PARENTING
Mengenal Metode Montessori yang Efektif Mendidik Anak Usia Dini
Haikal Luthfi | HaiBunda
Selasa, 13 Oct 2020 12:02 WIBMendidik anak merupakan kewajiban bagi setiap orang tua, Bunda. Anak ibarat mutiara dalam lautan yang harus dijaga, dirawat, serta dididik dengan baik sampai mereka tumbuh dewasa.
Dan pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting untuk dipenuhi. Sebab, hal ini dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal, yaitu pengembangan potensi individu yang setinggi-tingginya dalam berbagai aspek, seperti fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual, sesuai dengan tahap perkembangan serta karakteristik lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya dia hidup atau tinggal.
Orang tua juga harus cermat dalam memilih anaknya akan belajar, mulai dari memilih lingkungan dan tempat pendidikan yang tepat untuk perkembangan anak. Nah, untuk mendapatkan standar pendidikan dengan kualitas yang baik, maka diperlukan pendekatan-pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan di mana pendekatan itu akan diterapkan, Bunda.
Banyak sekali pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), salah satunya adalah pendekatan montessori, yang merupakan metode pendekatan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.
Apa itu montessori?
Pada dasarnya, montessori adalah metode yang mengajarkan anak kebebasan dalam melakukan beragam aktivitas. Montessori adalah metode pengajaran yang fokus pada pembelajaran langsung. Penekanannya lebih pada pembelajaran konkret, bukan abstrak.
Metode ini merupakan metode perkembangan anak usia dini yang dicetuskan oleh Dr. Maria Montessori. Dia adalah seorang pendidik, dokter, dan psikolog dari Italia di akhir abad 19 dan awal abad 20.
Metode ini pun mampu diterapkan oleh seluruh orang tua di rumah, terutama di prasekolah dan sekolah dasar (SD). Walaupun demikian, ada juga yang menerapkannya sampai ke jenjang pendidikan menengah (SMP).
Dikutip dari buku yang berjudul 'Islamic Montessori Inspired Activity (2019)', pada awalnya montessori mengamati anak-anak penyandang cacat mental di tempat dia bekerja dan meyakini bahwa mereka hanyalah anak hiperaktif dan kurang stimulasi dari lingkungannya.
Dari sana, dia membuat kelas pertamanya yang bernama Casa de Bambini, yang berisi sekitar 50-60 anak. Kemudian, Maria Montessori melakukan observasi dan penelitian untuk memberikan kegiatan bagi anak-anak ini, yakni kegiatan yang paling banyak diminati dan yang tidak diminati.
Dari sinilah observasi dan penelitian tersebut menghasilkan metode montessori yang digunakan hingga saat ini. Metode ini terdiri atas lima area, yang meliputi practical life, sensorial, language, mathematics, dan culture. Setiap area memiliki material pembelajaran yang membantu anak-anak untuk memudahkan mereka belajar.
Dari area dan material yang dikembangkan, membawa dampak yang signifikan bagi anak-anak di Casa de Bambini. Anak-anak yang pada awalnya hiperaktif dan sulit berkonsentrasi, perlahan dapat mengikuti pembelajaran dan memiliki konsentrasi yang cukup baik.
Dilansir dari New York Times, sebuah studi tahun 2017, membandingkan hasil pendidikan di antara 141 anak prasekolah yang telah dipilih secara acak untuk menghadiri prasekolah montessori atau prasekolah tradisional.
Kedua kelompok tersebut secara akademis tidak berbeda ketika mereka mulai bersekolah, tetapi pada akhir studi selama tiga tahun, anak-anak yang telah melalui prasekolah montessori lebih maju secara akademis dan memiliki keterampilan sosial yang lebih baik daripada mereka yang bersekolah di sekolah tradisional. Selain itu, para siswa montessori juga dilaporkan lebih menikmati kegiatan sekolah.
