Sign Up search


parenting

4 Kesalahan Orang Tua Saat Mengenalkan Uang pada Anak

Kinan Minggu, 22 Mar 2020 14:59 WIB
4 Kesalahan Orang Tua Saat Mengenalkan Uang pada Anak Ilustrasi mengenalkan uang pada anak/ Foto: Getty Images/andresr
Jakarta - Salah satu topik penting yang perlu diajarkan orang tua pada anak sejak awal adalah tentang uang. Diharapkan semakin bertambah usia nanti, anak semakin memahami cara mengatur uang.

Sayangnya, seringkali proses pembelajaran ini tidak dilakukan secara tepat. Jika tidak segera diatasi, kesalahan dalam mengenalkan uang pada anak justru bisa membuatnya kebingungan. Berikut kesalahan umum orang tua saat mengenalkan uang pada anak:


1. Memberi contoh boros


Secara tidak langsung, anak melihat apa yang biasa dilakukan orang tua. Dikutip dari WiseBread, salah satu kesalahan yang kerap dilakukan orang tua yakni memberi contoh sikap boros dan impulsif.

Misalnya dengan membeli terlalu banyak barang atau mudah tergoda saat ada diskon. Hal ini justru menunjukkan kepada anak bahwa membeli barang secara berlebihan bukanlah masalah. Anak tidak belajar untuk selektif dan menyisihkan uang yang ada.

2. Terbiasa memberi imbalan tanpa ada usaha

Memberi anak uang saku adalah ide yang baik, tapi hindari terlalu sering menambahnya tanpa ia berusaha terlebih dahulu.

Kebiasaan ini bisa membuat anak jadi malas berusaha dan kurang menghargai uang, Bun. Misalnya saat anak hendak membeli sepatu baru, alih-alih langsung membelikan, cobalah untuk memintanya menabung sendiri terlebih dahulu.

Tak perlu khawatir berlebihan juga Bun, jika anak sudah cukup besar dan ingin mencoba menghasilkan uang sendiri. Misalnya ia ingin belajar membuat kerajinan tangan atau melakukan pekerjaan paruh waktu. Anak-anak bisa belajar tentang makna uang dan tak mudah menyerah.

anak dan uanganak dan uang/ Foto: Getty Images/andresr
3. Tidak membuatkan rekening bank sendiri

Jika memungkinkan, segera buatkan rekening bank atas nama anak sedini mungkin ya, Bun. Ini bisa menjadi tahap awal paling mudah baginya untuk belajar menabung. Dana tabungan pendidikan juga bisa Bunda salurkan dengan rekening ini. Dengan demikian, Bunda bisa memantau lebih mudah pemasukan dan pengeluaran dananya.

Kelak saat anak beranjak remaja, ia juga mulai bisa belajar mengendalikan pembelanjaan melalui kartu debit yang didapat.

4. Menunda-nunda pengenalan uang


Dilansir CNBC, konsultan Warren Buffet menegaskan pentingnya mengenalkan konsep menabung, jual beli, serta uang pada anak sedini mungkin. "Untuk membantu anak-anak belajar mengelola uang, penting bagi mereka untuk memahami perbedaan antara keinginan dan kebutuhan," ungkap Buffet.

Nah, sudah mulai mengenalkan tentang uang pada anak belum nih, Bun?

Simak kehidupan Nuri 'Shaden' kini, di video Intimate Interview berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi