HaiBunda

MOM'S LIFE

Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 31 Jul 2026 11:50 WIB
Ilustrasi Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya/Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic
Jakarta -

Bunda, tawasul merupakan salah satu amalan yang dilakukan umat Islam sebagai bentuk ikhtiar dalam berdoa kepada Allah SWT.

Melalui bacaan ini, seorang hamba memohon kepada Allah dengan menjadikan amal saleh atau orang-orang saleh sebagai perantara doa.

Namun, masih banyak yang keliru memahami makna tawasul. Perlu dipahami bahwa tawasul bukan berarti meminta pertolongan kepada perantara tersebut, melainkan tetap memanjatkan doa hanya kepada Allah SWT.


Lantas, bagaimana bacaan tawasul yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam? Simak selengkapnya berikut ini.

Mengenal apa itu tawasul

Dilansir detikcom, salah satu cara yang dilakukan warga Nahdliyin ketika berdoa kepada Allah SWT adalah tawasul.

Praktik ini dikerjakan dengan wasilah atau sesuatu yang dijadikan sebab atau perantara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Tujuannya untuk memohon dikabulkannya harapan seseorang.

Hal ini juga dijelaskan sebagaimana dalam firman Allah SWT, Al Qur’an surat Al-Maidah ayat 35 yang berbunyi sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman takutlah kamu kepada Allah, dan carilah jalan (wasilah/perantara).”

Macam-macam tawasul beserta doanya

Ada empat macam tawasul yang bisa Bunda lakukan. Berikut penjelasan masing-masing yang dapat Bunda ketahui:

1. Tawasul bi Asmaillah (Tawasul dengan nama Allah)

Tawasul bi Asmaillah merupakan tawasul yang tingkatannya tertinggi. Tawasul ini dapat dilakukan dengan menyebut asmaul husna. Jenis tawasul ini biasanya dilakukan dengan berharap kesembuhan dari penyakit.

2. Tawasul bi A’mal Shalihat (Tawasul dengan amal baik)

Tawasul juga dapat dilakukan melalui amal saleh atau tawasul bi a'mal shalihat. Dalam kitab Riyadus Shalihin, Kiai Wazir menceritakan kisah tiga sahabat yang terjebak di dalam gua setelah pintunya tertutup batu besar.

Setelah berbagai upaya untuk keluar gagal, mereka bertawasul kepada Allah dengan menyebut amal terbaik masing-masing.

Salah satunya bertawasul dengan amal birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Atas izin Allah, batu yang menutup gua bergeser hingga mereka akhirnya dapat keluar.

3. Tawasul bi Shalihin (Tawasul dengan orang saleh)

Tawasul juga dapat dilakukan melalui perantara orang saleh, baik yang masih hidup maupun telah meninggal.

Salah satu contohnya adalah kisah sahabat yang buta dan bertawasul kepada Allah melalui Rasulullah SAW hingga akhirnya kembali dapat melihat.

Kiai Wazir juga menjelaskan bahwa Nabi Adam AS pernah bertawasul kepada Allah dengan menyebut kemuliaan Nabi Muhammad SAW ketika memohon ampun atas kesalahannya.

Selain itu, Imam Syafii diriwayatkan bertawasul melalui gurunya, Imam Abu Hanifah, dengan berziarah ke makamnya dan melaksanakan salat dua rakaat saat menghadapi persoalan berat.

4. Tawasul bi Zat (Tawasul dengan zat)

Pelaksanaan tawasul ini seperti bi jahi (dengan kedudukan), bi hurmati (dengan kemuliaan), bi karamati (dengan kemurahan).

Bacaan tawasul lengkap: Arab, latin, dan artinya

Berikut beberapa bacaan tawasul untuk Bunda amalkan, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya:

Istighfar sebanyak 3x

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ

Artinya:

“Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Membaca kalimat Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Membaca doa tawasul

سْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ اَلَّلهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الصَّلَاةِ عَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْقَا تِكَ نُوْرِ الْهُدَى سَيِّدِ نَا مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْ مَا تِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّا كِرُوْنَ وغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ

اَلَّهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الصَّلَاةِ عَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْ قَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى سَيِّدِ نَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْ مَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكَرُ وْنَ وَغَفَلَ عَنْذِ كْرِكَ الْغَا فِلُوْنَ.

الَّلهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الضَّلَاةِعَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْ قَاتِكَ بَدْ رِالدُّجَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْمَا تِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّا كِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْذِ كْرِكَ الْغَافِلُوْنَ . وَسَلِّمْ وَرَضِىَ اللهُ تَعَلَ عَنْ سَادَاتِنَا اَصْحَبِ رَسُوْلِ اللهِ اَجْمَعِيْنَ .

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi sinar petunjuk, penghulu, dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad dan kepada keluarga penghulu kami Nabi Muhammad sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, tatkala orang-orang yang ingat berdzikir dan tatkala orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau.

Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi penerang laksana matahari di waktu dhuha, penghulu, dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad dan kepada keluarga penghulu kami Muhammad, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, ketika orang-orang yang ingat berdzikir dan tatkala orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau.

Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi penerang laksana bulan purnama di waktu gelap, penghulu, dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, ketika orang-orang yang ingat berdzikir kepada Engkau dan ketika orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau, dan tambahkanlah keselamatan. Mudah-mudahan Allah memberi keridhaan kepada para penghulu kami, yaitu semua para sahabat Rasulullah.”

Nah, itulah bacaan tawasul yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Puasa Isra Mi'raj 27 Rajab, Ini Panduan Lengkapnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Puncak El Nino Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, IDAI Ingatkan Dampaknya bagi Anak

Parenting Pritadanes

Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda Dikaruniai Anak Pertama, Arti Nama Bayinya Unik

Kehamilan Annisa Karnesyia

Curhat Acha Septriasa Sering Terpisah Beda Negara dengan Anak, Sedih Tak Bisa Selalu Peluk Bridgia

Parenting Annisa Karnesyia

Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya

Mom's Life Amira Salsabila

Tips Memilih Rumah Sakit untuk Melahirkan agar Persalinan Aman dan Nyaman

Kehamilan Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!

Puncak El Nino Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, IDAI Ingatkan Dampaknya bagi Anak

Momen Teuku Ryan Rayakan Ulang Tahun Sang Putri Moana dengan Cara Tak Biasa

Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK