parenting

Tips 'Menyapih' Anak dari Empeng

Radian Nyi Sukmasari Rabu, 28 Feb 2018 07:05 WIB
Tips 'Menyapih' Anak dari Empeng
Jakarta - Empeng memang bisa bikin anak tenang. Tapi, penggunaannya juga nggak baik kalau kelamaan ya, Bun. Sehingga, perlu banget kita menyapih anak dari empengnya senggaknya waktu mereka berumur 2 tahun.

Ya, soalnya kata dr Sandra Darmawan SpA dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dari umur 2 tahun baiknya anak udah mulai disapih dari pemakaian empeng. Sehingga, di umur 4 tahun anak bisa benar-benar lepas dari empengnya. Kalau nggak, bisa-bisa pemakaian empeng malah berisiko mengganggu pertumbuhan gigi anak, Bun.

Nah, kalau Bunda mau menyapih anak dari empengnya, beberapa tips ini bisa dicoba, Bun, seperti dirangkum HaiBunda dari berbagai sumber:


1. Kurangi Frekuensi, Ganti dengan Kegiatan Lain

Jelang tidur bisa jadi waktu anak ngempeng. Nah, untuk melatih anak lepas dari empengnya, kita bisa kurangi frekuensi pemakaian empeng. Misalnya, anak biasa pakai empeng saat tidur siang dan malam. Mulailah kita pangkas jatah ngempeng anak di siang hari. Jadi, ngempengnya pas di malam hari aja, Bun. Sebagai ganti ngempeng, kita bisa elus-elus punggung anak atau bacakan cerita.

"Bisa juga kita kasih sesuatu sebagai pengganti empeng anak misalnya boneka supaya anak merasa nyaman," kata dr Sandra.

2. Ceritakan Soal Peri Empeng

Seorang bunda bernama Liza bercerita soal cara dia menyapih anaknya memakai empeng. Jadi, si kecil dikasih tahu kalau sudah waktunya empeng yang dia pakai diserahkan ke peri empeng karena empeng itu nantinya dibutuhkan sama bayi-bayi lain.

Kalau anak udah mau memberikan empengnya, pasti ada hadiah dari peri empeng. Memang awalnya kita kayak bohongin si kecil ya, Bun. Tapi seiring bertambahnya umur anak, mereka bisa kok mengerti kenapa dia harus berhenti ngempeng.

3. Beri Contoh Anak yang Lain

Kalau kebetulan ada kerabat atau teman yang anaknya seumuran anak kita tapi dia sudah berhenti ngempeng, bisa lho, Bun, kita manfaatkan momen ini untuk memotivasi anak nggak ngempeng lagi. Contohnya aja yang terjadi pada Gempita Nora Marten atau Gempi. Jadi, suatu kali Gempi ikut bundanya Gisel syuting. Di sana ada anak teman Gisel yang umurnya sepantar Gempi dan udah nggak ngempeng.



"Setelah itu Gempi langsung bilang kalau dia juga udah nggak ngempeng kok kayak si kakak. Akhirnya beneran dia nggak ngempeng ya walaupun aku tahu dia agak cranky nyariin empengnya tapi aku salut dia tetap kekeuh nggak ngempeng. Aku sih bantu dia supaya merasa nyaman aja, ngajak dia main," kata Gisel.

4. Buat Empeng Jadi Nggak Menarik

Sepupu saya menerapkan trik ini untuk menyapih anaknya ngempeng, Bun. Jadi, dia menempelkan tepung di empeng si anak dan dibiarkan beberapa hari. Alhasil saat dikasih tahu ke anaknya yang umur 2,5 tahun, wujud empengnya jadi menggelikan, Bun. Si anak nggak mau lagi deh ngempeng.

"Tapi pas saya ajak ke supermarket, dia lihat empeng yang baru. Sempat minta belikan tapi saya bilang nanti lama-lama empengnya bakal jadi kayak punya dia yang lama. Emang sih saya jadi bohongin dia ya, tapi itu berhasil sih triknya. he-he-he," kata dia.

5 Maaf Nak, Bunda Harus Tegas

Kadang ketika cara halus sudah dilakukan supaya anak lepas dari empengnya dan nggak kunjung berhasil, ketegasan juga diperlukan ya, Bun. Jadi, kita tetapkan limit waktu kapan anak bisa pakai empeng. Ketika tiba waktunya, kita ambil empeng anak nggak peduli gimana cranky dan tantrumnya dia. Ingat, ketika anak nangis bahkan tantrum, jangan berikan empengnya lagi ya. Soalnya itu bisa bikin anak berpikir dengan menangis dia bisa mendapatkan kembali empengnya.

Selama anak merasa sedih empengnya diambil, kita bisa menenangkannya dan menghiburnya dengan kegiatan lain yang menyenangkan. Sehingga, anak bisa lupa dengan empengnya.

Kalau Bunda, punya trik apa untuk menyapih anak dari empengnya? Yuk bagikan tipsnya di kolom komentar, Bun.

(rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi