Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Curahan Hati Shireen Sungkar Kenang Orang Tua Cerai, Bahagia saat Bisa Saling Memaafkan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 14 Aug 2026 09:45 WIB

Shireen Sungkar
Curahan Hati Shireen Sungkar Kenang Orang Tua Cerai, Bahagia saat Bisa Saling Memaafkan/ Foto: Instagram @shireensungkar
Jakarta -

Artis Shireen Sungkar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Orang tuanya, Mark Sungkar dan Fenny Bauty, telah berpisah pada tahun 2010.

Saat orang tuanya bercerai, Shireen berusia 18 tahun. Meski sudah dewasa, Shireen mengaku bahwa perceraian orang tuanya menjadi momen terberat dalam hidup.

Aku waktu kecil kan ngadepin orang tua, yang Qadarullah Allah takdirnya bercerai. Jujur memang sebagai anak, itu salah satu yang paling berat buat aku," kata Shireen dikutip dari Instagram @shireensungkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Ini point of view aku sebagai anak yang pernah ngerasain. Waktu dulu itu hal yang paling bikin kita bahagia adalah ketika orang tua kita baik," sambungnya.

Saat ini, Shireen mengaku sudah bisa menerima perpisahan orang tuanya. Apalagi, kedua orang tuanya sudah saling memaafkan dan telah hidup bahagia dengan pasangan masing-masing.

"Walaupun tidak balikan, kita sebagai anak tuh senang banget. Alhamdulillah Allah kasih takdir dengan pasangan masing-masing sekarang," ungkap Shireen.

"Enggak apa-apa, yang penting hubungan mereka baik gitu. Itu salah satu momen ter-happy aku dalam hidup pas tau orang tua aku itu sudah bisa saling memaafkan," lanjutnya.

Orang tua sempat saling menyalahkan

Sebelum berdamai, orang tua Shireen ternyata sempat saling menyalahkan, Bunda. Hal itu meninggalkan luka bagi Shireen.

"Dan yang paling bikin aku sedih adalah ketika melihat kedua orang tua yang aku sayangin saling salah-salahan dulu. Karena kan emosi pasti. Tapi mungkin lagi proses perceraian," ujar Bunda tiga anak ini.

Salah satu yang menyembuhkan luka Shireen saat itu adalah keputusan kedua orang tuanya untuk berdamai. Setelah keduanya berdamai, mereka meminta maaf kepada anak-anaknya.

"Aku bisa atas izin Allah sembuh karena mereka baikan, dan orang tua aku minta maaf," katanya.

Dalam video ini, Shireen juga sempat menyampaikan pendapatnya tentang anak yang menjadi korban perceraian orang tua. Menurut istri Teuku Wisnu ini, orang tua sebaiknya memikirkan anak saat memutuskan cerai. Pasalnya, anak bisa membawa luka perceraian orang tuanya sampai dewasa.

"Jangan lupa pikirin hari anak karena lukanya sampai dewasa," ungkap Shireen.

Menyembuhkan luka anak korban perceraian

Memikirkan perasaan anak memang sangat penting ketika orang tua memutuskan bercerai. Menurut sosiolog dan pengajar di UC Berkeley's Greater Good Science Center, Christine Carter, kehadiran orang tua, termasuk keluarga dekat sangat penting untuk anak korban perceraian.

"Kehadiran teman-teman atau saudara orang tua sangat penting untuk anak," kata Carter, dilansir dari Psychology Today.

Setelah bercerai, mantan pasangan suami istri sebaiknya tetap menjaga komunikasi dengan saling berbicara satu sama lain. Cobalah pecahkan masalah bersama bila ada salah paham dan sesuatu yang berkaitan dengan anak.

"Kedua orang tua harus tetap fokus pada tujuan bersama, yakni selalu anak untuk anak mereka," ujar Carter.

Bila sudah berdamai dengan keadaan, mantan pasangan suami istri juga bisa berteman. Psikolog Seth Meyers, Psy.D, mengatakan bahwa menjalin pertemanan setelah bercerai dapat menyembuhkan luka masa lalu, terutama agar kedua belah pihak bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.

"Hubungan itu sangat luas. Jangan karena perceraian, kita tidak bisa melanjutkan hidup dan menganggap mantan sebagai orang asing," ungkap Meyers.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda