Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Viral Masker Dibasahi untuk Cegah Abu Vulkanik, Dokter Paru Ungkap Tak Ada Dasar Ilmiah

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Senin, 07 Sep 2026 13:10 WIB

Asian woman are going to work.she wears N95 mask.prevent PM2.5 dust and smog.she is coughing
Ilustrasi masker / Foto: Getty Images/iStockphoto/torwai
Jakarta -

Di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di beberapa wilayah termasuk Jakarta, masker menjadi salah satu perlindungan. Namun, viral di media sosial bahwa sebaiknya masker dibasahi terlebih dahulu agar lebih efektif 'menangkal' abu vulkanik. Benarkah demikian?

"Kalo pake masker, sebisa mungkin masker KN seperti jaman covid. bukan cuma masker bedah ijo. Basahi masker dengan air supaya agak lembab. Supaya debunya terperangkap di luar masker, nggak beterbangan menembus masker. Sebisa mungkin malah pake kacamata safety," tulis akun call** di Threads, dikutip Senin (7/9/2026)

Dokter spesialis paru Prof dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K) menjelaskan anggapan bahwa masker basah lebih efektif dalam melindungi paparan abu vulkanik tersebut tidak berdasar ilmiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Setahu saya tidak ada penelitian ilmiah yang mengkaji hubungan antara masker yang dibasahi atau tidak terhadap abu vulkanik, jadi secara ilmiah tidak bisa dijawab secara pasti," kata dr Tjandra saat dihubungi detikcom, Senin (7/9/2026).

Prof Tjandra yang juga menjabat Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menambahkan bahwa masket itu sendiri tidak bisa melindungi 100 persen paparan dari abu vulkanik.

"Masker itu apapun bentuknya adalah salah satu bentuk perlindungan. Tidak bisa dikatakan bahwa penggunaan masker mau bentuk apapun juga akan 100 persen aman dari abu vulkanik, kalau kadar abu vulkaniknya sedang tinggi," katanya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda