HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Kalimat yang Tanpa Disadari Memberi Kesan Buruk Menurut Psikolog

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 22 Jul 2026 11:35 WIB
Ilustrasi Kalimat yang Tanpa Disadari Memberi Kesan Buruk Menurut Psikolog / Foto: Getty Images/Courtney Hale
Jakarta -

Tahukah Bunda? Psikolog mengungkap bahwa ada beberapa kalimat umum yang sering diucapkan dan tanpa disadari dapat memancarkan kesan yang buruk atau tidak disukai oleh orang lain.

Ucapan tertentu dapat membuat seseorang terlihat tidak ramah, sulit didekati, atau bahkan kurang menyenangkan, meski tidak bermaksud demikian.

Hal ini karena komunikasi tidak hanya dinilai dari isi pembicaraan, tetapi juga cara seseorang menyampaikannya.


Kesadaran diri menjadi salah satu kunci untuk membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Dengan memahami kalimat-kalimat yang dapat memberi kesan buruk, Bunda bisa berkomunikasi dengan lebih hangat sekaligus menghindari kesalahpahaman.

Arti “memancarkan kesan buruk”

Psikolog berlisensi sekaligus spiritual integration coach, Dr. Kristen Viola Harrison, mengatakan seseorang mungkin memancarkan energi yang halus dan sulit didekati melalui tingkah laku dan cara menanggapi situasi tertentu.

“Memancarkan kesan buruk berarti secara tidak sengaja memproyeksikan energi, melalui kata-kata, nada suara, dan bahasa tubuh, yang orang lain anggap negatif, tidak otentik, atau membuat seseorang tampak sulit didekati,” ujar Harrison, dikutip dari laman Parade, Senin (20/7/2026).

Hal itu sering memicu rasa tidak nyaman dan ketidakpercayaan, bahkan ketika tidak ada niat jahat.

Karena otak dirancang untuk mendeteksi ketidaksesuaian antara apa yang dikatakan seseorang dan bagaimana mereka mengatakannya, sinyal non-verbal yang membentuk respons emosional kita sangat berpengaruh dan kuat dalam membentuk interaksi.

7 Kalimat yang dianggap memberikan kesan buruk

Berikut beberapa kalimat yang memberikan aura negatif tanpa disadari menurut psikolog:

1. “Aku hanya jujur”

Ungkapan ini dapat memiliki konotasi negatif. Terkadang, juga mengindikasikan bahwa Bunda mungkin sebenarnya tidak memiliki niat yang jujur jika merasa perlu mengatakannya terlebih dahulu.

Harrison mengatakan penting untuk mewaspadai hal ini dari orang lain. Bunda perlu membedakan energi antara orang yang jujur dan memiliki niat tulus dengan yang tidak.

“Mampu membedakan mana yang nyata dan mampu terlibat dengan niat yang tulus dan jujur adalah kunci keberhasilan di era baru in,” tuturnya.

2. “Kamu tahu apa yang kamu hadapi”

Ini hanya cara lain untuk mengatakan “Sudah kubilang” dan itu tidak membuat Bunda terlihat sebagai seseorang yang dapat dipercaya.

Harrison mengatakan mengalihkan tanggung jawab adalah cara klasik untuk menghambat pertumbuhan suatu hubungan. Seringkali dilakukan karena takut melakukan introspeksi diri, taktik defensif ini menghindari tanggung jawab.

Tidak ada seorang pun yang benar-benar tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi mengatakan hal ini menyiratkan bahwa seseorang seharusnya tahu.

3. “Ini bukan masalah pribadi”

Ungkapan ini biasanya diucapkan sebagai respons terhadap seseorang yang tidak senang menerima kritik.

Harrison mengatakan menambahkan ungkapan ini ke dalam apa pun yang akan dikatakan biasanya justru lebih menyinggung perasaan orang tersebut.

Dia menunjukkan bahwa hal itu mengindikasikan Bunda mungkin hanya mengatakan ini kepada orang lain untuk meredakan dampaknya dan sebenarnya tidak bermaksud demikian.

4. “Mengapa kamu peduli?”

Mengajukan pertanyaan seperti ini kepada seseorang dapat menunjukkan kurangnya rasa empati dan egois.

Penting untuk tidak mempertanyakan mengapa seseorang merasa kesal tentang sesuatu jika Bunda ingin dipandang sebagai orang yang dapat dipercaya dan positif, hindari ungkapan ini dengan segala cara.

5. “Itu bukan masalah saya”

Hal ini juga dapat mengindikasikan kurangnya empati yang sangat besar tanpa disadari, terutama jika mengatakannya di tempat kerja kepada anggota tim lain. Hal ini menunjukkan sifat egois.

Sebaliknya, cobalah untuk membuat orang yang datang kepada Bunda dengan suatu masalah merasa didengar dan bantu mereka menemukan solusi.

6. “Ya sudahlah”

Teradang, jika menggunakan kata ini, itu dapat mengindikasikan rasa apatis secara umum dan kurangnya kehadiran emosional.

Ungkapan ini sering digunakan untuk menghindari perasaan tidak nyaman dan eksplorasi yang lebih mendalam. Selain itu, ini menghindari kompleksitas dengan menawarkan respons yang datar secara emosional.

7. “Aku tidak akan mengubah siapa diriku”

Perubahan dalam hidup adalah hal yang konstan, menurut Harrison ada baiknya untuk terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Mengatakan tidak akan pernah mengubah siapa diri Bunda bukan bentuk dukungan terhadap pertumbuhan diri sendiri dan, sekali lagi, menunjukkan sifat yang mementingkan diri sendiri.

“Perubahan adalah salah satu hal yang konstan dalam hidup. Menghambat perkembangan menandakan ketidakamanan dan kurangnya kesadaran diri yang disamarkan sebagai ‘kepercayaan diri’. Orang yang cerdas secara emosional memandang keengganan untuk berubah sebagai sikap yang terlalu kaku dan menyoroti penolakan untuk beradaptasi,” tuturnya.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang memberi kesan buruk. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Reaksi Arda Tanggapi Insiden Tantri Dipeluk Laki-laki Tak Dikenal di Atas Panggung

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Mitoni Syukuran 7 Bulanan Kehamilan Athina Papadimitriou, Istri Rio Haryanto

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Anak Artis yang Ukir Prestasi di Kancah Internasional

Parenting Sandra Odilifia

7 Kalimat yang Tanpa Disadari Memberi Kesan Buruk Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

Dea Annisa Pamer Foto Pre Wedding Romantis Bareng Calon Suami, Intip Potretnya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Contoh Teks Doa Hari Anak Nasional 2026 Sesuai Tema Perayaan

Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Kepala BGN, Ingin Fokus ke Pengobatan Jantung

5 Anak Artis yang Ukir Prestasi di Kancah Internasional

Reaksi Arda Tanggapi Insiden Tantri Dipeluk Laki-laki Tak Dikenal di Atas Panggung

7 Kalimat yang Tanpa Disadari Memberi Kesan Buruk Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK