moms-life
Cara Mengenali Ibu Mertua dengan EQ Tinggi dari Sikapnya
HaiBunda
Minggu, 09 Aug 2026 14:25 WIB
Daftar Isi
-
Cara mengenali ibu mertua dengan EQ tinggi
- 1. Mereka memprioritaskan ikatan pasangan di atas kenyamanan mereka sendiri
- 2. Memiliki empati dan kesadaran sosial
- 3. Mereka menghormati batasan dan tidak menganggapnya sebagai masalah pribadi
- 4. Mereka mau mengakui dan bertanggung jawab atas kesalahan, serta mau memperbaiki diri
- 5. Mereka berkomunikasi secara langsung, ramah, dan penuh hormat
- 6. Mereka memandang menantu sebagai individu yang otonom
- 7. Mereka menerima perbedaan dan memiliki fleksibilitas dalam nilai-nilai
- 8. Mereka mampu mengatasi tantangan secara langsung
Ibu mertua yang cerdas secara emosional sangat diidamkan oleh banyak menantu perempuan. Ibu mertua dengan kecerdasan emosional atau Emotional Quotient (EQ) tinggi biasanya memahami bahwa keharmonisan keluarga dibangun melalui empati dan rasa hormat.
Ibu mertua ini juga sering kali memprioritaskan otonomi pasangan, menghormati batasan, dan berkomunikasi secara langsung. Pada akhirnya, ibu mertua dapat menjalin hubungan yang sehat dengan menantunya.
"Secara garis besar, kecerdasan emosional membutuhkan kesadaran diri, pengaturan diri , empati, kemauan untuk berkomunikasi sekaligus memberi ruang untuk memperbaiki kesalahan ketika kita melakukan kesalahan, dan kemampuan untuk membedakan antara diri sendiri dan orang lain," kata psikolog dan penulis buku You, Your Husband, and His Mother, Dr. Tracy Dalgleish, dilansir laman Parade.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalgleish pernah berbagi tentang cara mengenali ibu mertua dengan EQ tinggi. Memahami sikap dan kepribadian ini menjadi penting dan bisa berdampak besar pada struktur keluarga secara umum, terutama dalam hubungan dengan menantu perempuan.
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Cara mengenali ibu mertua dengan EQ tinggi
Berikut cara mengenali ibu mertua dengan kecerdasan emosional yang tinggi:
1. Mereka memprioritaskan ikatan pasangan di atas kenyamanan mereka sendiri
Ibu mertua yang baik sangat menghargai hubungan anak dan menantunya. Mereka tidak mempermasalahkan bila anak-anaknya memprioritaskan pasangan dibandingkan keluarga.
"Mereka mengarahkan putra mereka kepada pasangannya alih-alih menarik diri ke arah 'kesetiaan' kepada keluarga atau rasa bersalah," ungkap Dalgleish.
"Mereka memelihara otonomi pasangan dan menantu perempuan tidak dijadikan kambing hitam. Ini menunjukkan pengaturan emosi dan pengambilan perspektif, atau kemampuan untuk menenangkan perasaan tidak nyaman tanpa membebankannya kepada anak atau menantu yang sudah dewasa," sambungnya.
2. Memiliki empati dan kesadaran sosial
Ibu mertua dengan EQ tinggi juga biasanya sering menunjukkan empati. Mereka tidak sungkan untuk berbagi emosi tanpa memberikan tekanan apa pun, Bunda.
"Ini menunjukkan empati dan kesadaran sosial, atau pemahaman bahwa kehadiran mereka memang berdampak pada orang lain, tanpa mempersonalisasi dampak tersebut," ujar Dalgleish.
"Ketika mereka menyertakan menantu perempuan, itu juga menandakan kemampuan untuk memprioritaskan rasa memiliki. Seorang ibu mertua yang cerdas secara emosional tetap memegang otonomi dalam hubungan, alih-alih menjadi emosional dan terikat secara berlebihan," sambungnya.
3. Mereka menghormati batasan dan tidak menganggapnya sebagai masalah pribadi
Ibu mertua idaman adalah mereka yang menghormati batasan anak dan menantunya. Nah, kepribadian ini biasanya dimiliki oleh ibu mertua dengan EQ tinggi.
"Ini termasuk menghormati batasan seputar kunjungan, liburan, dan keputusan pengasuhan anak tanpa sikap defensif atau rasa bersalah," kata Dalgleish.
"Ini menunjukkan pengaturan diri dan diferensiasi. Ini seperti mengatakan 'Saya dapat tetap terhubung denganmu bahkan ketika saya merasa kecewa'."
4. Mereka mau mengakui dan bertanggung jawab atas kesalahan, serta mau memperbaiki diri
Ibu mertua dengan EQ tinggi umumnya tidak gengsi untuk mengakui kesalahannya. Mereka bahkan mau bertanggung jawab dan memperbaiki diri setelah menyadari kesalahannya.
"Ini mencerminkan tingkat kesadaran diri yang tinggi dan bukan perjuangan untuk selalu benar atau memilih apa yang benar secara moral," ungkap Dalgleish.
5. Mereka berkomunikasi secara langsung, ramah, dan penuh hormat
Menurut Dalgleish, ibu mertua yang baik tidak suka menyembunyikan emosi pada menantunya. Mereka akan berkomunikasi langsung dengan memantu untuk menunjukkan rasa hormat.
"Mereka tidak menggunakan triangulasi atau rasa bersalah, dan menghindari berbicara di belakang orang lain. Individu yang cerdas secara emosional dapat menyadari bahwa berbicara di belakang seseorang itu berbahaya. Ini juga mengharuskan seorang ibu mertua untuk dapat mengatur perasaan mereka sendiri, agar tidak bertindak secara reaktif," katanya.
6. Mereka memandang menantu sebagai individu yang otonom
Seorang ibu mertua yang cerdas secara emosional akan memandang menantunya sebagai individu yang otonom. Perlu diketahui, individu yang otonom adalah seseorang yang mampu berpikir, mengambil keputusan, dan bertindak secara mandiri berdasarkan nilai dan tanggung jawab.
"Seorang ibu mertua berinvestasi dalam mengenal siapa menantu perempuannya, melalui minat, karier, dan nilai-nilai, bukan hanya perannya sebagai ibu," ujar Dalgleish.
"Ini adalah praktik individualitas dan juga kesadaran diri yang dibutuhkan untuk tidak hanya fokus pada kegembiraan mereka sendiri saat melihat cucu, atau hanya berfokus pada pengalaman mereka sebagai seorang kakek-nenek."
7. Mereka menerima perbedaan dan memiliki fleksibilitas dalam nilai-nilai
Dalgleish mengatakan bahwa kecerdasan emosional mengharuskan seseorang untuk melihat bahwa ia adalah dua orang yang berbeda. Ini disebut juga keterampilan diferensiasi, Bunda.
"Ibu mertua yang individualis tidak harus menyukai semua hal tentang menantu perempuannya dan mereka tetap bisa bersikap hormat dan inklusif. Praktik diferensiasi mengatakan, 'Saya tidak harus menyukai ini, tapi saya bisa menghormatinya'. Ini adalah praktik empati dan juga kesadaran diri tentang apa yang mereka sukai atau tidak sukai, dan kemampuan untuk tidak mendefinisikan seseorang berdasarkan sesuatu yang mereka yakini," ungkap Dalgleish.
8. Mereka mampu mengatasi tantangan secara langsung
Ibu mertua yang cerdas secara emosional dapat mentolerir ketidaknyamanan dan perbedaan. Semua itu dilakukan sambil mempraktikkan komunikasi yang tegas dan jelas.
Ibu mertua ini biasanya memiliki kepercayaan diri yang menganggap mereka dapat berkomunikasi secara langsung. Hal itu dilakukan meskipun mereka tahu hasilnya tidak selalu mencapai kesepakatan.
Demikian cara mengenali ibu mertua dengan kecerdasan emosional yang tinggi. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik
Mom's Life
9 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Mudah Disukai Banyak Orang
Mom's Life
11 Kalimat yang Digunakan Orang dengan EQ Tinggi saat Hadapi Lawan Bicara yang Kekanak-kanakan
Mom's Life
Ramai Skandal Mertua Menantu, Ini Hubungan Keduanya Menurut Islam
Mom's Life
4 Ciri Seseorang Kurang Cerdas Secara Emosional, Salah Satunya Suka Menyalahkan Orang Lain
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Kedekatan Aurelie Moeremans Bersama Calon Ibu Mertua
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ketika Ibu Mertua dan Menantu Perempuan 'Bersaing'
Bunda Wajib Tahu, Ini 7 Cara Menjadi Menantu Idaman Mertua
5 Kewajiban Menantu Perempuan Terhadap Mertua dalam Islam