HaiBunda

PARENTING

Cerita Bayi Prematur Berbobot 900 Gram dan Dirawat 135 Hari di NICU

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 26 Aug 2017 15:07 WIB
Ilustrasi bayi prematur/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat si kecil lahir prematur, sebagai orang tua, kita pasti berusaha melakukan yang terbaik keberlangsungan hidup si kecil. Ini juga, Bun yang dilakuka Rachel dan Bryan Lewis, Bun. Pasangan asal Dallas, Amerika Serikat ini memperjuangkan hidup anaknya yang lahir prematur selama 135 hari.

Setelah keguguran dua kali, Rachel dan Bryan menjalani terapi kesuburan hingga Rachel dinyatakan hamil. Pada 31 Maret lalu, saat usia kehamilannya 22 minggu 5 hari, ketuban Rachel pecah.

Baca juga: Gangguan Tidur Saat Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Prematur, Lho


"Saat itu juga saya harus bed rest selama 10 hari sebelum akhirnya dokter mau menginduksi kelahiran pada usia 24 minggu. Saat itu, putri saya, Lainey lahir dengan berat 900 gram dalam kondisi prematur," ujar Rachel dikutip dari ABC News.

Setelah lahir, Lainey menjalani tiga operasi. Operasi dilakukan di aorta (pembuluh darah terbesar di jantung), mata dan saluran pencernaan. Selama menjaga Lainey, Rachel dan Bryan mengaku benar-benar kewalahan, tapi mereka harus memperjuangkan Elaney sampai bisa pulang ke rumah.

"Jika diingat kembali, pengalaman ini sangat berat," ungkap Rachel. Akhirnya beberapa minggu yang lalu, pihak Medical City Children's Hospital di Dallas, mengabarkan kalau akhirnya Lainey bisa pulang setelah lebih dari 4 bulan dirawat.

Baca juga: Stimulasi Tepat untuk Bayi yang Lahir Prematur

"Kami merasa senang bisa merawat Lainey hingga akhirnya bisa pulang ke rumahnya dengan sehat," kata Bill Lee, CEO dari RS tempat Lainey dirawat.

Pada tanggal 22 Agustus kemarin, Lainey akhirnya pulang ke rumahnya di Richardson, Texas. Sang ayah mengaku deg-degan menggendong Lainey yang saat itu bobotnya sudah 4 kg.

Mengenai bayi prematur Bun, menurut dokter anak, dr Rinawati Rohsiswatmo SpA (K) bayi prematur merupakan penyumbang terbesar dari angka kematian bayi. Bayi prematur juga memiliki kemungkinan cacat fisik.

"Di Indonesia sendiri, bayi prematur masih menjadi masalah besar. Karena tahun 2010, Indonesia menempati peringkat ke lima negara dengan kasus kelahiran bayi prematur terbanyak di dunia," imbuh dr Rina, dikutip dari detikHealth.

Wah, Lainey. Kamu kuat sekali, Nak. Saat lahir beratmu hanya 900 gram dan harus menjalani tiga operasi, tapi Lainey bisa bertahan! (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK