HaiBunda

PARENTING

Saat Anak Tanya Kenapa Corona Sebabkan Kematian, Begini Jawabnya

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 22 Mar 2020 12:43 WIB
Ilustrasi anak bertanya soal virus Corona/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta - Anak-anak itu suka memberi pertanyaan yang tak terduga-duga. Termasuk ketika virus Corona mewabah, anak mungkin akan bertanya kenapa Corona bisa menyebabkan orang meninggal?

Kita sebagai orang tua serba salah, khawatir jawaban yang diberikan malah membuat anak-anak ketakutan. Tapi di lain sisi, anak perlu mendapat informasi yang benar.


Psikolog Anak, Divisi Kesehatan Perilaku Anak, Departemen Pediatri, Jennifer Shroff Pendley, Ph.D, memberikan tipsnya, Bunda. Menurut Pendley, sebelum menjelaskan, Bunda bisa mengajukan pertanyaan yang disesuaikan dengan tingkat usia anak.


Untuk anak-anak yang lebih besar, Bunda bisa bertanya, 'Apakah orang-orang di sekolah berbicara tentang virus Corona? Apa yang mereka katakan?'.

Dan untuk anak-anak yang lebih kecil, Bunda bisa mengatakan, 'Pernahkah mendengar orang dewasa berbicara tentang penyakit baru yang sedang terjadi?'.

Cara ini memberikan Bunda kesempatan untuk mengetahui seberapa banyak yang diketahui anak-anak. Sekaligus untuk mengetahui apakah anak-anak mendapat informasi yang salah.

"Fokus untuk membantu anak Anda merasa aman, tetapi jujurlah. Jangan memberikan informasi terlalu detail dari yang diminati anak Anda," kata Pendley, dikutip dari Kids Health.

Ibu dan anak/ Foto: iStock
Apabila anak bertanya tentang kematian, Pendley mengatakan Bunda bisa menjelaskan bahwa kematian akibat virus masih jarang, terlepas dari apa yang mungkin mereka dengar.

"Tonton berita dengan anak-anak Anda, sehingga Anda dapat memfilter apa yang mereka dengar," ujarnya.

Kalau Bunda tak tahu jawaban dari pertanyaan anak-anak, Pendley menyarankan kepada orang tua untuk menjadikannya kesempatan mencari tahu bersama. Bunda bisa membuka situs web yang membagikan informasi terkini dan terpercaya tentang virus Corona (COVID-19).

"Dengan begitu, Anda memiliki fakta dan anak-anak tidak melihat berita utama tentang kematian dan informasi menakutkan lainnya," tuturnya.

"Berbicaralah dengan tenang dan meyakinkan. Jelaskan bahwa kebanyakan orang yang sakit merasa pilek atau flu."

Anak-anak itu wajar jika merasa khawatir. Karenanya, ketika Bunda bicara tentang virus Corona dan berita yang beredar, gunakan suara yang tenang dan cobalah untuk tidak tampak kesal.

"Biarkan anak Anda tahu bahwa anak-anak tampaknya tidak sakit seperti orang dewasa. Biarkan mereka tahu bahwa mereka selalu dapat menanyakan Anda untuk mendapatkan jawaban, atau untuk membicarakan apa yang membuat mereka takut," tegasnya.


Psikolog dari Universitas Indonesia (UI) Rose Mini Agoes Salim menjelaskan, Corona ini telah membuat anak-anak kita tidak ke sekolah, orang tuanya tidak ke kantor juga. Ini bisa menimbulkan kecemasan pada anak-anak.

"Terutama bila orang tuanya cemas. Masalahnya, cemas itu sangat mudah ditularkan. Dalam arti kata, orang tua yang cemas menularkan anaknya menjadi cemas. Untuk itu, jangan berikan informasi bahwa Corona pasti akan mati," kata Rose mengutip detikcom.

Bunda, simak juga 8 obat alami untuk mengatasi demam pada anak, dalam video berikut:



(muf/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Mom's Life Arina Yulistara

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Shenina Cinnamon Hamil Anak Pertama, Intip 5 Potret Bahagianya Bersama Angga Yunanda

Kehamilan Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK