HaiBunda

PARENTING

Manfaat Belajar Jalan dengan Bertelanjang Kaki bagi Bayi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 11 Aug 2018 11:10 WIB
Manfaat Belajar Jalan dengan Bertelanjang Kaki bagi Bayi/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Belajar jalan dengan barefoot alias bertelanjang kaki terkadang menuai pro dan kontra. Namun, disebutkan ada manfaat ketika si kecil belajar jalan dengan telanjang kaki nih, Bun.

Menurut penelitian dari New Zealand, berjalan kaki dengan bertelanjang kaki malah bermanfaat untuk membuat struktur kaki bayi lebih baik. Para peneliti mengumpulkan informasi tentang kebiasaan memakai sepatu dari 714 anak laki-laki di area penduduk yang kaya raya di Auckland, Selandia Baru. Ternyata, 45 persen dari anak jarang memakai sepatu alias bertelanjang kaki saat belajar jalan.

Lalu, banyak dari anak-anak tadi mampu berlari 100 hingga 3.000 meter di permukaan jalan yang kasar tanpa alas kaki. Perbedaan struktur kaki antara anak yang jarang memakai sepatu dan anak yang biasanya pakai sepatu sebenarnya telah dijelaskan dalam penelitian sebelumnya. Penelitian itu menunjukkan anak yang memakai sepatu, bagian kaki depannya lebih ramping sehingga titik tumpunya berada di bagian tumit.


Sebaliknya, anak yang jarang memakai sepatu kaki depannya lebih lebar namun memiliki distribusi tekanan yang lebih merata ke arah tepi luar kaki, bukan di tumit. Alhasil anak yang sering berjalan dengan bertelanjang kaki bisa lari lebih cepat dan memiliki daya tahan lebih saat berlari.



"Tumit kaki sangat sensitif terhadap rasa sakit. Itu berarti ketika orang berjalan tanpa alas kaki mereka cenderung menghindari posisi mendarat bertumpu pada tumit dan malah bertumpu di pertengahan dan kaki depan. Ini memungkinkan area permukaan yang lebih luas untuk menyerap kekuatan," tulis Peter Francis, direktur kelompok penelitian ilmu muskuloskeletal di Leeds Beckett University, dikutip dari Independent.

Hasil dari penelitian yang dilakukan di Selandia Baru menunjukkan anak-anak dan remaja yang tumbuh besar dengan bertelanjang kaki saat belajar jalan tampak cukup kuat untuk berlari cepat dan dalam jarak yang jauh tanpa sepatu. Temuan ini dikombinasikan dengan tidak adanya bukti peran sepatu dalam pencegahan cedera. Maka dari itu, anak-anak disarankan menghabiskan waktu sebanyak mungkin tanpa alas kaki.

Meningkatnya ketersediaan sepatu bayi yang meniru struktur kaki (sepatu minimalis) dan memiliki bantalan kecil selain untuk menutupi kaki dapat membantu anak untuk bisa merasakan barefoot atau bertelanjang kaki. Jika Bunda memilih anak belajar jalan dengan bertelanjang kaki, pastikan juga kebersihan kaki anak saat masuk ke rumah dan pastinya area anak belajar jalan.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cut Off! 7 Ciri Kepribadian Orang yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Bikin Hidup Kacau

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Naka Anak Indah Permatasari & Arie Kriting, Cara Bicara Curi Perhatian Tuai Pujian

Parenting Nadhifa Fitrina

Ungkapan Hati Enno Lerian Banting Setir Jualan Puding

Mom's Life Amira Salsabila

Ketahui Penyebab & Gejala Hipertensi Paru pada Anak, Sering Tidak Disadari

Parenting Nadhifa Fitrina

Tren 'Quiet Vacationing' Muncul, Karyawan Liburan Diam-diam tanpa Bilang Atasan

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cut Off! 7 Ciri Kepribadian Orang yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Bikin Hidup Kacau

Potret Naka Anak Indah Permatasari & Arie Kriting, Cara Bicara Curi Perhatian Tuai Pujian

5 Bumbu Tongseng Instan yang Enak & Terbaik untuk Masak Daging Kambing

Tren 'Quiet Vacationing' Muncul, Karyawan Liburan Diam-diam tanpa Bilang Atasan

Ketahui Penyebab & Gejala Hipertensi Paru pada Anak, Sering Tidak Disadari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK