kehamilan
Jerman Bakal Evakuasi Ibu Hamil & Anak yang Terjebak di Konflik Timur Tengah
HaiBunda
Kamis, 05 Mar 2026 18:50 WIB
Konflik di Timur Tengah masih memanas. Banyak negara kini mulai melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan warganya yang terjebak di tengah konflik ini, Bunda. Salah satunya adalah negara Jerman.
Dilansir laman DPA International, pemerintah Jerman sedang bersiap untuk mengevakuasi warga negaranya yang rentan dan terjebak akibat konflik di Timur Tengah. Ini termasuk anak-anak, orang sakit, dan ibu hamil.
Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, mengatakan bahwa pihaknya sedang berdiskusi dengan maskapai penerbangan Lufthansa, grup perjalanan TUI, dan German Travel Association, untuk membantu kepulangan warga negara Jerman di daerah konflik. Menurut Wadephul, Lufthansa memiliki kemampuan untuk membawa pulang warga Jerman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki tujuan bersama: kami ingin membantu warga Jerman pulang ke rumah," kata Wadephul dalam konferensi pers, Senin (2/3/26).
Jerman memilikirkan untuk melakukan evakuasi dengan jalur udara melalui pesawat, Bunda. Pesawat-pesawat tersebut akan dikirim ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dan Muscat di Oman.
"Kita harus melihat siapa yang bisa kita bawa bersama kita," ungkap Wadephul, dikutip dari Market Screener.
Maskapai Lufthansa sendiri telah memberikan rincian tentang evakuasi yang direncanakan atas nama pemerintah melalui jet Airbus A340-300, yang dijadwalkan membawa orang-orang pulang pada malam hari dari Rabu hingga Kamis. Dalam konfigurasi Lufthansa, pesawat tersebut memiliki 279 kursi penumpang. Namun, Wadephul menolak untuk menyebutkan berapa banyak penumpang yang dapat berada di dalam pesawat.
"Kita harus mempertimbangkan siapa sebenarnya yang ada di sana," kata Wadephul.
"Tetapi tentu saja, itu juga bergantung pada siapa yang dapat mengatur perjalanan darat ini, dan siapa yang dapat mengatur kendaraan."
Perlu diketahui, diperkirakan hingga 30.000 wisatawan dari agen perjalanan Jerman terdampak oleh konflik di Timur Tengah, yang dimulai dengan serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. Negara Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di negara-negara Timur Tengah, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman sebelumnya mengatakan bahwa evakuasi akan menjadi 'upaya terakhir' yang dilakukan untuk melindungi warga negara. Sementara menurut Wadephul, Kementerian Luar Negeri Jerman akan mengirim tim dukungan krisis ke Muscat, Doha, dan Dubai, sementara tim lainnya sedang menyelidiki situasi di perbatasan.
Warga negara Jerman juga didorong untuk menyeberangi perbatasan ke negara-negara seperti Oman dan Arab Saudi yang wilayah udaranya masih terbuka. Sebuah tim dari Kedutaan Besar Jerman di Kairo juga membantu proses penyeberangan perbatasan dari Israel.
"Saya optimis bahwa kita akan membuat kemajuan dalam beberapa hari mendatang," kata Wadephul.
Dampak konflik Timur Tengah pada ibu hamil dan anak-anak
Dikutip dari NDTV, situasi konflik AS-Israel dengan Iran terus menimbulkan dampak buruk pada sistem perawatan kesehatan dan kesehatan masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah krisis kesehatan mental akibat konflik ini, Bunda.
Ledakan, pengungsian, dan ancaman konstan dapat menyebabkan trauma psikologis, termasuk gangguan stres akut, PTSD, kecemasan, dan depresi yang memengaruhi 30-50 persen populasi yang terpapar. Warga sipil mengalami masalah kurang tidur kronis, kewaspadaan berlebihan, dan kesedihan.
Para lansia, anak-anak, perempuan, dan kaum miskin menanggung beban yang tidak proporsional dalam situasi perang. Anak-anak mungkin akan menunjukkan agresi dan keterlambatan perkembangan karena masalah nutrisi.
Di sisi lain, ibu hamil juga dapat menderita akibat konflik, yang meningkatkan angka kematian ibu. Demikian berita dari negara Jerman yang berencana akan melakukan evakuasi ke warganya yang terjebak konflik Timur Tengah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
14 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Sering Tidak Disadari
Kehamilan
Cerita YouTuber Papua Melahirkan Ditemani Suami Bule, Sempat Pingsan & Diinfus
Kehamilan
10 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Perlu Bunda Tahu
Kehamilan
10 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester 1
Kehamilan
14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan
5 Foto
Kehamilan
7 Potret Kehamilan Kedua Dinda Hauw, Shaka bakal Punya Adik Perempuan Nih
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Perjuangan 50 Ribu Ibu Hamil di Gaza Palestina, 5.500 di Antaranya Segera Melahirkan
Pilunya Ibu Hamil di Gaza, Operasi Tanpa Anastesi hingga Lahirkan Bayi Prematur
Kisah Pilu Bunda di Gaza Alami Malnutrisi saat Hamil karena Dampak Genosida