MOM'S LIFE
Punya Kebiasaan Tidur seperti Ini? Riset Ungkap Risiko Terkena 83 Penyakit Bisa Lebih Rendah
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 26 Oct 2026 11:05 WIBDi tengah kesibukan sehari-hari, waktu tidur sering kali menjadi hal yang dikorbankan. Padahal, istirahat yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan mendukung fungsi organ agar tetap optimal.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine menemukan kaitan antar durasi fase tidur tertentu dan rendahnya risiko mengalami 83 jenis penyakit.
Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas tidur tidak hanya memengaruhi kondisi tubuh saat bangun, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dalam jangka panjang.
Kebiasaan tidur yang bikin lebih rendah risiko terkena penyakit
Dilansir Women’s Health, para peneliti menganalisis data pelacak tidur selama seminggu lebih dari 95.000 orang yang berpartisipasi dalam UK Biobank, sebuah basis data biomedis berskala besar.
Para peneliti kemudian melihat data kesehatan dari para peserta ini sekitar sembilan tahun kemudian.
Data pelacakan tidur mengamati berapa lama peserta menghabiskan waktu dalam berbagai tahap tidur, termasuk REM, yaitu tahap di mana Bunda bermimpi. Para peneliti menemukan bahwa orang yang lebih mendapatkan lebih banyak tidur REM memiliki risiko lebih rendah terkena 83 penyakit dan kondisi kesehatan yang berbeda.
Ada beragam kondisi yang dapat dipengaruhi oleh hal ini. Namun secara umum, orang yang mendapatkan lebih banyak tidur REM memiliki risiko lebih rendah terkena kondisi-kondisi berikut:
- Gagal jantung (risiko 26 persen lebih rendah)
- Demensia (risiko 46 persen lebih rendah)
- Penyakit parkinson (risiko 80 persen lebih rendah)
Para peneliti juga menemukan bahwa lebih banyak tidur REM menurunkan risiko gangguan kekebalan tubuh, kondisi kulit, obesitas, diabetes tipe 2, gangguan kesehatan mental, kondisi muskuloskeletal, dan banyak lagi.
“Temuan ini menggarisbawahi bahwa menjaga pola tidur enam hingga delapan jam dikaitkan dengan tidur yang lebih baik dan risiko penyakit lebih rendah, menawarkan wawasan untuk pencegahan dan promosi kesehatan,” tulis para peneliti.
Apa itu tidur REM?
REM adalah singkatan dari rapid eye movement atau gerakan mata cepat. Ini adalah tahap tidur di mana kita mengonsolidasikan ingatan dan pembelajaran, menurut ahli neurologi dan kepala Divisi Gangguan Tidur di Vanderbilt Health, Beth Malow, MD.
Direktur neurologi untuk wilayah Westchester Northwell Health, Anna Hohler, MD, menyebut tidur REM sebagai salah satu tahapan tidur yang paling aktif secara biologis dan mencatat bahwa ini memainkan peran penting dalam kesehatan otak, pengaturan emosi, konsolidasi memori, dan fungsi sistem saraf otonom.
“Selama tidur REM, otak memproses informasi, mengatur respons stres, dan mendukung koneksi antara berbagai jaringan saraf,” ujar Hohler.
Mengapa tidur REM lebih banyak menurunkan risiko penyakit?
Para peneliti tidak menyelidiki hal itu secara mendalam, mereka hanya menemukan hubungan antara orang yang mencatat lebih banyak tidur REM dan risiko penyakit yang lebih rendah. Namun, ada beberapa teori.
“Tidur REM yang cukup dapat membantu membatasi peradangan kronis dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan metabolisme,” ujar Hohler.
Jika semua itu dipertimbangkan, bersama fungsi tidur REM, hal itu dapat menjelaskan mengapa individu menghabiskan lebih banyak waktu dalam tidur REM tampaknya memiliki risiko lebih rendah terhadap berbagai kondisi, mulai dari penyakit jantung hingga gangguan neurodegeneratif.
Nah, itulah kebiasaan tidur yang disebut dapat menurunkan risiko lebih rendah terkena 83 penyakit. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Alasan Bunda Jadi Incaran Nyamuk
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Makanan 'Terlarang' Sebelum Tidur yang Bisa Membuat Mimpi Buruk
Kebiasaan Tidur dengan Lampu Menyala, Bermanfaat atau Justru Berbahaya?
7 Alasan Kenapa Bangun Tidur Badan Sakit Semua dan Cara Mengatasinya, Penting nih Bun!
Pentingnya Istirahat sebagai Obat Alami Masuk Angin
TERPOPULER
Potret Nadia Soekarno Turun 20 Kg usai Melahirkan, Urus Anak Sendiri di Swiss
Berjaya Selama 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Tutup Akhir Oktober
Punya Kebiasaan Tidur seperti Ini? Riset Ungkap Risiko Terkena 83 Penyakit Bisa Lebih Rendah
Kisah Haru Bunda Salahkan Diri 3 Th Belum Sukses IVF, Kini Berjuang Menata Hati
Putri Miliarder Ini Rela Rogoh Kocek Nyaris Rp1 Miliar demi Tampil Cantik, Apa Saja Perawatannya?
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Cara Orang Tua Eropa Membesarkan Anak, Ada Kebiasaan Tidur hingga Disiplin yang Unik
Berjaya Selama 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Tutup Akhir Oktober
Ramai Sepekan: Puluhan Ribu Balita Terkena ISPA Hingga Ibu di Ponorogo Meninggal di Atas Motor
Potret Nadia Soekarno Turun 20 Kg usai Melahirkan, Urus Anak Sendiri di Swiss
Kisah Haru Bunda Salahkan Diri 3 Th Belum Sukses IVF, Kini Berjuang Menata Hati
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cari Carrier Hewan yang Nyaman? Bandingkan 3 Model Ini
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Orang yang Jarang Terlihat Terburu-buru dalam Kesehariannya
-
Female Daily
Tasya Farasya dengan Makeup ala Victoria’s Secret Angels, Perpaduan Soft Glam dan High Glam
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Drakor Kim Ji Won 'Doctor X' Terancam Henti Tayang, Netizen Ajukan Petisi
-
Mommies Daily
Anak Mudah Menyerah saat Soal Sulit? Ini 5 Cara Membantu Anak Belajar Menghadapi Tantangan