sign up SIGN UP search


parenting

Cara Jitu Farah Quinn agar Anak Tak Tumbuh Menjadi Picky Eater

Asri Ediyati Senin, 27 Jul 2020 15:40 WIB
Farah Quinn dan Anak-anaknya caption
Jakarta -

Di tengah pandemi, Farah Quinn bersyukur kini punya banyak kegiatan di rumah bersama putri bungsunya, Almayra. Sambil mengisi kegiatan, ia lebih sering membuat kue, Bunda.

Diceritakan Farah Quinn, ia sering mengajak anak bungsunya, Yaya (sapaan akrabnya) untuk pergi ke dapur. Di usia 21 bulan, Yaya begitu senang ikut sang ibunda memasak di dapur.

Yaya ternyata juga menyukai semua makanan yang dimasak oleh Bundanya di dapur. Hmm.. padahal, biasanya anak usia seperti itu mulai sulit untuk menerima semua makanan ya?


Ya, rupanya ada tujuan lain Farah Quinn mengajak anak ke dapur sejak dini. Tujuannya adalah mengenalkan makanan sehat pada anak.

"Kenapa penting mengenalkan makanan sehat? Si kecil perutnya kecil sekali, kalau dikasih makanan yang kurang bergizi, kapan mereka dapat asupan gizi untuk bisa tumbuh kembang dengan baik?" kata Farah Quinn di acara HaiBunda Hari Anak Nasional 1 Hari 3 Cerita bersama Mola TV, Senin (27/7/2020).

Menurut ibu dua anak ini, ada banyak salah persepsi di Indonesia, Bunda. Banyak orang tua yang berpikiran bahwa anak memang suka manis, anak enggak suka sayur.

"Anak-anak enggak suka makan sayur karena dibentuk oleh orang tua. Jangan pernah salah kaprah," ujarnya.

Menurutnya, konsumsi makanan instan malah membuat anak menjadi picky eater. Ya, karena pada awalnya, anak memiliki palate (cita rasa) yang bersih.

Farah Quinn dan Anak-anaknyaFarah Quinn dan Anak-anaknya/ Foto: Instagram

"Bayi yang baru dilahirkan. They have very clean palate, kita ngasih bubur instan yang mengandung tepung jagung, gula pasir. Akibatnya, mereka malah suka makan gula pasir dan enggak mau yang lain lagi," kata Farah Quinn.

Farah Quinn sendiri mengadopsi gaya parenting luar negeri dan belajar dari dokter di Amerika Serikat untuk memahami bagaimana cara memberi makan anak dengan sehat dan membentuk palate anak dengan baik.

"Dari situ palate mereka terbentuk. Di usia 6 bulan, saya beri anak makanan supernatural, wortel, dan kacang polong. Dia (Yaya) juga sama sekali enggak ada masalah makan. Dia makan yoghurt plain, makan anggur, jeruk seperti permen," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penting bagi orang tua untuk tidak mengenalkan anak-anak dengan garam, gula, dan lemak sejak dini atau di bawah satu tahun. "Masak untuk kecil itu mudah, sebelum 1 tahun jangan kasih gula garam," tambahnya.

Sementara, jika Bunda merasa sedikit terlambat, anak sudah keburu picky eater. Farah Quinn menyarankan untuk memulai semuanya dari makanan apa yang difavoritkan.

"Anak misalnya nasi telur kecap manis, mungkin kita tambahin sesuatu di situ, irisan sayur. Triknya dimulai dari mereka yang suka terus pelan-pelan dikembangkan," kata Farah Quinn.

Farah Quinn juga mengenalkan berbagai masakan di dunia lewat makanan yang ia sajikan sehari-hari di rumah. "Biar si kecil adventurous dalam mengeksplorasi makanan. It's never too late," ujarnya.

Farah Quinn dan Anak-anaknyaFarah Quinn dan Anak-anaknya/ Foto: Instagram

Di Mola Kids TV, Farah Quinn bersama Yaya juga memiliki program masak yaitu Cooking Impossible. "Cooking impossible, is a very fun show. Melihat Yaya masak itu the funniest and cutest thing ever, mengekspresikan kreativitasnya di dapur," kata Farah Quinn.

"Saya bikin 2 menu, menu pertama selalu yang simpel, sehari-hari. Menu kedua, masak satu resep yang belum pernah saya coba. Dari traveling, walau saya chef banyak resep yang belum saya coba," ujarnya.

Sejalan dengan Hari Anak Nasional 2020 yang bertema Anak Bahagia di Rumah, Farah Quinn pun memberi pesan untuk para bunda di Indonesia nih.

"Masalah yang kita hadapi selain stunting adalah obesity. Saya harap semua ibu-ibu muda bisa mendapat akses untuk mendapat ilmu dan sadar untuk menjaga kesehatan anak," kata Farah Quinn.

"Berikan moral support, gimana kita berkomunikasi dengan si kecil itu penting sekali. Dulu anak enggak bisa argue. Tapi berbeda dengan approach kita si kecil sekarang, kita harus hargai pendapat mereka," ujarnya.

"Penting sebagai orang tua peduli psikologis mereka, ajak diskusi, dengarkan pendapat anak. Happy parenting, dan ingat semuanya harus dimulai dari rumah. Perhatikan nutrisi si kecil karena mereka adalah investasi yang luar biasa," sambungnya.

Simak juga video dua anak seleb coba masak telur:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi