HaiBunda

PARENTING

Liburan Bareng ke Bali, Cara Co-Parenting Gading & Gisel Demi Gempi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Rabu, 27 Mar 2019 06:58 WIB
Liburan Bareng ke Bali, Cara Co-Parenting Gading & Gisel Demi Gempi/ Foto: (@gadiiing/Instagram)
Jakarta - Gading Marten dan Gisella Anastasia sepakat untuk akur mengurus Gempi, usai bercerai beberapa waktu lalu. Meski pasangan suami istri berpisah, namun hubungan dengan anaknya tak akan pernah berakhir. Keduanya berkomitmen menjadi orang tua sekaligus pendukung terbaik untuk putri tercintanya.

Baru-baru ini, Gading dan Gisel mengajak Gempi liburan ke Bali. Liburan kali ini jadi cara Gading dan Gisel melakukan co-parenting untuk Gempi. Dalam beberapa Instagram Stories, tampak Gempi bertingkah lucu dan bahagia menikmati

Gading juga mengunggah video bertiga, lalu menulis caption yang cukup menohok para warganet yang pernah berkomentar tentang rumah tangganya.

"Always Happy. Kitanya baik baik tapi orang- orang sama media yang ribut sendiri. Mind your own business, get a life and be happy.." tulis Gading Marten di akun Instagram-ya, @gadiiing.

Gisel pun enggak ketinggalan, ia mengunggah foto Gempi dengan caption yang bikin terharu. Gisel berterima kasih sekaligus meminta maaf pada Gempi karena belum bisa jadi orang tua yang sempurna.

"Pretty Gempi. Happy selalu ya nak.. I'll do the best that I can do dalam keadaan sekarang ini.Terima kasih sudah menjadi harta yang sangat berharga. Maafkan mama yang tidak sempurna tapi cinta mama luar biasa," tulis Gisel di akun Instagram-nya @gisel_la.



Hiks, bikin haru ya, Bun. Christine Carter PhD, sosiolog dan pengajar di UC Berkeley's Greater Good Science Center mengatakan, pada awalnya perpisahan orang tua akan terasa snagat menyakitkan untuk anak-anak. Saling memberi waktu untuk menerima keadaan merupakan cara terbaik untuk anak dan orang tua itu sendiri.

Untuk membuat anak kembali ceria, orang tua bisa mengatur jadwal kegiatan yang menyenangkan dengan anak. Misalnya berolahraga atau melakukan hobi.

"Ketika anak-anak bersama mantan suami atau istri, jangan mengacaukan acara bahagia mereka. Sebaliknya, cari cara untuk melihat mereka tanpa mengganggu. Kemudian, kehadiran teman-teman atau saudara orang tua sangat penting untuk anak," kata Christine.

Mantan pasangan suami istri harus berbicara dengan satu sama lain dan harus belajar memecahkan masalah bersama jika ada salah paham dan berkaitan dengan anak. Kata Christine, kedua orang tua harus tetap fokus pada tujuan bersamanya yakni selalu ada untuk anak mereka.

[Gambas:Video 20detik]


(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Potret Cantik Hesti Purwadinata dan Ayu Ting Ting Kenakan Busana ala Dracin

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Makanan Ultraproses (UPF) Terbukti Ganggu Kesuburan dan Pertumbuhan Embrio

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

Makanan Ultraproses (UPF) Terbukti Ganggu Kesuburan dan Pertumbuhan Embrio

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK