MOM'S LIFE
Bukan Gaji, Pertanyaan Gen Z saat Interview Kerja Ini Justru Bikin HRD Terdiam
Arina Yulistara | HaiBunda
Selasa, 21 Jul 2026 20:40 WIBGen Z dikenal lebih berani dalam mengutarakan pendapat, termasuk saat interview kerja. Ini dia pertanyaan Gen Z saat interview kerja yang bisa bikin HRD terdiam.
Generasi Z atau Gen Z kembali menjadi sorotan karena cara pandangnya dinilai berbeda saat mencari pekerjaan. Jika selama ini kandidat kerja identik dengan pertanyaan seputar gaji, tunjangan, atau jenjang karier, kini banyak pelamar dari kalangan Gen Z justru lebih fokus menggali hal lainnya.
Banyak pencari kerja yang termasuk Gen Z lebih mengedepankan budaya kerja dan kondisi perusahaan sebelum menerima tawaran pekerjaan. Perubahan pola pikir ini mencerminkan pergeseran prioritas di dunia kerja modern.
Bagi Gen Z, lingkungan kerja yang sehat, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance), serta transparansi perusahaan dianggap sama pentingnya dengan besaran penghasilan. Tak heran, cara mereka menjalani proses wawancara kerja pun membuat banyak perekrut mulai mengevaluasi kembali pendekatan rekrutmen yang selama ini digunakan.
Mari bahas mengenai keunikan Gen Z yang sering menjadi sorotan saat interview kerja.
Pertanyaan Gen Z saat interview kerja yang bikin HRD terdiam
Mengutip The Economic Times, kisah menarik dibagikan oleh seorang career coach, Simon Ingari, melalui media sosial X. Ia menceritakan pengalamannya saat seorang kandidat Gen Z menjalani wawancara kerja dan memberikan respons yang di luar dugaan.
Awalnya, pewawancara dari pihak HRD mengajukan pertanyaan yang umum ditanyakan dalam proses rekrutmen, yakni alasan kandidat tersebut meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Namun ia tidak langsung menjawab, pelamar itu justru membalikkan pertanyaan kepada HRD.
Pertanyaan sederhana yang membuat suasana hening
Dengan tenang, kandidat tersebut bertanya mengenai orang yang sebelumnya menempati posisi yang sedang dilamar. Pertanyaan itu membuat pewawancara sempat terkejut dan meminta penjelasan lebih lanjut.
Pelamar kemudian melanjutkan pertanyaannya. Ia ingin mengetahui apakah karyawan sebelumnya dipromosikan, mengalami burnout, memilih mengundurkan diri secara diam-diam, bahkan menghilang begitu saja dari perusahaan.
Pertanyaan tersebut seketika membuat ruangan menjadi hening sebelum akhirnya pihak HRD mengakui bahwa posisi itu memang mengalami tingkat pergantian karyawan yang cukup tinggi.
Jawaban HRD menjadi penentu keputusan
Setelah mendengar penjelasan tersebut, kandidat hanya mengangguk dan menyampaikan bahwa jawaban itu sudah cukup baginya. Respons singkat tersebut kemudian memicu diskusi luas di media sosial mengenai cara Gen Z menilai sebuah perusahaan.
Banyak warganet menilai bahwa bagi Gen Z, informasi mengenai tingginya tingkat pergantian karyawan bisa menjadi sinyal adanya persoalan di lingkungan kerja. Oleh sebab itu, mereka merasa perlu memahami kondisi perusahaan sebelum memutuskan bergabung.
Gen Z lebih kritis dalam memilih tempat bekerja
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih sering diminta menjelaskan alasan keluar dari pekerjaan terdahulu, Gen Z kini juga ingin mengetahui penyebab perusahaan terus membuka posisi yang sama. Mereka berusaha mengidentifikasi sejak awal apakah lingkungan kerja berpotensi memicu stres, burnout, atau memiliki budaya kerja yang kurang sehat.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa Gen Z tidak hanya ingin memperoleh pekerjaan, tapi juga memastikan tempat kerja yang dipilih mampu mendukung perkembangan karier sekaligus kesehatan mental mereka dalam jangka panjang.
Bukan tanda sombong, tapi bentuk mitigasi risiko
Fenomena ini dinilai bukan sebagai sikap arogan atau terlalu banyak menuntut. Sebaliknya, cara berpikir Gen Z mencerminkan meningkatnya kesadaran dalam menilai risiko sebelum menerima sebuah pekerjaan.
Kini proses wawancara tidak lagi sekadar menjadi momen perusahaan menilai kandidat. Sebaliknya, para pencari kerja, khususnya Gen Z, juga aktif mengevaluasi calon tempat kerja mereka.
Pergeseran ini membuat perusahaan dan tim HRD dituntut lebih transparan mengenai budaya kerja, kepemimpinan, hingga tingkat retensi karyawan agar mampu menarik sekaligus mempertahankan talenta terbaik di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
"Great Stay" Bertahan di Pekerjaan Meski Tak Bahagia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Quiet Covering, Ketika Karyawan Gen Z Menyembunyikan Jati Diri Pribadi di Tempat Kerja
Career Lily Pad, Tren Berpindah Tempat Kerja yang Populer di Kalangan Gen Z
6 Penyebab Gen Z Sulit Dapat Kerja
Catat Bun, Ini 5 Pertanyaan yang Bisa Diajukan ke HRD saat Wawancara Kerja
TERPOPULER
Suami Mudik ke Indonesia usai Lama di AS, Terry Putri Ajak Cicip Kuliner Legendaris Bandung
Ketahui Cara Perpanjangan KIA Anak Secara Online, Apa Saja Syaratnya?
Thailand Menjelma Jadi Pusat Fertilitas Asia, Destinasi Favorit untuk Program Hamil
4 Tipe Ayah yang Terlihat Hadir, tetapi Sebenarnya Jauh dari Anak
7 Ciri Orang yang Pendiam di Awal, tapi Punya Sisi Menarik saat Sudah Akrab
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Resep Mango Sago Creamy dan Segar, Dessert Mangga Kekinian yang Mudah Dibuat
Ketahui Cara Perpanjangan KIA Anak Secara Online, Apa Saja Syaratnya?
Suami Mudik ke Indonesia usai Lama di AS, Terry Putri Ajak Cicip Kuliner Legendaris Bandung
Thailand Menjelma Jadi Pusat Fertilitas Asia, Destinasi Favorit untuk Program Hamil
4 Tipe Ayah yang Terlihat Hadir, tetapi Sebenarnya Jauh dari Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Layering Base Makeup Biar Hasil Rata dan Tidak Menumpuk
-
Beautynesia
6 Potret Menawan Xu Ruohan Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn
-
Female Daily
adidas Adizero Adios Pro 5 Resmi Hadir di JRF 2026, Lebih Ringan dan Punya Teknologi Karbon Terbaru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kulit Mayat Orang Amerika Jadi Bahan Skinbooster, Picu Kontroversi
-
Mommies Daily
Anak Remaja Mau Ikut Halloween Party? Jangan Langsung Bilang Iya, Ini 7 Hal yang Perlu Dibicarakan!