HaiBunda

PARENTING

Memahami Alasan Anak Yuni Shara Tak Setuju Ibunya Menikah Lagi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 01 Jul 2019 07:04 WIB
Memahami Alasan Anak Yuni Shara Tak Setuju Ibunya Menikah Lagi/ Foto: Instagram @yunishara36
Jakarta - Bagi Yuni Shara, menikah lagi bukan perkara mudah. Dua kali gagal membina rumah tangga, membuat kakak Krisdayanti itu harus berpikir ulang soal membina rumah tangga kembali.

Apalagi, kini Yuni sudah memiliki dua anak, Cavin Obrient Salomo Siahaan (15) dan Cello Obient Siahaan (14). Menurut Yuni, pendapat dan izin sang anak baginya dalam memutuskan untuk menikah lagi.

Tapi sayangnya, kedua anak Yuni kurang mengizinkannya, Bun. Itulah mengapa Yuni akhirnya memutuskan tak menikah lagi dan mencari kesibukan lain di dunia bisnis.


"Kebetulan anak-anak saya juga kurang mengizinkan saya untuk berpasangan juga. Jadi akhirnya saya lebih sibuk bekerja. Ada tender, ada online dua. Cukup sibuk lah," kata Yuni, dikutip dari detikcom.

Selain karena anak-anaknya yang posesif, alasan Cavin dan Cello tak mengizinkan adalah usia sang ibu. Menurut mereka, wanita 47 tahun itu sudah tak perlu pasangan lagi.

"Ah bunda sudah tua jadi enggak perlu," ujar pelantun lagu Desember Kelabu itu.

"Ya dari dulu begitu (posesif). Makanya ibunya sendiri terus," sambungnya.

Memahami Alasan Anak Yuni Shara Tak Setuju Ibunya Menikah Lagi/ Foto: Instagram @yunishara36

Menikah lagi saat sudah memiliki anak memang enggak mudah, Bun. Pada beberapa kasus, anak mungkin tidak mengizinkan atau menolak orang tuanya menikah lagi.

Kata psikolog perkawinan dan keluarga di Klinik Rumah Hati, Wulan Ayu Ramadhani, M.Psi, jika anak menolak, anggap saja ini sebagai proses dia dalam menyesuaikan diri terhadap situasi yang baru. Dekat dengan orang baru tentu saja membutuhkan waktu, sama seperti Bunda juga membutuhkan waktu untuk dekat dengan pasangan baru.

Jika Bunda sudah punya calon pasangan, bisa dekatkan anak dengan dia berulang kali. Jangan puas dengan jalan sesekali, karena bisa saja momen-momen selanjutnya yang membuat mereka dekat.

"Secara berkala, tanyakan perasaan dan pikiran anak mengenai 'teman' Anda, dan bagaimana perasaan ia terhadap Anda. Terkadang, masalah bukan terletak pada 'teman' Anda, tetapi bisa juga bagaimana Anda bersikap terhadap anak setelah Anda memiliki 'teman' baru," kata Wulan, mengutip detikcom.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK