MOM'S LIFE
El Nino "Godzilla" Diprediksi Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspadai Risiko DBD saat Musim Kemarau
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 27 Jun 2026 18:00 WIBFenomena El Nino "Godzilla" yang melanda Samudra Pasifik diprediksi turut memengaruhi perubahan cuaca di Indonesia mulai bulan Juni tahun ini, Bunda. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berpotensi memicu kemarau panjang yang lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya.
Perlu diketahui, El Nino 'Godzilla' menggambarkan kejadian El Nino dengan intensitas ekstrem. Fenomena ini dapat menyebabkan lonjakan suhu global, kekeringan berkepanjangan, gelombang panas, hingga perubahan pola hujan secara drastis di berbagai wilayah. Selain meningkatkan risiko krisis air, kondisi ini juga dapat mempercepat perubahan siklus iklim.
Dalam ulasan berjudul When the Ocean Breathes Warm: Why El Niño 2026 is a Public Health Crisis, dijelaskan bahwa hubungan antara El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan DBD menjadi salah satu keterkaitan iklim dan penyakit menular yang paling banyak diteliti. ENSO didefinisikan sebagai anomali pada suhu permukaan laut di Samudera Pasifik, yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya. ENSO dapat mengubah suhu dan curah hujan lokal, yang pada gilirannya mempercepat perkembangan nyamuk dan replikasi virus di dalam vektor, sebelum kasus akhirnya meningkat.
Sejumlah studi dalam ulasan tersebut menunjukkan bahwa El Nino tidak hanya memicu wabah DBD, tetapi juga memengaruhi waktu dan intensitas siklus penyakit melalui perubahan pola suhu dan curah hujan.
"DBD tidak menyebar secara acak sepanjang tahun. Penyakit ini cenderung meningkat dalam siklus yang dapat dikenali, dan semakin banyak bukti menunjukkan El Nino sebagai salah satu kekuatan yang membentuk ritme tersebut," demikian isi ulasan.
El Nino tahun ini disebut memiliki karakteristik yang cukup khas, yakni kondisi iklim yang lebih hangat sehingga tidak lagi membatasi pergerakan nyamuk Aedes di sebagian besar wilayah tropis. Beban kasus demam berdarah akibat El Nino bahkan diperkirakan meningkat sebesar 39 hingga 81,7 persen hingga tahun 2099. Fenomena El Nino juga diprediksi kembali terjadi pada 2027.
Melihat kondisi tersebut, perlindungan terhadap DBD menjadi semakin penting, terutama dalam ranah kesehatan publik. Masyarakat perlu melakukan berbagai langkah pencegahan untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko DBD.
Perlindungan terhadap DBD
DBD bukan hanya penyakit musiman. Penyakit ini dapat muncul sepanjang tahun dan berpotensi menurunkan produktivitas, terutama pada kelompok usia produktif.
Data menunjukkan sekitar 70 persen kematian akibat DBD terjadi pada anak-anak dan orang dewasa berusia di atas 45 tahun. Data tahun 2024 mencatat jumlah kasus DBD tertinggi, di mana BPJS mencatat ada lebih dari 1 juta hospitalisasi yang berkaitan dengan DBD. Sementara merujuk data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) per 14 April 2026 minggu ketiga, jumlah kasus DBD tercatat mencapai 30.465 kasus, dengan angka kematian sebanyak 79 orang.
Hingga saat ini, penanganan DBD masih berfokus pada pengobatan gejala, Bunda. Namun, kita dapat melindungi keluarga melalui langkah pencegahan yang tepat yakni 3M Plus dan vaksinasi Dengue.
Program 3M Plus merupakan pengembangan strategi atau evolusi pencegahan yang telah lama dicanangkan pemerintah untuk memberikan perlindungan lebih menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.
Memahami 3M Plus dalam pencegahan DBD
Dilansir laman resmi Kemenkes RI, Berikut strategi 3M Plus untuk mencegah DBD, seperti dijelaskan di laman resmi Kemenkes RI:
1. Menguras
Menguras dilakukan dengan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, atau tempat penampungan lainnya. Saat menguras, dinding tempat penampungan air juga perlu disikat agar telur nyamuk yang menempel dapat terangkat.
Kegiatan menguras disarankan dilakukan secara rutin. Tujuannya adalah untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama enam bulan.
2. Menutup
Langkah selanjutnya adalah menutup rapat tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi. Menutup juga dapat berarti mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak mencemari lingkungan dan bisa berpotensi menjadi sarang nyamuk.
3. Mendaur ulang
'M' yang terakhir adalah mendaur ulang barang bekas yang memiliki nilai ekonomis. Langkah ini dapat membantu mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Sementara itu, poin 'Plus' dapat berarti:
- Menggunakan obat anti nyamuk atau kelambu tidur, serta memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi;
- Memeriksa dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menampung air, termasuk saluran dan talang air yang tidak lancer;
- Memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit dikuras;
- Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah tertutup;
- Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama.
Vaksin Dengue
Selain menerapkan 3M Plus, perlindungan terhadap DBD juga dapat dilakukan melalui vaksinasi. Dikutip dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), seseorang dapat terinfeksi dengue lebih dari satu kali akibat adanya empat serotipe virus dengue. Infeksi kedua dan seterusnya bahkan berisiko menimbulkan kondisi yang lebih berat dan fatal.
Vaksinasi DBD atau vaksin Dengue dirancang untuk melindungi Bunda dan keluarga dari infeksi virus Dengue. Manfaat umum vaksin dengue adalah dapat menurunkan risiko perawatan di rumah sakit, serta mengurangi risiko demam berdarah dengue (DBD).8
Berdasarkan ulasan tersebut, vaksin dengue dapat diberikan untuk anak sampai usia dewasa.
Penggunaan vaksin dengue telah direkomendasikan dari asosiasi medis, seperti IDAI, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), dan Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI).
Pemberian vaksin juga disarankan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). WHO menekankan bahwa vaksinasi terhadap DBD harus dipandang sebagai bagian dari strategi terpadu untuk mengendalikan penyakit, termasuk pengendalian vektor, penanganan kasus yang tepat, serta pendidikan dan keterlibatan masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut seputar DBD, Bunda bisa mengunjungi CegahDBD.com dan konsultasikan kebutuhan vaksinasi DBD kepada dokter. Bersama, mari kita wujudkan perlindungan menyeluruh terhadap DBD untuk keluarga. #Ayo3MPlusVaksinDBD
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
C-ANPROM/ID/QDE/1197
Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Gejala hingga Fase Penyakit DBD pada Anak, Waspada Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Indonesia Alami 2 Fenomena Alam di Musim Hujan 2024, Ini Dampaknya
Prediksi BMKG soal Kapan Berakhirnya El Nino yang Bikin Cuaca Indonesia Lebih Panas
Jabodetabek Panas Terik Luar Biasa, BMKG Beberkan Alasannya
Kasus DBD di Indonesia Tembus 52 Ribu, Tetap Waspada Bun
TERPOPULER
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Pilih Helm Full Face yang Aman untuk Riding Harian, Cek 5 Hal Ini
-
Beautynesia
Comeback Usai 4 Tahun Vakum, Ini 5 Drakor Populer Son Ye Jin yang Raih Rating Tinggi
-
Female Daily
All-Black, All-Glam! Intip Look Sana TWICE Saat Hadiri Prada SS27 di Milan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Fenty Beauty & Huda Beauty Rilis Eye Patch dengan Kemasan Sama, Kok Bisa?
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!