HaiBunda

PARENTING

Ringgo Agus Biasakan Diri Bangun Pagi demi Antar Anak ke Sekolah

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 18 Aug 2019 16:00 WIB
Ringgo Agus Biasakan Diri Bangun Pagi demi Antar Anak ke Sekolah/ Foto: ringgo agus rahman
Jakarta - Tugas aktor Ringgo Agus Rahman menjadi ayah kini 'naik level', anaknya, Bjorka kini mulai bersekolah. Meski baru sebulan masuk, Ringgo bercerita ia mulai membiasakan diri untuk bangun pagi. Ini karena Ringgo harus mengantar anak ke sekolah.

"Anak gue sebulanan ini kan baru masuk sekolah, jadi lagi sibuk nganter anak saja," ujar Ringgo dikutip dari InsertLive.

Ia mewajibkan dirinya bangun lebih awal karena untuk membangunkan anaknya. Padahal, sebelumnya ia mengaku sering bangun siang karena suka begadang.

"Belajar lagi ritme baru, mulai sekarang jadi orang yang bangun selalu pagi buat bangunin anak gue, nyuruh dia mandi yang kadang dia enggak mau, nyuruh sekolah yang kadang dia enggak mau juga," ungkapnya.


Bahkan, untuk membujuk sang anak, Ringgo terkadang harus terpaksa berbohong. "Jadinya harus gue bujuk, ngeluarin skill bohong gue yang udah terlatih selama puluhan tahun ini," ujar Ringgo.
Ringgo Agus Rahman dan Bjorka/ / Foto: iStock
Terkait hal yang dialami Ringgo, pastinya setiap orang tua ingin anaknya memiliki kepribadian yang baik, seperti menjadi mandiri dan disiplin hingga mereka beranjak dewasa. Tentunya sifat semacam itu enggak akan muncul dengan sendirinya, namun harus ditanamkan sejak dini.

Maka dari itu, orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Psikolog anak, Novita Tandry bilang, orang tua harus memberikan contoh yang baik agar diikuti dan dijadikan suatu kebiasaan yang dibawa hingga dewasa.

"Kita tidak bisa mengajarkan apa yang tidak kita punya. Bila kita mengajarkan anak disiplin, ya kita harus disiplin," kata Novita dikutip dari detikcom.

Menjadi role model bagi anak tidaklah sulit, Novita memberikan contoh pada saat makan. Ia menyarankan agar membiasakan anak untuk makan bersama dengan seluruh anggota keluarga sejak kecil. Selain dapat membangun hubungan komunikasi yang lebih kuat, anak juga dapat mencontoh kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orang tua saat sedang makan.

"Kalau ayah dan ibunya makan dengan mangkuk besar dan porsi besar, itu bisa diturunkan di keluarga dan diikuti oleh anaknya," ujar Novita.

Pada saat itulah fungsi dari diterapkannya contoh-contoh teladan oleh orang tua dapat diserap dan diingat oleh anak. Untuk itu Bunda dan Ayah perlu jadi role model yang baik untuk anak.

Simak juga cerita Ringgo Agus Rahman dan Sabai Dieter Morscheck tentang keinginannya tambah momongan.

[Gambas:Video Insertlive]

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK