HaiBunda

PARENTING

Berawal dari Mencoba Sepatu Baru, Bocah 4 Tahun Ini Kena Sepsis

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Selasa, 04 Sep 2018 07:02 WIB
Berawal dari Mencoba Sepatu Baru, Bocah 4 Tahun Ini Kena Sepsis/ Foto: iStock
South Wales - Saat anak dibelikan sepatu baru lumrah banget jika mereka mencoba sepatu yang hendak dibeli. Hal ini juga yang dilakukan bocah 4 tahun bernama Sienna. Namun, siapa sangka berawal dari mencoba sepatu baru dia terkena sepsis, Bun.

Ibu Sienna, Jodie Thomas bercerita biasanya saat mencoba sepatu baru putrinya itu memakai kaus kaki. Namun karena saat itu cuaca panas Sienna cuma pakai sandal otomatis saat mencoba sepatu baru dia bertelanjang kaki. Sehari setelah membeli sepatu baru, Sienna menangis.

"Saya membawanya ke RS. Disebutkan Sienna mengalami infeksi. Dokter pun menggambar area yang terinfeksi namun kondisi kaki Sienna memburuk dan menyebar dari batas area tersebut. Suhu tubuhnya meningkat dan saya segera membawanya ke RS. Sienna diberi antibiotik dan untung saja kondisinya mulai membaik. Selama lima hari Sienna dirawat di RS," kata Jodie kepada The Sun.


Kala itu, disebutkan Sienna butuh operasi. Namun usaha dokter mengeluarkan nanah akibat infeksi di kaki Sienna plus memberinya antibiotik berhasil. Dokter mengatakan sepsis yang dialami Sienna berasal ketika gadis cilik ini mencoba sepatu. Saat itu, dicurigai ada luka terbuka pada kaki Sienna sehingga bakteri penyebab sepsis menginfeksinya.



"Untuk orang tua lain yang hendak membelikan anaknya sepatu, sebaiknya pakaikan mereka kaus kaki cadangan. Infeksi ini sudah dialami Sienna dan menyebar ke tubuhnya. Itu amat mengerikan," kata Jodie.

Dikutip dari News.com.au, Dr Ron Daniels, chief executive UK Sepsis Trust mengatakan kasus yang menimpa Sienna menunjukkan infeksi seperti sepsis bisa mengenai siapa saja. Ron percaya Sienna memiliki luka terbuka di kakinya saat mencoba sepatu.

"Kapanpun ada tanda infeksi, penting bagi masyarakat untuk mencari bantuan medis dan bertanya apakah ini sepsis. Kepedulian yang lebih baik bisa menyelamatkan ribuan nyawa," ujar Ron.

Kepada detikHealth, dr Aditya Suryansyah SpA mengatakan sepsis adalah gejala klinis dengan infeksi sistemik (infeksi aliran darah dan menyeluruh) dengan tanda seperti anak malas minum, lebih banyak tidur, bahkan kesadaran menurun, detak jantung meningkat, napas lebih cepat, sesak napas, muntah berulang, kembung, suhu badan menurun atau meningkat.

Penyebab sepsis adalah adanya bakteri dalam tubuh dan tubuh tidak mampu melawannya. Faktor terjadinya sepsis bermacam-macam yakni daya tahan tubuh anak kurang kemudian faktor lingkungan yang erat kaitannya dengan kebersihan.

"Dalam menangani sepsis dokter akan merawat dengan pemberian antibiotik yang sesuai dan pengobatan gejala klinis yang timbul, diharapkan setelah pengobatan yang baik, dan penanganan yang tepat, gejala sisa jarang ditemukan. Dan anak dapat tumbuh kembang seperti anak yang lain," kata dr Aditya.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna

Mom's Life Azhar Hanifah

Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak

Menyusui Annisa Karnesyia

Jarang Tersorot, Ini Potret Aishakyra Zara Anak Teuky Zacky yang Warisi Wajah Bule Ibunda

Parenting Amira Salsabila

Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter

Parenting Indah Ramadhani

Flamingo Era, Fase Perubahan 'Warna' Perempuan Pasca Melahirkan sampai Anak Beranjak Dewasa

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian

Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter

Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak

Flamingo Era, Fase Perubahan 'Warna' Perempuan Pasca Melahirkan sampai Anak Beranjak Dewasa

14 Drama Korea Lim Ji Yeon Terbaik Rating Tertinggi, Wajib Ditonton

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK