PARENTING
Anak Masuk Kelompok Rentan di Tengah Pandemi Corona, Ini 6 Hal yang Perlu Dilakukan
Siti Hafadzoh | HaiBunda
Kamis, 01 Oct 2020 17:26 WIBBanyak orang yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Hal ini tentunya harus terus diperhatikan, terutama untuk anak-anak yang rentan terinfeksi.
Karena pandemi ini, hampir 50 juta anak, penyandang disabilitas, dan lansia di 15 provinsi terancam mengalami hambatan dalam kelangsungan hidup. Nah, Kementerian PPN/Bappenas bersama PUSKAPA, KOMPAK, dan UNICEF meluncurkan kajian kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan akses orang-orang yang rentan.
Kerentanan sendiri merupakan kondisi yang secara tidak proporsional dialami individu tertentu. Kondisi ini akibat ketiadaan akses karena miskin, terpencil atau keterbatasan mobilitas. Bisa juga karena ketimpangan kualitas layanan publik dan penyisihan.
"Kita mesti secara fokus melihat kelompok-kelompok masyarakat yang rentan terhadap pandemi, termasuk anak-anak," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa dalam peluncuran kajian kebijakan Berkejaran Dengan Waktu pada Senin (28/9/2020) via Zoom.
Banyak anak yang termasuk dalam kelompok rentan, antara lain:
1. Anak dalam rumah tangga yang dikepalai orang tua tunggal, perempuan, lansia, dan orang tua usia anak.
2. Anak tanpa identitas hukum.
3. Anak dalam rumah tangga tanpa air bersih, listrik, dan sanitasi layak.
4. Anak yang belum punya asuransi kesehatan.
5. Anak putus sekolah.
6. Anak yang terdampak langsung COVID-19.
7. Anak di penjara atau anak yang tinggal dengan pengasuh yang sedang ditahan.
8. Anak dalam panti asuhan
9. Anak di sekolah asrama dan pesantren.
10. Anak jalanan.
11. Anak yang tinggal dengan pelaku KDRT.
12. Anak yang tidak punya tempat tinggal.
Tidak hanya masalah kesehatan fisik, pandemi COVID-19 ini juga memengaruhi kesehatan mental anak. Selain itu, risiko kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak risikonya meningkat.
Pandemi COVID-19 pun membuat kesejahteraan anak menjadi berkurang. Salah satu contohnya adalah penghasilan orang tua menurun atau kehilangan pekerjaan.
Nah, anak dan individu rentan yang sebelum pandemi sudah mengalami hambatan akses perlu diprioritaskan oleh setiap penanganan yang dilakukan pemerintah, Bunda. Pengambil kebijakan penting mempertimbangkan faktor kerentanan supaya pemerintah bisa menjangkau kelompok yang butuh bantuan.
Kajian kebijakan yang berjudul Berkejaran dengan Waktu: Melindungi Anak dan Individu Rentan Sebelum, Selama, dan Setelah COVID-19 ini memberikan 6 rekomendasi pokok, yaitu:
1. Mengatasi kesehatan individu.
2. Mengatasi perubahan atau hilangnya lingkungan pengasuh dan dukungan sosial.
3. Mengatasi terbatasnya pilihan dan ruang aman untuk anak-anak dan individu rentan.
4. Mengatasi meningkatnya risiko kekerasan, terutama KDRT.
5. Mengatasi menurunnya kualitas layanan publik.
6. Mengatasi kendala data dasar.
Lihat cara simpel Novel Baswedan sembuh dari corona di video berikut ini yuk, Bunda.
(sih/kuy)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanpa Gadget, Bunda Bisa Terus Asah Kreativitas Anak Saat Pandemi
Libur Panjang Telah Usai, Saatnya Siapkan Anak Kembali Sekolah Online
Agar Tetap Bahagia, Yakinkan Anak COVID-19 Pasti Berlalu
4 Aktivitas Aman Biar Anak Bisa Main Bareng Teman
TERPOPULER
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Beruang atau Pegunungan yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!