MOM'S LIFE
10 Kalimat yang Biasa Diucapkan Pembohong dalam Percakapan Sehari-hari
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 22 Jun 2026 06:00 WIBDalam percakapan sehari-hari, tidak semua orang benar-benar berkata jujur seperti yang terlihat, Bunda. Ada kalanya kata-kata yang terdengar justru menyimpan maksud yang tidak sesuai kenyataan.
Sebuah studi tahun 2022 menyebutkan bahwa kebanyakan orang memang cenderung jujur, meski tetap ada yang terbiasa berbohong dalam situasi tertentu. Biasanya, kebohongan dilakukan untuk menjaga perasaan orang lain atau menciptakan 'citra' diri yang lebih baik.
Namun pada kondisi tertentu, ada juga tipe pembohong yang sulit dikenali karena cara mereka berbicara terdengar meyakinkan. Lalu, apa saja kalimat yang kerap terucap dari orang yang sedang berbohong?
10 Kalimat yang biasa diucapkan pembohong dalam percakapan sehari-hari
Dalam percakapan, orang yang terbiasa berbohong sering tanpa sadar menggunakan kalimat-kalimat tertentu. Berikut ini beberapa di antaranya yang dikutip dari laman Your Tango:
1. "Memangnya siapa yang mau bikin cerita seperti itu?"
Kalimat ini kerap dipakai seseorang saat sedang berusaha menutupi kebohongan. Mereka seolah-olah tidak mungkin melakukan hal tersebut, bahkan membuat tuduhan itu terdengar tidak masuk akal.
Padahal, cara ini dipakai untuk mengalihkan perhatian orang lain dari kebenaran yang sebenarnya. Mereka jadi bisa menghindari pertanggungjawaban atas apa yang sudah terjadi.
2. "Kamu sudah kenal aku"
Kalimat ini sering diucap seseorang untuk menghindari pertanyaan yang sebenarnya cukup serius. Lewat cara ini, mereka seolah mengalihkan pembicaraan dan membuat orang lain merasa ragu dengan penilaiannya sendiri.
Selain itu, cara ini juga digunakan untuk menghindari tanggung jawab atas suatu hal. Akibatnya, lawan bicara bisa merasa ragu atau sungkan melanjutkan pertanyaan lebih jauh.
3. "Aku tidak pernah mengatakan itu"
Ungkapan ini biasanya terjadi dalam bentuk manipulasi yang membuat orang lain jadi ragu dengan ingatannya sendiri. Orang yang berbohong akan menarik kembali ucapannya dan mengubah cerita dengan mengatakan hal tersebut.
Cara ini bisa bikin lawan bicara merasa bingung dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Seiring waktu, mereka juga lebih mudah mengubah narasi untuk menutupi kesalahan yang pernah dibuat.
4. "Ini bukan masalah besar"
Orang yang berbohong kerap mengucapkan kalimat ini untuk mengecilkan kesalahan yang mereka lakukan. Mereka mencoba membuat situasi terlihat sepele agar tidak perlu bertanggung jawab lebih jauh.
Studi dari Advances in Cognitive Psychology, pembohong cenderung merasa lebih "ringan" ketika kebohongan mereka diperkecil. Mereka bisa menghindari tekanan tambahan tanpa harus menghadapi konsekuensi dari perilakunya.
5. "Aku tidak bermaksud seperti itu"
Bagi sebagian orang yang sadar sudah berbohong, kalimat ini dipakai untuk meredam dampak dari ucapannya. Mereka menggunakannya sebagai alasan agar kesalahan yang dilakukan terlihat tidak terlalu berat.
Menurut studi dari Nature Neuroscience, semakin sering seseorang berbohong, semakin mudah kebiasaan itu terus dilakukan. Meski tidak selalu berniat jahat, namun kebohongan bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan.
6. "Itu benar-benar terjadi"
Mengingat pembohong suka melebih-lebihkan cerita, mereka jadi terus berusaha meyakinkan orang lain bahwa ceritanya benar. Kalimat seperti "itu benar-benar terjadi," atau "siapa yang akan mengarang cerita seperti itu?" kerap terucap untuk memperkuat kebohongan mereka.
