moms-life
Kulit Kering saat Cuaca Panas, Ini Cara Mengatasinya
HaiBunda
Minggu, 20 Sep 2026 13:10 WIB
Daftar Isi
Cuaca panas dan paparan sinar matahari dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya. Kondisi ini bisa menyebabkan kulit terasa kering, kasar, hingga mengelupas, terutama jika tubuh kurang mendapat asupan cairan.
Selain mencukupi kebutuhan air, Bunda juga perlu memberikan kelembapan tambahan dari luar. Salah satunya dengan menerapkan rutinitas perawatan sederhana menggunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit.
Yuk, simak ulasan selengkapnya yang perlu Bunda ketahui terkait pentingnya melindungi kulit saat cuaca panas berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenis penyakit kulit yang muncul saat cuaca panas
Dilansir Harvard Health Publishing, selama cuaca panas, kadar polutan lingkungan seperti ozon dan partikel debu dapat meningkat.
Reaksi antara polutan tersebut, panas, dan radiasi UV menghasilkan polutan sekunder seperti peroxyacetyl nitrates (PANs). Polutan seperti ini dapat mengiritasi kulit dan berkontribusi pada peradangan melalui stres oksidatif dan kerusakan DNA.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkap beberapa jenis penyakit kulit yang mungkin muncul saat musim kemarau. Berikut di antaranya:
- Kulit kering dan dehidrasi: Udara kering membuat kulit cepat kehilangan cairan, memicu rasa gatal, bersisik, hingga pecah-pecah.
- Kulit terbakar: Paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu tinggi menyebabkan kulit memerah, terasa panas, perih, dan mengelupas.
- Biang keringat (miliaria): Keringat berlebih yang terjebak di pori-pori akibat suhu panas menyengat memicu bintik merah kecil yang gatal.
- Infeksi jamur dan bakteri: Penurunan pasokan air bersih membatasi kebersihan diri, memudahkan kuman berkembang biak di lipatan kulit yang berkeringat.
- Dermatitis/eksim kambuh: Penurunan kelembapan udara secara drastis memperburuk kondisi penderita radang kulit atopik.
Cara mencegah kulit kering
Dilansir healthline, perubahan gaya hidup sederhana terkadang dapat membantu mencegah dan mengatasi kulit kering. Berikut beberapa hal yang dapat Bunda lakukan:
- Hindari menggunakan air panas untuk mandi atau berendam.
- Mandi setiap dua hari sekali, bukan setiap hari.
- Batasi waktu mandi kurang dari 10 menit.
- Gunakan sabun pelembap saat mandi atau berendam.
- Oleskan pelembap saat mandi atau berendam.
- Tepuk-tepuk, jangan digosok, kulit yang basah lalu keringkan dengan handuk lembut.
- Hindari menggaruk atau menggosok area kulit yang kering.
- Gunakan air purifier di rumah.
- Minumlah banyak air
- Ubah rutinitas perawatan kulit sesuai dengan petunjuk dokter.
Sementara itu, Kemenkes juga mengeluarkan beberapa pencegahan kulit kering yang dapat Bunda ikuti:
- Gunakan pelembap (losion) secara rutin untuk mengunci kadar air di kulit.
- Pakai tabir surya (sunscreen) sebelum beraktivitas di luar ruangan.
- Menggunakan pakaian yang longgar, lembut, dan menyerap keringat.
- Menjaga kebersihan badan meskipun ketersediaan air bersih terbatas.
Bahan alami untuk mengatasi kulit kering
Bunda juga dapat mengatasi kulit kering menggunakan bahan-bahan alami berikut ini:
- Madu: Dengan sifat anti-inflamasi dan antimikroba, madu merupakan penyembuhan luka alami dan pelembap.
- Minyak kelapa: Dengan sifat antimikroba dan pelembapnya, minyak kelapa dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan mengurangi peradangan.
- Lidah buaya: Paling sering digunakan dalam bentuk gel untuk membantu menenangkan kulit terbakar sinar matahari, lidah buaya dapat merangsang peremajaan sel kulit dan membantu menyembuhkan kulit kering dan iritasi.
- Oatmeal: Berendam dalam air mandi yang dicampur oatmeal koloid dapat membantu menenangkan kulit kering dan iritasi.
Nah, itulah beberapa cara mengatasi kulit kering saat cuaca panas yang dapat Bunda lakukan di rumah. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Cuaca Panas Bisa Bikin Sakit Kepala, Ini Cara Mengatasinya
Mom's Life
Cuaca Panas Terik, Ini 9 Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Tumbang dan Tetap Fit
Mom's Life
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Mom's Life
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
Mom's Life
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Viral Sayur Berformalin, Pakar Jelaskan Cara Mendeteksinya
Batuk Pilek Tak Kunjung Sembuh di Musim Kemarau? Kenali Penyebab dan Cara Meredakannya
6 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Paru-paru Tetap Sehat Optimal Menurut Pakar