Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Orang Baik yang Tak Lagi Mau Dimanfaatkan, Kerap Ucapkan 7 Kalimat Ini

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 04 Nov 2026 11:30 WIB

Ilustrasi menolak
Ilustrasi ciri orang baik yang tak lagi mau dimanfaatkan / Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Daftar Isi
Jakarta -

Orang yang dikenal baik hati sering kali rela meluangkan waktu, tenaga, bahkan mengesampingkan kepentingan pribadi demi membantu orang lain. Namun, sikap tulusnya bisa membuat mereka merasa lelah ketika terus dimanfaatkan tanpa menghargai batasan.

Seiring waktu, mereka pun menyadari pentingnya menghargai diri sendiri dengan berani berkata tidak. Mereka mulai menjaga energi, menetapkan batasan yang sehat, serta berhenti merasa bersalah saat memilih kepentingan pribadi.

Perubahan ini biasanya terlihat dari cara mereka berbicara dan menanggapi permintaan orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ada sejumlah kalimat yang kerap diucapkan ketika seseorang yang selama ini selalu mengalah akhirnya berani menolak perlakuan semena-mena dan tidak lagi membiarkan kebaikannya dimanfaatkan.

7 Kalimat yang sering diucapkan orang baik yang tak ingin lagi dimanfaatkan

Dilansir Your Tango, orang-orang yang sangat baik dan sudah tak ingin lagi dimanfaatkan cenderung mengucapkan beberapa kalimat berikut ini:

1. “Saya tidak bisa”

Orang yang lelah dimanfaatkan tidak lagi merasa harus mengesampingkan segalanya hanya karena seseorang membutuhkan sesuatu.

Mereka sadar bahwa waktu dan energinya juga penting, dan tidak harus selalu siap sedia untuk siapa pun.

2. “Aku tidak bisa terus melakukan semuanya”

Ketika seseorang sudah terlalu lama menjadi orang yang diandalkan semua orang, itu pertanda bahwa mereka sudah lelah memberi lebih banyak daripada menerima.

Setelah beberapa waktu, mereka mulai menyadari betapa mudahnya orang lain merasa nyaman membiarkan mereka menangani semua hal yang sulit.

3. “Aku tidak menyesali tindakanku”

Seseorang yang baik hati dan telah berhenti menyesali tindakannya menunjukkan bahwa mereka telah berhenti meragukan diri sendiri karena orang lain tidak senang dengan keputusannya.

Sekarang setelah mereka akhirnya membela diri, mereka tidak akan merasa buruk ketika orang lain tidak terbiasa dengan versinya yang ini.

Mereka bisa membedakan antara menyakiti dan mengecewakan seseorang yang justru diuntungkan oleh kemurahan hatinya.

4. “Aku butuh kamu menghargai waktuku”

Mereka mungkin sadar bahwa tidak harus menerima orang lain memperlakukan waktunya sebagai sesuatu yang tidak berharga.

Rasa hormat lebih dari sekadar tepat waktu atau menepati rencana. Itu berarti memprioritaskan komitmen mereka sendiri dan hal-hal yang lebih mereka sukai.

Mereka tidak mengharapkan semua orang mengikuti jadwalnya, tetapi mereka mengharapkan pertimbangan yang sama seperti yang mereka berikan kepada orang lain.

5. “Saya sudah melakukan apa yang saya bisa”

Di balik ucapan ini, terkandung rasa penerimaan. Mereka mengaku bahwa telah berusaha sebaik mungkin tanpa harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi setelahnya.

Alih-alih menguras tenaga untuk mengubah hasilnya, mereka belajar membiarkan orang lain mencari solusi untuk masalah mereka sendiri.

6. “Saya tidak merasa buruk karena mengatakan tidak”

Mengatakan tidak mungkin sulit bagi orang-orang yang sudah lelah menjadi pihak terus diandalkan.

Namun, sekarang mereka mengerti bahwa bisa menolak seseorang dan tetap memiliki hati nurani yang bersih.

Mereka tidak berutang penjelasan kepada siapa pun. Baginya, menjadi orang baik berarti memperlakukan orang lain dengan penuh pertimbangan, dan itu termasuk diri mereka sendiri.

7. “Saya butuh usaha yang sama sebagai balasannya”

Seseorang yang mulai meminta usaha yang sama seperti yang mereka berikan kepada orang lain cenderung lebih merasa bahwa mereka satu-satunya yang menjaga hubungan tetap hidup.

Bukan berarti mereka menginginkan tindakan besar atau perhatian terus-menerus, tetapi ingin merasa bahwa orang-orang di sekitarnya benar-benar ingin berada di sana.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang tak ingin lagi dimanfaatkan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda