PARENTING
7 Aturan Aman agar Anak Terhindar dari Predator Saat Ngobrol Online
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 11 Sep 2020 10:36 WIBSelama pandemi, aktivitas secara daring pun meningkat. Tak terkecuali anak-anak, yang harus belajar online dan juga berkomunikasi dengan teman-temannya via Zoom dan sejenisnya.
Saat anak mulai sering mengobrol online, Bunda perlu mewaspadai beberapa hal nih. Will Geddes, international security expert, menjelaskan anak-anak yang lebih kecil, yang mungkin tidak memiliki ponsel sendiri saja sering kali memiliki akses ke tablet atau komputer orang tua atau kakaknya. Bunda harus tahu nih, kalau kebanyakan game memiliki fungsi obrolan bawaan, anak-anak bisa terlibat obrolan dengan orang asing.
"Sayangnya, bahaya orang asing itu masalah online, sama dengan di dunia nyata, dan ini adalah sesuatu yang perlu diperhatikan anak-anak," kata Geddes dalam buku Nadia & Kaye Parent Alert! How to Keep Your Kids Safe Online .
Anak-anak yang terlibat dalam chatting online itu bisa dari semua umur, Bunda. Kalau orang tua bisa mengawasi terus menerus mungkin aman. Namun, terkadang sulit memantau obrolan online. Dan ini menjadi alat yang fantastis untuk predator.
"Organisasi penegak hukum di seluruh dunia memperingatkan bahwa platform obrolan online, seperti itu menjadi tempat bermainnya predator," kata Geddes.
Menurut penelitian, sebanyak 43 persen anak dari usia 8-16 tahun mengaku telah berbicara dengan orang asing secara online. Lalu, 69 persen remaja melaporkan telah dihubungi secara teratur. Tetapi tidak bilang ke orang tua atau pengasuhnya.
"Sangat penting Anda mengetahui aplikasi dan situs yang anak gunakan, dan pembicaraan apa yang dilakukan," katanya.
Untuk memastikan anak-anak tetap aman mengobrol online, Geddes menyebutkan aturan yang harus dipatuhi anak-anak agar terhindari dari bahaya seperti predator. Simak ulasannya di bawah ini:
1. Hanya menggunakan situs yang diizinkan orang tua, dan disetujui bahwa itu aman.
2. Jangan pernah masuk ke situs web dengan menggunakan akun dari media sosial, seperti menggunakan akun Facebook. Ini hanya memberi orang lain akses potensial ke media sosial mereka.
3. Jangan pernah setuju untuk melakukan percakapan di tempat lain. Misalnya, ke situs atau aplikasi lain, atau ke email, teks, atau telepon.
4. Jangan pernah mengklik tautan apa pun dari pesan seseorang yang tidak mereka kenal, itu bisa jadi virus, atau foto yang mengerikan.
5. Curigai apa yang dikatakan orang secara online, mereka mungkin tidak mengatakan yang sebenarnya.
6. Segera tinggalkan situs jika seseorang membuat anak-anak tidak nyaman.
7. Memberi tahu orang dewasa terpercaya jika anak-anak melihat atau mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan atau menakutkan.
Ketika terlibat dalam chatting online, anak mungkin tertipu untuk melakukan sesuatu yang diminta orang asing yang berpura-pura menjadi anak lain. Misalnya saja ditipu untuk membeli barang mahal yang tidak mereka butuhkan, dipaksa melakukan sesuatu yang berbahaya, atau bahkan direkam melakukan sesuatu yang nantinya dapat digunakan untuk memeras anak-anak.
Dalam percakapan dengan orang asing ini, Geddes bilang selain berdampak langsung pada anak, juga ada risiko anak berbagi terlalu banyak informasi, baik itu data pribadi anak, alamat tempat tinggal, sekolah, nama saudara, dan sebagainya.
"Ini semuanya membuat anak-anak, dan lainnya rentan terhadap predator," tutur Geddes.
Anak-anak terlibat obrolan online bisa dari mana sana, entah itu pesan instan, forum online, berbagai komentar di media sosial, siaran video langsung, dan game online. Nah, untuk media sosial, pada usia yang belum matang, kadang anak-anak tidak memiliki filter dalam mengunggah sebuah konten ke medsos.
"Dalam banyak hal, medsos masih menjadi lahan yang liar. Bukan karena anak-anak Anda tidak bisa dipercaya, tetapi media seringkali tidak bisa dipercaya untuk menjaga anak-anak Anda tetap aman. Anda harus terlibat, sadar, dan memberikan panduan," kata Dr Gregory Popcak, penulis Parenting with Grace, dikutip dari laman Osv.
Bunda simak juga curhat Winda 'Idol' yang merasa bersalah karena besarkan anak dengan gadget, dalam video di bawah ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Gadget Sebabkan Speech Delay pada Anak? Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya
Simak Trik Asmirandah agar Putrinya Chloe Tak Kecanduan Gadget, Bisa Ditiru Bun
Durasi Screen Time Anak Meningkat Drastis selama Pandemi, Waspadai Efek Sampingnya Bun
Anak Zaskia Mecca Sakit Kepala Parah & Muntah Gara-gara Gadjet
TERPOPULER
Potret Aisha Putri Duta Sheila on 7 & Adelia Lontoh yang Baru Ultah ke-22
150 Nama Bayi Terinspirasi Lily dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi
9 Gambar Batik Mudah Anak SD Kelas 1-6 untuk Lomba Mewarnai
Tak cuma Beri Nutrisi, Menyusui Ternyata Bisa Tinggalkan Jejak pada Gen Bayi
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi
150 Nama Bayi Terinspirasi Lily dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Potret Aisha Putri Duta Sheila on 7 & Adelia Lontoh yang Baru Ultah ke-22
9 Gambar Batik Mudah Anak SD Kelas 1-6 untuk Lomba Mewarnai
Tak cuma Beri Nutrisi, Menyusui Ternyata Bisa Tinggalkan Jejak pada Gen Bayi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Mulai Usaha Sound atau Belajar DJ? Ini Alat yang Kamu Butuhkan
-
Beautynesia
6 Kebiasaan Media Sosial yang Diam-diam Menunjukkan Generasi Seseorang, Kamu yang Mana?
-
Female Daily
Penasaran Outfit Nyaman tapi Tetap Stylish? UNIQLO LifeWear Week Punya 5 Inspirasinya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 1 September: Capricorn Beda Pendapat, Pisces Lagi Jenuh
-
Mommies Daily
7 Cafe Ramah Anak di Bandung, Ada Playground sampai Nursery Room