MOM'S LIFE
7 Ciri Kepribadian Orang yang Berhenti Posting Tapi Masih Sering Cek Media Sosial
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 24 Jun 2026 11:30 WIBCiri kepribadian orang yang berhenti posting di media sosial ternyata tidak selalu berkaitan dengan keinginan untuk sepenuhnya meninggalkan dunia maya, Bunda.
Sebagian orang hanya memilih mengurangi aktivitas berbagai kehidupan pribadi, meski akunnya tetap aktif digunakan.
Mereka masih mengikuti berbagai informasi, melihat unggahan orang terdekat, hingga mencari hiburan melalui linimasa. Hanya saja, kini lebih nyaman menjadi pengamat dibanding terlibat langsung dalam percakapan atau membagikan keseharian kepada publik.
Pilihan tersebut sering kali mencerminkan pola pikir, kebutuhan emosional, serta cara seseorang membangun hubungan dengan lingkungan sekitarnya.
Lantas, seperti apa kepribadian orang yang memutuskan berhenti posting, tetapi tetap rutin membuka media sosial setiap hari? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
7 Ciri kepribadian orang yang berhenti posting di media sosial
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang setop posting, tetapi masih aktif buka media sosial.
1. Tidak suka dengan kepalsuan
Pengguna media sosial sering kali menampilkan dirinya sebagai sosok yang sempurna atau seolah-olah hidup mereka berjalan dengan baik. Namun faktanya, tidak selalu demikian.
Mereka biasanya terlalu takut untuk mengungkap siapa dirinya, sehingga menciptakan citra tertentu di media sosial.
Sementara itu, orang yang tidak mengunggah apa pun di media sosial cenderung lebih mengutamakan keaslian atau tidak suka dengan sesuatu yang dibuat-buat, Bunda.
2. Menghargai hubungan yang nyata
Orang yang berhenti posting di media sosial biasanya lebih menghargai hubungan yang nyata. Mereka suka menciptakan kenangan dari bertatap muka dan memahami seperti apa hubungan sejati yang sebenarnya.
“Koneksi adalah dasar bagi kesehatan mental dan fisik, serta membantu kita mengurangi perasaan isolasi dan kesepian,” penulis Karolyn A. Gazella.
3. Suka menjaga kedamaian
Mereka tetap ingin mengetahui tren di media sosial, tetapi di sisi lain muak dengan penilaian negatif di media sosial.
Orang-orang ini suka menjaga kedamaian dengan membatasi interaksi di dunia digital. Mereka biasanya juga tidak dapat menikmati aktivitas santai seperti menggulir layar tanpa merasa cemas.
4. Selektif dalam menggunakan energi
Orang yang berhenti posting, tetapi masih sering cek media sosial biasanya memiliki kemampuan untuk selektif tentang kepada siapa pun dan apa yang mereka berikan energinya.
Mereka memprioritaskan kesehatan mental. Jadi, jika aktivitas tertentu di media sosial menambah stres, mereka tentu akan langsung menjauhinya.
5. Memiliki validasi internal yang kuat
Seseorang yang berhenti mengunggah postingan biasanya adalah pribadi yang tidak membutuhkan orang asing di internet untuk meyakinkan bahwa mereka berharga.
Orang-orang ini tidak menyamakan harga diri mereka dengan komentar atau like di media sosial, Bunda.
6. Orang yang bijaksana
Mereka menyadari kekuatan internet, dan lebih memilih menyelesaikan masalah di kehidupan nyata daripada membeberkan masalah pribadi di depan umum. Sikap tersebut bisa menjadi cerminan kepribadian yang bijaksana.
7. Sangat tertutup
Sebagian orang tidak ingin seluruh kehidupannya dipublikasi secara online. Mereka memilih diam mungkin karena memiliki pengalaman negatif di dunia maya.
Mereka juga lebih suka mengamati dan melihat apa yang di-posting orang lain. Orang-orang ini akan menolak untuk mengungkap hal pribadinya dan menjaga apa yang mereka hargai.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang berhenti posting, tetapi masih aktif cek media sosial. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ciri Kebiasaan Orang Cerdas yang Sering Tak Disadari
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Kepribadian Orang yang Tak Suka Posting Kehidupan di Medsos, Dikenal Tak Suka Drama & Kepalsuan
7 Kepribadian Orang yang Bicara Sambil Memeriksa HP, Tidak Menatap Lawan Bicara
Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Posting Kehidupan Pribadi di Media Sosial
7 Kepribadian Orang yang Tidak Pernah Posting Kehidupan Pribadi di Media Sosial
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Kebiasaan Berbicaranya
Usha Vance Istri Wapres AS Keturunan India Bepergian dengan Pesawat saat Hamil 8 Bulan, Amankah?
Tak Perlu Mainan Mahal, Ini 9 Ide Stimulasi Kognitif Anak dengan Benda di Rumah
7 Ciri Kepribadian Orang yang Berhenti Posting Tapi Masih Sering Cek Media Sosial
Darah Istihadhah: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Menghitung, Batas Waktu, dan Hukumnya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Kebiasaan Berbicaranya
Usha Vance Istri Wapres AS Keturunan India Bepergian dengan Pesawat saat Hamil 8 Bulan, Amankah?
Tak Perlu Mainan Mahal, Ini 9 Ide Stimulasi Kognitif Anak dengan Benda di Rumah
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Pelarian Taufik Hidayat Penyekap & Penyiksa Perempuan Bandung Berakhir, Kini Ditahan di Sel Khusus
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ini 'Rumah' Baru Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung 3 Tahun
-
Beautynesia
Get The Look: Inspirasi Outfit 'Soft Girl' dari Son Ye Jin, Cocok Buat Liburan!
-
Female Daily
Dyson Supersonic Travel, Hair Dryer Ringkas yang Siap Menemani Perjalananmu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Zendaya Pamer Perut Rata di Tur Spider-Man 4, Pakai Rompi Crop Top
-
Mommies Daily
7 Vitamin dan Mineral Penting untuk Remaja Putri saat Menstruasi dan Masa Pubertas