HaiBunda

PARENTING

Perhatikan Hal Ini Saat Membersihkan Telinga Anak, Bun

Amelia Sewaka & Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Selasa, 02 Oct 2018 18:35 WIB
Perhatikan Hal Ini Saat Membersihkan Telinga Anak, Bun/Foto: thinkstock
Jakarta - Kebersihan telinga merupakan hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan indera pendengaran, terutama pada anak. Namun, membersihkan telinga anak nggak bisa sembarangan lho, Bun. Ada beberapa hal yang mesti kita ketahui.

Menurut dr Hazrul Lutfi Hamid SpTHT-KL dari RS YPK Mandiri, prinispnya sebelum orang tua membersihkan telinga anak mesti melihat dulu ukuran telinga anak seberapa besar. Hal lain yang mesti diperhatikan adalah membersihkan telinga anak cukup sampai sepertiga bagian luar.

"Karena, kalau maksa membersihkan telinga anak sampai sepertiga tengah apalagi sepertiga dalam bisa menimbulkan sakit. Kulit telinga bagian dalam dan tengah itu lebih lunak jadi berisiko iritasi dan lecet. Cukup sepertiga luar, kalau kotoran sudah kelihatan dari luar segera ambil tindakan untuk bersihkan dengan cotton bud yang sesuai ukuran telinga anak," papar dr Hazrul di tengah media visit di RS YPK Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat baru-baru ini.



Namun saat terlihat banyak kotoran di bagian dalam, dr Hazrul menyarankan, daripada berisiko lebih baik bawa anak ke dokter THT. Biasanya, telinga anak diberi cairan yang melunakkan, pembersih dalam bentuk karbogliserin atau obat tetes telinga yang berfungsi sebagai pelembap dan zat yang melunakkan.

"Setelah kotoran lunak, oksigen bekerja melepaskan kotoran lalu kita pasang mulut suction untuk menyedot kotoran tersebut. Disarankan, untuk membersihkan telinga anak bagian dalam ke ahlinya 4 hingga 6 bulan atau paling lama setahun sekali," tutup dr Hazrul.

Cara membersihkan telinga anak ini senada dengan apa yang dikatakan dr Darnila Fachruddin, SpTHT-KL dari RS THT Bedah Prof Nizar, Jakarta. Kata dr Darnila boleh saja menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga anak, namun tetap harus orang tua yang melakukan.

Sebab jika anak diberi cotton bud atau mungkin ia menemukan cotton bud lalu memakainya sendiri, dikhawatirkan akan masuk terlalu dalam dan mengakibatkan luka di gendang telinga.

"Sebaiknya gunakan cotton bud hanya pada pintu telinga saja dan jangan sampai masuk ke dalam. Dari anak kecil sampai kakek nenek baiknya juga jangan terlalu sering menggunakan cotton bud," tutur dr Darnila dikutip dari detikcom.

Pastikan juga orang tua memprhatikan tempat meletakkan cotton bud. Jangan letakkan cotton bud di tempat yang mudah dijangkau anak-anak.

(aml/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

WhatsApp Diblokir? Begini Cara Mengeceknya Tanpa Kirim Chat

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bingung TK B Umur Berapa? Ini Jawaban Lengkapnya untuk Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

Mom's Life Amira Salsabila

Fakta Kasus Perempuan Disiksa Selama 3 Th di Bandung, Pelaku Kini Diburu Melanie Subono Hingga Denny Sumargo

Mom's Life Amira Salsabila

7 Kalimat "Baik" yang Ternyata Bisa Memicu Kecemasan untuk Anak Tanpa Disadari Menurut Psikolo

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Rayakan Hari Ayah, Foto Pangeran William hingga Harry Bareng Anak-anak Jadi Sorotan

Perubahan Hormon Kehamilan Bisa Memperparah Gejala ADHD pada Perempuan? Ini Hasil Studi

Bingung TK B Umur Berapa? Ini Jawaban Lengkapnya untuk Orang Tua

WhatsApp Diblokir? Begini Cara Mengeceknya Tanpa Kirim Chat

7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK