HaiBunda

PARENTING

3 Alasan Lingkungan Bermain Anak di Rumah Harus Bersih dan Sehat

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 29 Sep 2018 07:14 WIB
3 Alasan Lingkungan Bermain Anak di Rumah Harus Bersih dan Sehat/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak selalu senang untuk mengeksplorasi hal baru. Kalau kata ahli, untuk bisa mengeksplorasi hal baru maka tugas anak-anak adalah bermain. Nah, saat orang tua membiarkan anaknya bermain, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah lingkungan.

Berikut ini tiga alasan lingkungan bermain anak di rumah harus bersih dan sehat.

1. Kuman Ada di Mana-mana


Menurut dr Ariani Dewi widodo SpA(K) dari RSAB Harapan Kita, jangankan di luar, di rumah kita mengandung kuman. Paling banyak kuman yang ditemui berupa bakteri. Kuman-kuman tersebut bisa tersebar di udara, lantai bahkan dinding rumah.

"Empat bakteri merugikan yang paling sering ditemui adalah Salmonella typhii, Pseudomonas, Staphylococcus dan Streptococcus," kata dr Ariani di acara Opening Ceremony 'DULUX COLOUR STUDIO', Kidzania Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

2. Mencegah Anak Mudah Sakit

Batuk pilek biasa tapi kalau frekuensinya sering, maka kebersihan lingkungan rumah khususnya tempat bermain anak patut dipertanyakan, Bun. Kata dr Ariani, bakteri-bakteri merugikan tadi membawa endotoxin yakni racun yang menyebabkan anak sakit. Tentunya masing-masing bakteri menimbulkan gejala penyakit yang berbeda.

Alasan Lingkungan Bermain Anak di Rumah Harus Bersih dan Sehat/ Foto: Thinkstock




3. Kreativitas Anak Tidak Terbatasi

Harusnya anak-anak diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi sekitarnya secara bebas. Dari situ, kreativitasnya terasah dan imajinasinya semakin luas.

"Kebanyakan orang tua takut kotor, jadi membatasi pergerakan anaknya. Alhasil kreativitasnya malah terbatasi," kata dr Ariani.

Nah, kalau lingkungan bermain di rumah bersih, orang tua nggak bakal ragu membebaskan anaknya untuk bereksplorasi. Namun, perlu diingat Bun, nggak apa-apa kok sesekali anak bermain kotor-kotoran.

Direktur Riset New Engalnd Biolabs di Massachusetts, Dr Sir Richard John Roberts, menyampaikan manfaat anak bermain kotor-kotoran. Katanya, anak yang bermain kotor-kotoran itu akan membantu tubuhnya membangun sistem imun yang baik.

"Terlalu higienis, anak otomatis tidak terekspos lingkungan yang kotor dan itu membuat imunitasnya tidak terbentuk. Dengan kata lain, sistem imun anak prematur," kata Richard dikutip dari detikcom.

(aci/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bunda Tidur Jam Berapa? Ternyata Jam Tidur Ideal Menurut Gen Z, Milenial, Gen X, dan Boomers Beda Jauh

Mom's Life Amira Salsabila

7 Resep MPASI Olahan Tahu untuk Menu Makan Bayi 7 Bulan ke Atas

Parenting Kinan

Eks Member T-ara Soyeon Umumkan Tengah Hamil saat Rayakan Ultah Pernikahan Ke-4

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Potret Keseruan Shireen Sungkar & Teuku Wisnu Liburan Bareng Anak-anak di Shanghai

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Anak yang Dibesarkan Orang Tua Otoriter dari Ucapan Sehari-hari

Parenting Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bunda Tidur Jam Berapa? Ternyata Jam Tidur Ideal Menurut Gen Z, Milenial, Gen X, dan Boomers Beda Jauh

7 Resep MPASI Olahan Tahu untuk Menu Makan Bayi 7 Bulan ke Atas

Eks Member T-ara Soyeon Umumkan Tengah Hamil saat Rayakan Ultah Pernikahan Ke-4

Potret Keseruan Shireen Sungkar & Teuku Wisnu Liburan Bareng Anak-anak di Shanghai

Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Cumi? Ini Faktanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK