HaiBunda

PARENTING

Yuk, Bun, Seru-seruan Face Painting Sama Anak

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Minggu, 10 Dec 2017 08:05 WIB
Yuk, Bun, Seru-seruan Face Painting Sama Anak / Foto: Radian Nyi S
Jakarta - Aktivitas coret-mencoret sama anak nggak cuma di kertas aja, Bun. Kayak orang dewasa, anak juga bisa nyoba face painting lho. Ya, kita coret-coretannya di wajah.

Kayak yang dilakukan beberapa guru dan staf di Wonder Works, Pejaten, Jakarta Selatan. Dalam rangka Dream Snow, mereka melukis wajah atau tangan anak-anak yang ikutan acara itu. Pastinya, kita nggak sembarangan dong ya melakukan face painting di wajah atau tangan anak.

"Yang pasti kita pakai cat-nya yang child friendly. Water based karena yang water based nggak berbahaya. Kalau yang kayak minyak gitu kita nggak pakai ya," kata salah satu guru yang mem-face painting anak-anak yang mau ikutan, Abby.


Motif yang ditawarkan Abby dan tim ada yang gampang ada yang rumit, Bun. Dari bunga. snowman, pohon cemara, ornamen natal, sampai karakter Olaf di kartun 'Frozen'. Tapi, buat orang tua yang mau face painting-an sama anak, nggak harus buat motif yang rumit dan perfect.

"Cuma coret-coret gitu aja nggak apa-apa. Yang penting kan have fun-nya. Jadi motif yang biasa aja juga nggak apa-apa," tambah Abby.

Karena water based, cat yang dipakai untuk face painting bisa gampang hilang kalau kena air. Jadi, kalau si kecil habis face painting-an, usahain jangan dekat-dekat air dulu ya, Bun. Biar awet nih gambarnya, he-he-he.

Dikutip dari Thought Co, supaya aman kita pilih cat yang memang khusus untuk face painting, Bun. Cat akrilik atau cat air baiknya nggak dipakai, Bun. Jangan lupa, perhatikan kebersihan alat yang dipakai buat melukis, termasuk palet dan kuas.

Soal face painting, Nazzila Hasibuan, manajer body and face painting profesional Dickspaint bilang pilih bahan sama produk yang berkualitas, Bun, sehingga nggak menimbulkan iritasi. Kuas yang dipakai juga baiknya kuas yang lembut dan nggak gampang rontok. Kayak kuas kanvas nggak bisa dipakai tuh, Bun karena terlalu kasar di kulit wajah.

"Kulit bisa gatal, merah dan iritasi jika sembarangan. Kalau ada gejala iritasi, segera hapus cat dari area yang diface painting," kata Nazilla dalam wawancara dengan detikHealth.
(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini

Mom's Life Tim HaiBunda

Cara Mengenali Rumah yang Disukai Cicak, Cek 4 Cirinya

Mom's Life Tim HaiBunda

Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang

Parenting Tim HaiBunda

Ayana Moon Jadi Muslimah Korea Pertama yang Kuliah di Oxford, Intip Potretnya Kini Berteman dengan Azka COC

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Julie Estelle, Stunning Bun

Kehamilan Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

15 Contoh Paragraf Singkat Berbagai Topik Berbahasa Indonesia

Sarapan dari Bapak hingga Waktu Spesial untuk Ibu, Frisian Flag Rayakan #TanggalMerahUntukIbu Bersama #BapakBapakFrisianFlag di Bandung

Cara Mengenali Rumah yang Disukai Cicak, Cek 4 Cirinya

Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini

Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK