Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Rutin Olahraga & Diet tapi BB Enggak Turun-turun? Ini Penjelasan Dokter Gizi

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Rabu, 19 Aug 2026 16:11 WIB

A close-up view of a young woman standing on a weighing scale, focusing on her feet and the display as she checks her weight. The scene highlights the importance of health and self-awareness in maintaining a balanced lifestyle.
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Thai Liang Lim
Jakarta -

Bunda sudah rutin berolahraga, menjaga pola makan, bahkan merasa tubuh mulai lebih ringan, tetapi ternyata berat badan enggak turun-turun. Kondisi ini tentunya membuat seseorang merasa upaya diet Bunda yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Bahkan mungkin Bunda bertanya-tanya, mengapa ini bisa terjadi? Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan perubahan tersebut dapat terjadi ketika menjalani diet sekaligus rutin berolahraga.

"Nah, itu bisa jadi karena komposisinya udah berubah nih, yang tadinya tinggi lemak, sekarang ternyata lemaknya udah turun, tapi yang meningkat adalah masa otot," kata dr Yaze dikutip dari detikHealth, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut dr Yaze, kondisi tersebut justru merupakan perubahan yang diharapkan ketika penurunan berat badan dilakukan bersama olahraga. Lemak tubuh berkurang, sementara massa otot meningkat.

"Jadi memang kalau kita menurun berat badan, memang itu yang kita inginkan. Dengan adanya olahraga, itu yang hilang cuma si lemak aja. Si masa ototnya justru meningkat," lanjutnya.

Perubahan komposisi tubuh tersebut dapat membuat angkat di timbangan terlihat tidak banyak berubah. Tubuh merasa lebih ringan karena jumlah lemak dan massa otot sudah mengalami perubahan meski berat badan bisa saja stagnan dalam waktu yang lama.

Oleh karena itu, perubahan tubuh selama menjalani diet dan olahraga sebaiknya tak hanya dilihat dari angka berat badan.

"Jadi, intinya sebenarnya diet kamu itu progres-nya udah baik, tapi memang kalau bisa harus tetap dilakukan kayak penimbangan komposisi tubuh, supaya kamu bisa pantau sebenarnya lemaknya udah turun berapa banyak, terus ototnya udah mulai naik berapa kilo," tutur dr Yaze.

Selain komposisi tubuh, ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi penurunan berat badan. Apa saja?

TERUSKAN MEMBACA DENGAN KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda