parenting

Viral Kisah Cinta Mengharukan 2 Remaja Down Syndrome

Radian Nyi Sukmasari Selasa, 01 Oct 2019 06:57 WIB
Viral Kisah Cinta Mengharukan 2 Remaja Down Syndrome
Jakarta - Kisah kasih dua remaja yang satu sekolah ini jadi viral. Ya, ketika dua sejoli yang sama-sama down syndrome menunjukkan kasih sayang mendalam.

Adalah si remaja putri yang bernama Saris Marie Garcia. Saat menjadi cheerleader dalam pertandingan sepakbola. Kekasih Garcia, David Cowan menghampiri Garcia sambil membawa bunga, balon, dan sebuah tulisan.

"Maukah kamu jadi sinar matahariku di salah satu acara sekolah?" demikian tulis pesan Cowan di poster tersebut.


Garcia langsung bilang 'iya' dan dua sejoli ini berpelukan. Erat dan hangat, momen ini bikin para siswa yang hadir bertepuk tangan dengan riuhnya. Video Garcia dan Cowen dibagikan di Facebook dan sudah dilihat lebih dari 3,3 juta kali dan dibagikan oleh lebih dari 64 ribu orang.



"So sweet banget sih. Mengingatkan aku pada pasangan yang pernah bekerja denganku," kata salah satu netizen. Sedangkan, netizen lain bilang Garcia dan Cowen amat luar biasa dan dia mendoakan supaya acara sekolah mereka menyenangkan.

Bicara soal down syndro, dr.Yuslam Edi Fidianto, Sp.OG dari Mayapada Healthcare Jakarta Selatan bilang Down Syndrome adalah kelainan fisik dan mental pada bayi atau anak yang disebabkan faktor genetik atau kelainan kromosom. Bayi yang dikandung memiliki kromosom 21, baik salinan penuh maupun sebagian. Pemeriksaan untuk down syndrome sudah bisa dilakukan pada usia kehamilan 11 - 13 minggu, Bunda.

Nah, yang perlu diketahui para orang tua, tidak semua kasus down syndrome tergolong jenis kasus yang berat. Ada juga yang digolongkan dokter sebagai down syndrome dengan kasus dampak yang minor. Dalam artian, anak dengan down syndrome cenderung mempunyai kelainan organ dalam atau memiliki cacat bawaan.



"Hal lain yang perlu Bunda ketahui adalah kebanyakan anak down syndrome, genetalianya tidak berkembang maksimal (tidak akil balik, ukuran penis kecil, dan tidak haid). Namun, ada juga yang mengalami haid. Namun, hal ini tidak bisa dipastikan apabila tidak diperiksa secara langsung. Perlu Ayah dan Bunda ketahui pula, apabila ayah atau ibu ada yang membawa sifat kromosom down syndrome, kemungkinan besar anak lebih berisiko down syndrome," papar Yuslam.

Lihat kisah Aryo Wahab saat berperan jadi ayah seorang anak down syndrome di video berikut.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi