HaiBunda

PARENTING

3 Cara Ayah Lekatkan Diri dengan Anak

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 04 Nov 2018 08:06 WIB
3 Cara Ayah Lekatkan Diri dengan Anak (Foto: Istock)
Jakarta - Kita tahu, ayah sibuk dengan pekerjaannya. Tetapi bukan berarti ayah melepas tanggung jawabnya begitu saja, apalagi terhadap anak. Ayah sebisa mungkin harus lekat dengan anaknya. 3 Tips ini bantu ayah lekatkan diri dengan anak.

Menurut Tata Sudrajat, Direktur YSTC (Yayasan Sayangi Tunas Cilik) mitra Save the Children, antara anak dan orang tua itu harus diciptakan kelekatan, bukan hanya kedekatan. Kalau dekat itu ada jarak, kalau lekat itu lebih menyatu.

"Kelekatan itu sebenarnya tercipta di 3 tahun pertama anak. Prosesnya ketika seorang bayi lahir, bagaimana orang tua menyediakan respons untuk setiap stimulus yang diberikan anak," kata Tata di Tangerang, baru-baru ini.




Tata menerangkan, dari proses kelekatan ini, yang diharapkan adalah konsistensinya. Tetapi pada kenyataannya tidak setiap stimulus aksi itu direspons secara konsisten. Secara psikologis, hal ini dapat menjadikan bayi bimbang dan kelak tumbuh menjadi seorang yang ragu.

"Kondisi lebih berat bila stimulus itu tidak direspons sama sekali atau bahkan direspons dengan kekerasan dan dimarahi. Nah itu bisa menjadi sangat tidak baik untuk masa perkembangannya nanti," tutur Tata.

Lebih lanjut Tata memaparkan bahwa ayah sangat berperan penting dalam pengasuhan anak. Berapa lama waktu yang harus dihabiskan ayah untuk mengasuh anaknya tidak bisa dihitung. Walaupun terkadang ayah memiliki waktu yang terbatas, namun jika dilakukan dengan cara yang pas, itu sangat berguna untuk anak.

"Jadilah orang tua ketika anakmu kecil, tetapi jadilah teman bagi anakmu ketika anakmu sudah remaja," ucap Tata.

Lebih jelasnya, Tata memberikan 3 tips untuk ayah agar bisa melekatkan diri dengan anaknya.



1. Beri respons

Ayah harus merespons ketika anak menginginkan sesuatu. Yang sering terjadi, kadang ketika anak sudah beranjak remaja, dia sudah memiliki dunia sendiri dan mulai jarang berkomunikasi dengan orang tua. Tetapi begitu anak berkomunikasi, itu harus segera direspons.

"Salah satu teori perkembangan anak sekarang, bahwa anak akan menjadi ahli untuk kehidupannya. Tapi ketika dia sudah minta pertolongan pada orang tua, berarti dia sudah tidak mampu, nah pada saat itu momen untuk orang tua segera menjawab dan merespons," kata Tata.

3 Cara Ayah Lekatkan Diri dengan Anak (Foto: iStock)


2. Buat kesepakatan

Buat kesepakatan untuk mengatur bagaimana peran orang tua dalam keluarga. Misal, ayah harus menyediakan waktu untuk mengantar anak ke sekolah, les, atau kursus, juga membelikan sesuatu ketika dia butuh. Hal itu harus dilakukan secara konsisten.

3. Meluangkan waktu bersama

Walaupun ayah sibuk, tetapi ayah harus tetap menyisihkan waktu untuk keluarga, seperti pergi rekreasi bersama. Ini tidak mesti pergi ke tempat yang jauh, karena yang terpenting adalah melakukan kegiatan bersama, bukan lokasinya. (nwy/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK