HaiBunda

PARENTING

Upaya Mencegah Kanker pada Anak dengan 'Cerdik'

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Selasa, 16 Oct 2018 16:29 WIB
Tips Cegah Kanker pada Anak dengan 'Cerdik' (Foto: iStock)
Jakarta - Mendengar kata kanker pada anak pasti sudah membuat jantung berdegup ya, Bun? Apalagi jika anak kita yang terkena penyakit ini. Tapi ada nggak sih, cara mencegahnya?

Penemuan dini kasus kanker anak merupakan kunci keberhasilan pengendalian kanker pada anak. Menurut dr Cut Putri Arianie, MH. Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, orang tua maupun petugas kesehatan diharapkan dapat mendiagnosa kanker pada stadium awal, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai tingkat fasilitas kesehatan rujukan.

"Anak mungkin tidak bisa terkonkret menyatakan keluhannya, tapi kita harus waspada melihat gejala kanker tersebut pada anak. Nah, langsung sebisa mungkin bawa anak ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan," ujar dr Cut Putri di sela-sela diskusi 'Kenali Gejala Dini Kanker pada Anak' di Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2019).




dr Cut Putri juga menjelaskan bahwa sebenarnya penyakit tidak menular ini sangat mudah dicegah, tetapi sangat sulit dilakukan. Misal mencegah untuk tidak merokok, melakukan olahraga rutin, atau menjaga asupan gula, garam, dan lemak. Hal-hal ini tanpa kita sadari berat untuk dilakukan.

"Bisa enggak kita cegah orang merokok, sepanjang akses membeli rokok itu mudah? Atau olahraga, mudah enggak? Kita sulit mengerjakannya. Kemudian asupan gula, garam, lemak, udah kita jaga belum itu?" tutur dr Cut Putri.

Sejatinya merokok adalah penyebab general tumbuhnya kanker, Bun. Nah, anak pun diupayakan untuk tidak terpapar asap rokok sebagai upaya pencegahan. Intinya, jika tidak mengubah perilaku kita, maka upaya pencegahan pun akan sulit dilakukan.



Nah, selain perilaku tersebut, Cut Putri mengenalkan Bunda untuk mulai mengajarkan perilaku cerdik pada anak sejak masa kanak-kanak. Apa sih Bun cerdik itu?

a. Cek Kesehatan secara berkala
b. Enyahkan asap rokok dengan menghindari paparan asap rokok
c. Rajin aktifitas fisik
d. Diet sehat dan seimbang
e. Istirahat cukup
f. Kelola stres

Nah, Bun karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. dr Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K), MHA dari Rumah Sakit Kanker Dharmais berpendapat bahwa kanker pada anak-anak sebenarnya sulit dan hampir nggak bisa dicegah. Namun masih ada upaya yang bisa dilakukan.
"Seorang ibu bisa mengupayakan agar bayinya tumbuh menjadi anak sehat sehingga nanti dewasa nggak terkena kanker. Untuk bayi baru lahir perlu diberikan ASI, karena ada penelitian 30 persen anak ASI terlindungi dari leukemia (kanker darah). Ekslusif selama enam bulan, lalu MPASI dan ASI sampai usia dua tahun," ujar dr Edi.
(nwy/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK