MOM'S LIFE
7 Tanaman yang Butuh Lebih Banyak Air saat Cuaca Panas
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 01 Aug 2026 21:35 WIBCuaca panas ekstrem yang terjadi dalam waktu lama tidak hanya berdampak pada manusia, tapi juga tanaman di halaman rumah. Meski banyak tanaman hias mampu bertahan menghadapi suhu tinggi, ada beberapa jenis yang justru lebih rentan mengalami stres karena kekurangan air.
Bunda yang gemar berkebun perlu mengetahui tanaman mana saja yang membutuhkan perhatian ekstra saat cuaca sedang terik. Dengan penyiraman yang tepat, tanaman akan tetap tumbuh subur, berbunga indah, dan menghasilkan panen optimal.
Sebaliknya, kekurangan air dapat membuat daun mengering, bunga rontok, hingga menghambat pertumbuhan tanaman. Selain memilih tanaman yang tepat, waktu penyiraman juga memegang peranan penting.
Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum matahari bersinar terlalu terik agar air dapat terserap maksimal oleh akar. Jika tidak sempat, sore atau menjelang malam menjadi pilihan terbaik.
Hindari menyiram saat siang hari karena sebagian besar air akan menguap sebelum sempat dimanfaatkan tanaman.
Tanaman yang butuh lebih banyak air saat cuaca panas
Dikutip dari laman Homes and Gardens, berikut deretan tanaman yang membutuhkan lebih banyak air ketika cuaca panas:
1. Hydrangea
Hydrangea dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang paling cepat menunjukkan tanda-tanda kekurangan air. Daunnya lebar membuat penguapan berlangsung lebih cepat sehingga tanaman mudah terlihat layu ketika suhu udara meningkat, terutama siang hari.
Siram hydrangea secara menyeluruh langsung pada area pangkal tanaman hingga air meresap ke dalam tanah. Penyiraman mendalam setiap beberapa hari jauh lebih efektif dibandingkan menyiram sedikit demi sedikit setiap hari.
Bunda juga bisa menambahkan lapisan mulsa di sekitar pangkal tanaman untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus membuat suhu akar tetap sejuk.
2. Tanaman dalam pot
Tanaman di pot lebih cepat kehilangan kelembapan dibandingkan yang tumbuh langsung di tanah. Pot yang ditempatkan di teras, balkon, atau area yang terkena sinar matahari sepanjang hari bisa mengering hanya dalam beberapa jam saat cuaca sangat panas.
Untuk itu, Bunda sebaiknya memeriksa kondisi media tanam setiap hari. Masukkan jari sekitar 3 sampai 5 cm ke dalam tanah. Bila terasa kering, segera lakukan penyiraman.
Saat suhu sedang sangat tinggi, tanaman pot mungkin memerlukan penyiraman hingga dua kali sehari. Bunda bisa memindahkan pot ke lokasi yang teduh pada sore hari untuk membantu menjaga kelembapan tanah lebih lama.
3. Pohon dan semak yang baru ditanam
Pohon maupun semak yang baru ditanam belum memiliki sistem perakaran kuat. Tanaman masih sangat bergantung pada pasokan air dari luar sehingga lebih mudah mengalami stres ketika cuaca panas berlangsung selama beberapa hari.
Daripada menyiram sedikit demi sedikit setiap hari, lebih baik berikan air dalam jumlah banyak satu hingga dua kali seminggu. Cara ini akan mendorong akar tumbuh lebih dalam untuk mencari sumber air sehingga tanaman menjadi lebih kuat dan tahan terhadap kekeringan kemudian hari.
4. Sayuran
Sayuran seperti tomat, timun, zucchini, paprika, hingga berbagai sayuran hijau membutuhkan kelembapan tanah yang stabil agar dapat terus menghasilkan buah dan daun berkualitas. Jika tanah terlalu kering, tanaman bisa mengalami bunga rontok, pertumbuhan terhambat, bahkan hasil panen menurun.
Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum suhu meningkat. Tambahkan mulsa di sekitar tanaman agar kelembapan tanah bertahan lebih lama dan suhu di sekitar akar tetap stabil. Cara sederhana ini dapat membantu tanaman sayur bertahan saat musim kemarau atau gelombang panas.
5. Tanaman gantung
|
|
Tanaman gantung menjadi salah satu kelompok yang paling cepat kehilangan air karena seluruh sisi pot terkena paparan udara dan sinar matahari. Saat cuaca sangat panas, media tanam dapat mengering hanya dalam hitungan jam.
Periksa tanaman gantung pada pagi dan sore hari. Siram hingga air keluar melalui lubang drainase di bagian bawah pot agar seluruh media tanam benar-benar basah. Hindari hanya membasahi permukaan tanah karena akar tetap bisa mengalami kekeringan.
6. Mawar yang sedang berbunga
Mawar termasuk tanaman yang cukup kuat, tapi saat sedang menghasilkan banyak bunga, kebutuhannya terhadap air meningkat. Kekurangan air dapat membuat bunga lebih cepat layu dan mengurangi jumlah bunga yang muncul.
Siram mawar secara perlahan di bagian pangkal tanaman tanpa membasahi daun jika memungkinkan. Penyiraman mendalam satu hingga dua kali dalam seminggu umumnya sudah cukup selama musim panas. Teknik ini juga membantu akar tumbuh lebih dalam sehingga tanaman lebih tahan menghadapi cuaca panas berkepanjangan.
7. Hosta
Hosta merupakan tanaman yang menyukai lingkungan sejuk dan lembap. Saat suhu meningkat, daun hosta yang lebar mudah mengalami gosong akibat paparan sinar matahari dan terlihat layu apabila tanah mulai mengering.
Bunda dapat menyiram hosta secara menyeluruh ketika lapisan atas tanah mulai terasa kering. Memberikan naungan sementara pada siang hari yang sangat panas serta menambahkan mulsa di sekitar tanaman juga dapat membantu menjaga kelembapan tanah dan melindungi akar dari suhu tinggi.
Dengan memahami kebutuhan masing-masing tanaman, Bunda bisa menjaga kebun tetap hijau dan subur meski cuaca sedang sangat panas. Penyiraman yang tepat tidak hanya membantu tanaman bertahan, tapi juga membuat bunga tetap bermekaran dan hasil panen sayuran melimpah.
Itulah beberapa jenis tanaman yang butuh lebih banyak air saat cuaca panas bisa jadi pilihan Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
13 Tanaman Hias Viral yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah
10 Tren Tanaman Hias 2025, Sudah Ada di Rumah Bun?
15 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan dan Rezeki di 2025
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sofa Baru Bikin Ruang Tamu Terasa Sempit? Masalahnya di Jarak, Bukan Model
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
VIDA Spa Hadirkan Swissline Professional dan IV Vitamin Therapy untuk Pengalaman Wellness yang Lebih Holistik
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Pernikahan Mewah Gadis Tercantik di Dunia, Menawan dengan Gaun Miu Miu
-
Mommies Daily
12 Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman, Seamless hingga Big Size