Pendekatan montessori dapat melatih anak, menstimulasi indra, juga menguatkan motorik halus, Bunda. Menurut Emma Kristanti, Mont.Dipl, dari Montessori Trainer Child Care Supervisor and Consultant MMI Indonesia, montessori adalah sebuah metode pendidikan di mana anak dilihat sebagai seorang individu yang utuh, sehingga anak perlu didampingi dalam melihat dan memaksimalkan potensinya.
"Montessori memberikan akses seluas-luasnya kepada anak agar dia dapat berkembang dan berproses, melakukan konstruksi diri, dan membentuk pribadinya sendiri," kata Emma kepada HaiBunda, beberapa waktu yang lalu.
Metode ini merupakan metode yang memiliki tujuan yang sama seperti bimbingan dan konseling pada anak usia dini. Dalam buku yang berjudul 'Metode Pengajaran Montessori Tingkat Dasar: Aktivitas Belajar untuk Anak (2016)', menjelaskan bahwa orang dewasa berperan sebagai pembimbing, Bunda.
Baca Juga : 6 Cara Mudah dan Ampuh Bikin Anak Merasa Spesial |
Orang dewasa di sini dimaksudkan pada orang tua dan pembimbing di sekolah atau biasa disebut guru. Itu karena pada sekolah usia dini, guru memiliki tiga peran, yakni sebagai fasilitator, pengamat dan pengurus. Montessori menyebut tiga peran tersebut sebagai 'pembimbing' yang akan menuntun anak ke arah yang lebih jelas dalam pembentukan perkembangannya.
Semoga informasi ini membantu Bunda dalam mendidik buah hati ya.
Simak juga Bunda, montessori, metode pendidikan dan eksplorasi untuk anak pada video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Kebiasaan Sehari-hari Bikin Bayi Cerdas, Penting untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
Panduan Pemasangan Atribut Pramuka SD, SMP, dan SMA dari Siaga hingga Pandega
Mengapa Banyak Ayah Sulit Memahami Perasaan Anak? Jawaban CEO Ini Jadi Sorotan
Viral Tren 'Reparenting Parents', Ketika Ortu Sembuhkan Luka Masa Kecil Lewat Pola Asuh ke Anak
TERPOPULER
5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Bantu Hidup Jadi Lebih Sehat & Bahagia
Unik! Beragam Metode Kontrasepsi China Kuno, Ada yang Pakai Gelembung Renang Ikan
Potret 4 Anak Wanda Hamidah Dipuji Good Looking Semua
Potret Baby Vinica Anak Nita Vior yang Chubby dan Menggemaskan
Hukum Istri Gugat Cerai Suami yang Kecanduan Judi Online Menurut Pandangan Islam
REKOMENDASI PRODUK
7 Perlengkapan Jahit Lengkap yang Wajib Dimiliki Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Baju Tidur Bayi Baru Lahir yang Nyaman Dipakai
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Notebook untuk Journaling yang Simple, Aesthetic, hingga Vintage
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Oil untuk Rambut Kering agar Lebih Halus, Mudah Diatur & Penumbuh Rambut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Jahit untuk Pemula yang Bagus & Awet
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Bantu Hidup Jadi Lebih Sehat & Bahagia
Unik! Beragam Metode Kontrasepsi China Kuno, Ada yang Pakai Gelembung Renang Ikan
Potret Baby Vinica Anak Nita Vior yang Chubby dan Menggemaskan
Hukum Istri Gugat Cerai Suami yang Kecanduan Judi Online Menurut Pandangan Islam
Potret 4 Anak Wanda Hamidah Dipuji Good Looking Semua
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jelajahi Sisi Baru Beijing, Ini Rekomendasi Hotel di Kawasan Modern dan Strategis
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Pekerjaan Paling Cocok Untukmu
-
Female Daily
Outfit Simpel Terlihat Lebih Berkarakter? Saatnya Upgrade Wardrobe dengan Koleksi Outerwear Terbaru UNIQLO!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 27 Juli: Cancer Harus Bijaksana, Virgo Sabar Modal Utama
-
Mommies Daily
Terpopuler: Pencernaan Anak, Kreasi Tutup Botol hingga Tablet untuk WFH