mempertanyakan apakah mereka harus jadi orang tua hanya untuk berlindung dari matahari, hingga sinisme.
“Sungguh luar biasa, hari yang indah di pantai dan 20 jam di ruang gawat darurat karena luka bakar. Saya rasa mereka pernah mencoba peraturan ini sebelumnya dan itu membuat mereka bingung,” tulis salah satu netizen.
Pihak kotamadya mengatakan mereka tidak punya pilihan selain mengatur penggunaan payung untuk menghindari skenario yang terjadi tahun lalu ketika puluhan pengunjung pantai harus dievakuasi dengan perahu setelah terjadi kebakaran di daerah tersebut.
Sebagian dari masalahnya adalah kepadatan pengunjung pantai dan terlalu banyak payung, yang membuat evakuasi melalui darat menjadi tidak efisien.
“Pada dasarnya karena kebakaran itu dan kesulitan yang kami alami dalam mengevakuasi pantai karena banyaknya payung yang dipasang, pemerintah kota telah menetapkan aturan ini,” ungkap seorang juru bicara pemerintah kota Villasimius.
“Ini juga merupakan area di mana tempat-tempah wisata pantai berbayar dilarang, artinya orang-orang memasang payung berdekatan, yang menghalangi akses, menyebabkan berbagai bahaya, dan menghalangi pemandangan laut, yang juga menyebabkan diberlakukannya peraturan ini,” tambahnya.
Larangan ketat demi melestarikan keindahan alam
Dilansir The Guardian, Punta Molentis kembali dibuka setelah tutup sejak Juli 2025 akibat kebakaran hutan dahsyat yang disebabkan oleh seseorang.
Insiden ini telah mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan aturan yang lebih ketat guna melestarikan keindahan alam pantai, yang terletak di kawasan konservasi yang telah ditetapkan.
“Oleh karena itu, perlu untuk membatasi dampak (manusia) dan memastikan perlindungan warisan ini untuk generasi mendatang,” ungkap para dewan.
Sementara itu, di Pantai Jesolo dekat Venesia, pihak berwenang telah mengurangi jumlah tempat berjemur dan payung sebanyak 20.000 dalam upaya untuk menciptakan lebih banyak ruang antar pengunjung.
Pantai umum di Italia sering dipadati pengunjung, terutama karena biaya sewa kursi pantai dan payung di klub pantai privat semakin mahal.
Berdasarkan data terbaru dari lembaga perlindungan konsumen Italia, Altroconsumo, harga sewa dua kursi pantai dan satu payung naik sekitar 24 persen dalam lima tahun terakhir, bahkan meningkat 6 persen hanya dalam setahun terakhir.
Akibat kenaikan biaya tersebut, banyak warga Italia mulai mengurangi kunjungan ke klub pantai privat dan memilih pantai umum yang tidak berbayar.
Nah, itulah alasan di balik larangan penggunaan payung di pantai Italia bagi pengunjung usia 10-65 tahun. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Jangan Langsung Nyalakan Lampu Saat Masuk Kamar Hotel, Ini Alasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
25 Tempat Wisata Kota Bekasi Terbaik dan Terpopuler Beserta Harga Tiketnya
Simak Daftar 25 Pulau Terbaik di Dunia 2023, Ada Bali di Peringkat 3 Bun!
Menggiurkan! Ini 5 Negara dengan Wisata Kuliner yang Lezat
5 Rekomendasi Tempat Trekking di Bogor untuk Bunda dan Ayah
TERPOPULER
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Tanggapan Suami Kesha Ratuliu saat Ramai Disebut Sering Liburan padahal Rumahnya Kecil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kenapa Tangan Cepat Kering di Ruangan AC? Ini 3 Hand Cream untuk Dibawa ke Kantor
-
Beautynesia
7 Drakor On-Going Terbaru Rating Tinggi untuk Temani Weekend, Bisa Nonton di Netflix
-
Female Daily
5 Rekomendasi Body Mist Lokal di Bawah Rp300 Ribu untuk Temani Aktivitas Sehari-hari
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Most Popular: Ikon Kecantikan Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!