7. "Seharusnya kamu berterima kasih padaku"
Mengingat kebohongan berawal dari rasa tidak aman atau kurang percaya diri, sebagian pembohong cenderung memposisikan diri sebagai korban. Mereka juga merasa butuh perhatian, rasa kasihan, dan pengakuan dari orang lain.
Walaupun perhatian dari luar bisa memberi rasa nyaman sementara, studi dari British Journal of Social Psychology menunjukkan dampaknya tidak bertahan lama.
Dalam jangka panjang, kebiasaan berbohong justru bisa merusak harga diri mereka sendiri.
8. "Itu yang sebenarnya ingin aku katakan"
Ungkapan ini sering dipakai pembohong ketika cerita mereka mulai tidak konsisten. Karena terlalu banyak versi yang dibuat, kadang mereka sendiri jadi sulit mengingat mana yang sebenarnya sudah dikatakan.
Namun, pada dasarnya mereka berusaha mempertahankan cerita tersebut apa pun yang terjadi. Alih-alih mengakui kesalahan, mereka justru semakin memperkuat kebohongan.
9. "Ya sudahlah"
Salah satu ciri pembohong adalah sikap mereka yang terlihat tetap tenang saat kebohongannya ditegur. Meski ada sedikit reaksi, mereka tetap bersikap santai karena sudah terbiasa dengan situasi seperti itu.
Kalimat seperti "ya sudahlah," atau hanya sekadar memutar mata biasanya muncul sebagai bentuk pembelaan diri, Bunda.
10. "Bagaimana mungkin kamu menanyaiku?"
Sebagian pembohong biasanya langsung defensif atau menghindar saat kebohongan mereka mulai terbongkar. Bahkan untuk hal kecil sekalipun, mereka bisa dengan cepat membalikkan situasi agar lawan bicara merasa salah atau tidak enak.
Demikian penjelasan mengenai beberapa kalimat yang sering diucapkan pembohong dalam percakapan sehari-hari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ciri Perempuan dengan EQ Tinggi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ciri Kepribadian Orang yang Sering Menjawab "Terserah" jika Ditanya
11 Kalimat Ini Bikin Seseorang Terlihat Pintar, Tapi Sebenarnya...
Ini Bahasa Tubuh Tanda Orang Tidak Jujur
Jangan Sering Ucap "Maaf", Ini Alasannya Menurut Penelitian
TERPOPULER
10 Kalimat yang Biasa Diucapkan Pembohong dalam Percakapan Sehari-hari
Kisah Haru Ibu yang Tak Bisa Menyusui, Adik Ipar Rela Menjadi Penolong Bayinya
Cara Mengenali Orang Tulus Hanya dari Pilihan Kalimat Mereka saat Berbicara
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser
5 Potret Paras Cantik Cara Rose Anak Rianti Cartwright, Disebut Kembaran Sang Bunda
REKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ikuti Jejak Sang Ayah, Ini Deretan Anak Pesepak Bola yang Tampil di Piala Dunia
Kisah Haru Ibu yang Tak Bisa Menyusui, Adik Ipar Rela Menjadi Penolong Bayinya
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser
7 Drama Korea Sekolah Action Terbaik dengan Rating Tinggi
Cara Mengenali Orang Tulus Hanya dari Pilihan Kalimat Mereka saat Berbicara
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ariel Tatum Bikin Heboh di Threads, Celetukannya ke Netizen di Luar Dugaan
-
Beautynesia
Mengenal Fibermaxxing, Tren Diet 2026 yang Sedang Ramai Dibicarakan di Medsos
-
Female Daily
Park Shin Hye Dipastikan Comeback dalam Drama ‘The Judge from Hell’ Musim Kedua!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tren Gym Lips, Rahasia Bibir Plumpy dengan Effort Minimal
-
Mommies Daily
Selain Les Sempoa, Ini 8 Kelas untuk Mengasah Logika dan Konsentrasi Anak