HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Mengenali Orang Punya Kemampuan Berpikir Kritis dari Kalimatnya saat Ngobrol

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 19 Aug 2026 13:10 WIB
Ilustrasi Cara Mengenali Orang Punya Kemampuan Berpikir Kritis dari Kalimatnya saat Ngobrol/Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Saat berinteraksi, orang yang memiliki kemampuan berpikir kritis biasanya menunjukkan cara pandang yang berbeda. Hal ini pun bisa dikenali dari berbicaranya.

Mereka tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga terbiasa mempertanyakan, mencari alasan, dan melihat suatu hal dari berbagai sisi.

Menariknya, kemampuan tersebut bisa dikenali dari ucapan yang dilontarkan dalam percakapan sehari-hari. Ada beberapa kalimat khas yang sering diucapkan orang dengan pola pikir kritis dan mungkin jarang terpikirkan oleh kebanyakan orang.


Cara mengenali orang yang punya kemampuan berpikir kritis

Dikutip dari Your Tango, ketika seseorang punya kemampuan berpikir kritis yang luar biasa, mereka biasanya mengucapkan beberapa kalimat berikut ini saat ngobrol:

1. “Saya tidak ingin membuat asumsi”

Setiap orang cukup sering membuat asumsi, seringkali tanpa menyadari bahwa mereka melakukannya.

Mereka tahu betapa pentingnya untuk dapat mendukung poin-poin yang mereka kemukakan dengan bukti, jadi ketiadaan bukti membuat mereka merasa tidak nyaman dalam mengambil kesimpulan.

Sebaliknya, mereka mencoba membuat semua keputusan berdasarkan fakta sebenarnya, meskipun mungkin sedikit lebih merepotkan untuk mengolah informasi tersebut.

2. “Itu sumber yang dapat dipercaya”

Orang dapat memperoleh informasi dari hampir mana saja saat ini, tetapi bukan berarti semuanya benar.

Terkadang orang membuat pilihan yang cukup serius terkait kesehatan mereka berdasarkan apa yang mereka lihat di media sosial dari orang-orang yang tidak memiliki keahlian.

Hal ini benar-benar membuat orang panik ketika mereka mampu berpikir kritis. Mereka tidak ragu untuk meminta sumber yang mereka gunakan atau membagikan sumber mereka sendiri untuk membuktikan suatu poin.

3. “Bagaimana kita mengetahuinya?”

Para pemikir kritis tidak pernah menerima sesuatu begitu saja. Bahkan jika mereka berbicara dengan orang yang paling terpercaya di dunia, jika orang itu memberi tahu mereka sesuatu yang belum mereka ketahui, mereka akan mengajukan pertanyaan.

Hal ini sebenarnya lebih berkaitan dengan rasa ingin tahu mereka sendiri daripada masalah kepercayaan. Orang yang senang belajar biasanya lebih cepat memahami konsep baru daripada orang lain.

Hal ini membuat mereka ingin mengetahui proses yang diperlukan untuk memastikan sesuatu itu adalah fakta, bukan hanya fakta itu sendiri.

4. “Saya tidak bisa mengatakan dengan pasti”

Menjadi pemikir kritis yang baik tidak selalu berarti seseorang benar-benar lebih pintar dari orang lain.

Mereka biasanya lebih menikmati pencarian pengetahuan, sehingga tidak ragu mengakui ketika tidak memahami sesuatu dan ingin belajar lebih banyak.

5. “Saya merasa ada sesuatu yang kurang”

Orang yang pandai berpikir kritis melihat segala sesuatu seperti sebuah teka-teki. Bahkan, jika mereka dapat melihat gambaran umum dari teka-teki tersebut, mereka tidak akan puas kecuali setiap bagiannya tersusun dengan sempurna.

Mereka tidak takut mempertanyakan informasi yang kebanyakan orang terima tanpa berpikir dua kali. Jika ada sesuatu yang terasa janggal, mereka tidak akan senang sampai dapat mengatasi kekhawatiran tersebut.

6. “Bagaimana kamu sampai pada kesimpulan itu?”

Keunggulan memiliki kemampuan berpikir kritis yang kuat adalah hal itu tidak hanya memengaruhi pola pikir. Mereka juga lebih sadar bagaimana orang lain berpikir.

Orang-orang mengungkapkan banyak hal tentang cara berpikir mereka melalui tindakan, terutama hal-hal yang mereka lakukan tanpa benar-benar berpikir.

Para pemikir kritis tahu bahwa itu adalah petunjuk penting, jadi mereka menindaklanjuti ketika reaksi seseorang membingungkan mereka.

7. “Apakah ada penjelasan lain?”

Ketika seseorang dengan kemampuan berpikir kritis yang kuat merasa bahwa mereka tidak memiliki jawaban yang cukup baik untuk pertanyaannya, mereka akan terus mengajukan pertanyaan lebih lanjut.

Hal ini bukan berarti mereka berdebat tentang apakah sesuatu itu benar atau tidak. Sebaliknya, mereka hanya mencoba memastikan bahwa mereka memahami mengapa hal itu benar.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang berpikir kritis. Bunda juga termasuk?

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mirzan Meer Mendadak Lewat saat Live, Pevita Pearce Ungkap Sikap Manis Suami di Belakangnya

Mom's Life Amira Salsabila

Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh & Pantang Menyerah

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Utama Orang Cerdas Menurut Ahli Saraf, Leonardo da Vinci Juga Melakukannya

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

5 Cara Membuat Matcha Latte Seenak dan Creamy ala Kafe Terkenal

Mom's Life Amira Salsabila

15 Jurusan Kuliah Tersulit Berdasarkan IPK dan Waktu Belajarnya

Parenting Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Zoe Anak Patricia Gouw Sudah Sekolah sejak Usia 1 Tahun, Intip Potret Aktivitasnya

Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya

Mirzan Meer Mendadak Lewat saat Live, Pevita Pearce Ungkap Sikap Manis Suami di Belakangnya

Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh & Pantang Menyerah

5 Cara Membuat Matcha Latte Seenak dan Creamy ala Kafe Terkenal

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK