parenting

Gara-gara Gambar Ular di Baju, Anak Ini Tak Boleh Masuk Pesawat

Asri Ediyati Senin, 30 Dec 2019 08:02 WIB
Gara-gara Gambar Ular di Baju, Anak Ini Tak Boleh Masuk Pesawat
Jakarta - Ular hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Nah, kali ini masih berhubungan dengan ular namun ceritanya berasal dari luar negeri. Kejadiannya bisa dibilang sama sekali tak menyeramkan melainkan konyol. Seorang anak tak boleh masuk pesawat karena pakai kaus gambar ular.

Bocah 10 tahun asal Wellington, Selandia Baru bernama Stevie Lucas terpaksa harus melepas kausnya di depan pemeriksaan. Ia membalikkan bajunya sebelum naik pesawat di Afrika Selatan. Kejadian tersebut terjadi pada 17 Desember 2019.


Stevie bersama keluarganya dihentikan di gerbang keamanan di Bandara Thambo ketika staf memintanya untuk melepas kaus bergambar ular tersebut. Kaus tersebut rupanya menyinggung warna kulit hitam, dengan gambar ular hijau yang menutupi bahunya.


"Ibu Stevie, Marga Lucas, mengatakan kepada anaknya untuk segera membalikkan kausnya agar tidak berkonfrontasi dengan petugas keamanan," kata juru bicara keluarga, Kobus Rudolph mengatakan kepada media, dilansir New Zealand Herald.
Anak pakai baju gambar ularAnak pakai baju gambar ular/ Foto: Istimewa
Keluarga itu telah mengirim email ke Perusahaan Bandara Afrika Selatan (Acsa) dan diberi tahu perusahaan itu mencari kejelasan lebih lanjut tentang alasan aturan pakaian itu. Stevie dan orangtuanya Marga dan Steve sedang berlibur di Pretoria dan menuju George untuk mengunjungi kakek-neneknya.

Netwerk 24 melaporkan, alasan Stevie memakai kaus tak lain karena mewarisi kecintaannya pada ular dari ayahnya, dan bahwa mereka sering mengunjungi toko hewan peliharaan untuk melihat reptil, laba-laba, dan serangga saat di Afrika Selatan.


Juru bicara bandara Betty Maloka mengkonfirmasi bahwa rekaman CCTV menunjukkan Stevie melepas kausnya dan membalikkannya. Petugas keamanan yang bertugas memberi tahu Marga Lucas mainan ular dan sablonan tidak diizinkan. Aturan untuk barang-barang terlarang ditetapkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional.

"Petugas keamanan memiliki hak untuk memutuskan apakah suatu benda dapat membahayakan sesama penumpang atau awak dengan menimbulkan kecemasan," kata Betty Maloka.

Simak juga video tentang Melaney Ricardo 

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi