Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

8 Tanaman yang Mengeluarkan Oksigen saat Malam

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Rabu, 18 Feb 2026 22:00 WIB

Sansevieria trifasciata or Snake plant decoration in bedroom for fresh air.
Ilustrasi Tanaman yang Mengeluarkan Oksigen saat Malam / Foto: Getty Images/Mycolor
Daftar Isi

Tahukah Bunda kalau sebagian tanaman mengeluarkan oksigen saat malam hari? Mungkin salah satunya ada di rumah Bunda.

Sebagian besar tanaman dikenal menghasilkan oksigen pada siang hari melalui proses fotosintesis. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa ada beberapa jenis tanaman tertentu yang justru tetap melepaskan oksigen saat malam hari.

Tanaman tersebut memiliki mekanisme khusus yang membuatnya mampu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, termasuk kamar tidur. Keberadaan tanaman yang mengeluarkan oksigen malam hari dipercaya dapat membantu menciptakan suasana tidur yang lebih nyaman dan segar.

Selain mempercantik ruangan, tanaman juga berperan sebagai penyaring alami udara yang membantu mengurangi polutan serta menjaga kelembapan ruangan. 

Tanaman yang mengeluarkan oksigen saat malam

Mengutip India Times, berikut deretan tanaman yang mengeluarkan oksigen saat malam.

1. Lidah mertua

Lidah mertua menjadi salah satu tanaman hias paling populer karena tampilannya yang elegan serta perawatannya sangat mudah. Tanaman ini memiliki daun tegak menyerupai pedang yang mampu menyerap udara kotor sekaligus menghasilkan oksigen saat malam hari.

Selain dikenal sebagai tanaman pembersih udara, lidah mertua juga tahan terhadap kondisi ruangan dengan pencahayaan minim. Tanaman ini bahkan tetap dapat tumbuh meskipun jarang disiram sehingga cocok bagi pemilik rumah yang memiliki waktu terbatas untuk merawat tanaman.

2. Lidah buaya (Aloe vera)

Lidah buaya tidak hanya terkenal sebagai bahan perawatan kulit alami, tapi juga termasuk tanaman yang mampu menghasilkan oksigen pada malam hari. Daunnya yang tebal menyimpan gel yang sering dimanfaatkan untuk meredakan iritasi kulit maupun luka ringan.

Tanaman ini cocok ditempatkan di meja samping tempat tidur karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Selain membantu menyegarkan udara, lidah buaya juga memiliki nilai estetika yang menarik.

3. Areca palm

Palem areca menghadirkan nuansa tropis yang menenangkan ke dalam ruangan. Tanaman ini dikenal mampu meningkatkan kadar oksigen sekaligus menjaga kelembapan udara sehingga ruangan tidak terasa kering.

Daun palem areca yang lebat dan menjuntai memberikan kesan alami dan segar. Tanaman ini tumbuh optimal jika ditempatkan pada area dengan cahaya terang namun tidak terkena sinar matahari langsung.

4. Anggrek

Anggrek dikenal sebagai tanaman hias yang memiliki tampilan elegan dan mewah. Selain mempercantik ruangan, tanaman berbunga ini juga berperan dalam meningkatkan kualitas udara pada malam hari.

Bunga anggrek dapat bertahan dalam waktu lama, sementara daunnya tetap memberikan sentuhan estetika meskipun tidak sedang berbunga. Tanaman ini cocok ditempatkan di meja rias atau rak dekorasi kamar.

5. Tanaman CAM (Sukulen dan kaktus)

Tanaman yang termasuk kelompok CAM (Crassulacean Acid Metabolism) memiliki kemampuan unik untuk melakukan fotosintesis pada malam hari, contohnya sukulen dan kaktus.

Tanaman ini terkenal karena perawatannya yang sangat sederhana. Sukulen seperti jade plant dan echeveria cukup membutuhkan sedikit air dan cahaya matahari. Ukurannya yang relatif kecil juga membuatnya cocok ditempatkan di rak atau meja kerja.

6. Pothos

Sirih gading atau photos merupakan tanaman hias merambat yang terkenal mampu membantu memurnikan udara. Tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang sekitar 60 cm dan sangat mudah dirawat.

Sirih gading dapat tumbuh diberbagai jenis tanah dan tidak membutuhkan penyiraman intensif. Selain itu, tanaman ini juga mudah diperbanyak melalui stek batang sehingga menjadi pilihan favorit untuk dekorasi rumah.

7. Peace lily

Peace lily dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Tanaman ini mampu menghasilkan oksigen sepanjang hari serta membantu menyaring polutan udara.

Perawatannya tergolong mudah karena peace lily hanya memerlukan cahaya tidak langsung. Tanaman ini cocok untuk pemula yang ingin menghadirkan tanaman hias di dalam rumah.

8. Gerbera daisy

Gerbera daisy merupakan tanaman berbunga yang dapat ditanam di dalam maupun luar ruangan. Selain menghasilkan oksigen, bunga ini juga memiliki aroma lembut yang menenangkan.

Tanaman ini tergolong tahan terhadap kondisi kering dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Bunganya yang cerah mampu memberikan sentuhan warna sekaligus memperindah ruangan.

Tanaman tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tapi juga memiliki manfaat kesehatan, terutama dalam meningkatkan kualitas udara ruangan. Tanaman yang mampu menghasilkan oksigen saat malam hari dapat menjadi pilihan tepat untuk menciptakan suasana kamar yang lebih segar, nyaman, dan menenangkan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda