HaiBunda

PARENTING

Dampak di Balik Tersebarnya Video Anak Nangis Saat Disuntik

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Selasa, 22 Aug 2017 11:07 WIB
Ilustrasi anak nangis saat disuntik/ Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Akhir-akhir ini, seiring pemberian vaksin Measles Rubella (MR) di pulau Jawa bulan Agustus untuk anak-anak sekolah, cukup banyak ya Bun kita lihat video anak nangis dan ketakutan saat akan disuntik yang disebarluaskan. Ada anak yang stay cool tapi ada juga yang nangis kejer sampai ketakutan. Kadang, kita pun dibuat tertawa olehnya. Hmm, tapi pernah nggak terpikirkan apa sih dampak menyebarkan video anak yang lagi ketakutan kayak gitu?

Soal ini, psikolog anak dari Tiga Generasi, Anastasia Satriyo M.Psi., Psikolog bilang untk video reaksi anak saat akan disuntik vaksin yang beredar di media sosial (medsos) sebenarnya nggak etis untuk diposting atau kita sebarkan. Kenapa sih?

"Soalnya belum tentu video itu diposting dan disebarkan seizin anaknya. Terus, video itu menunjukkan anaknya lagi dalam keadaan yang nggak baik-baik aja. Ya, dia kan lagi ketakutan, teriak," kata Anas waktu ngobrol sama HaiBunda.


Apalagi, seperti kita tahu, Bun. Apapun yang ada di dunia maya kan bakal terekam dan nggak hilang. Jadi, Anas bilang bayangin deh kalau 10-15 tahun lagi anak ini tahu dan lihat video apa yang dia lakukan pas mau disuntik, nangis kejer plus lari tunggang-langgang. Bukan nggak mungkin dia akan ngerasa nggak nyaman karena videonya pas saat itu diumbar, kan?

Baca juga: Reaksi Lucu si Kecil Saat Disuntik

Nggak cuma itu. Buat yang nonton video anak yang ketakutan pas mau disuntik, Anas bilang dari aspek otak (neuropsikologi), otak kita punya yang namanya mirror neuron. Mirror neuron ini bikin kita bisa ngerasain apa yang orang lain rasain. Misalnya nih, kalau kita lihat orang muntah-muntah, kita jadi ikutan enek.

Atau, kalau lihat orang dirambatin semut, kitanya ikutan gatal-gatal. Nah, kalau kita lihat video anak atau orang kesakitan pas mau disuntik, stres respons dari otak kita ikut aktif. Jadinya, walau kita cuma nonton, kita bisa jadi ikutan ngeri atau takut pas disuntik.

"Jadinya efeknya nggak bagus untuk diri kita karena kita ikut ketimpa ketakutannya juga. Ini yang disebut 'secondary trauma' di mana kita terdampak cuma karena liat aja dan nggak ngalamin hal itu langsung," kata Anas.

Apalagi anak, melihat video anak lain yang nangis ketakutan pas disuntik bisa aja bikin dia jadi ikut ketakutan waktu disuntik. Padahal, saat itu anak nggak mengalaminya langsung. Walau memang ya, Bun tiap anak berbeda. Reaksi mereka pas disuntik ada yang langsung takut dan jejeritan, tapi ada juga kok yang santai dan kalem-kalem aja.

Baca juga: Mahasiswa UGM Ciptakan Alat Ukur Gula Darah Tanpa Jarum Suntik

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK