Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Arab Saudi Klaim Punya 'Harta Karun' Capai Rp41.943 Triliun

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Jumat, 25 Sep 2026 16:25 WIB

Ilustrasi kerajaan arab saudi
Ilustrasi Arab Saudi / Foto: Getty Images/Ayman Zaid

Arab Saudi telah membuat pengumuman besar terkait 'harta karun' di negaranya berupa cadangan mineral tanah jarang (rare earth mineral). Tidak main-main, mereka mengklaim memiliki cadangan mineral senilai US$2,5 triliun atau senilai Rp41.943 triliun.

Mengutip CNN, cadangan mineral ini termasuk emas, seng, tembaga, lithium, hingga rare earth deposit, seperti disprosium, terbium, neodymium dan praseodymium, yang digunakan dalam segala hal mulai dari mobil listrik dan turbin angin hingga komputasi berkecepatan tinggi. 

Selain itu, Arab Saudi juga tengah memperluas sektor pertambangan secara cepat. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan pada minyak serta meningkatkan pengaruh politik dan ekonomi secara global. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selama rentang tahun 2021 - 2025, Arab Saudi telah berusaha meningkatkan anggaran untuk eksplorasi mineral secara besar-besaran. Pemberian lisensi pertambangan baru kepada perusahaan domestik dan asing juga semakin cepat.

Mengutip CNBCIndonesia, sebelumnya dilaporkan bahwa Arab Saudi menemukan sekitar 110 juta ton mineral tanah jarang dan bijih uranium di Jabal Sayid. Jabal Sayid terletak sekitar 350 km timur laut Jeddah. Wilayah tersebut dikenal memiliki salah satu deposit tanah jarang yang paling berharga di dunia.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang mengutip perkiraan yang diberikan oleh Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi dan data perusahaan pertambangan negara Maaden, situs tersebut menyimpan logam tanah jarang terbesar keempat dunia.

Wilayah ini menampung sekitar 552.000 ton logam tanah jarang berat seperti disprosium dan terbium serta 355.000 ton tanah jarang ringan termasuk neodymium dan praseodymium. Analisis yang sama menunjukkan bahwa sumber daya uranium yang ditempatkan di lokasi yang sama berjumlah sekitar 31.000 ton. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda