sign up SIGN UP search


parenting

6 Cara Mudah dan Ampuh Bikin Anak Merasa Spesial

Annisa Afani Rabu, 16 Sep 2020 12:03 WIB
Mother and son sitting in the kitchen looking each other happy together caption
Jakarta -

Menjadi orang tua merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Bunda dan Ayah perlu memastikan kebutuhan semua anak selalu terpenuhi dan membuat mereka selalu merasa dicintai dan spesial.

Jika anak merasa dicintai dan spesial akan membantunya untuk membentuk identitas dan membuatnya memiliki kebanggaan dan harga diri yang baik di masa depan. Di sisi lain, menurut psikolog anak berlisensi di menlo Park, California, Laura Kauffman, anak-anak yang tidak merasakan keterikatan khusus dengan orang tuanya mungkin akan melakukan hal negatif di kemudian hari, Bunda.

"Anak-anak cenderung tidak mengikuti aturan rumah, dan memperebutkan perhatian orang tua dengan cara negatif, termasuk berkelahi dengan saudara kandung atau bertingkah di sekolah," katanya, dikutip dari Parents.


Menurutnya, keseimbangan akan membantu anak-anak memahami bahwa ada saat anak mendapat perhatian penuh dari Bunda dan Ayah serta ada saat mereka tidak mendapatkan perhatian sepenuhnya dari orang tua. Meski kedengarannya rumit, namun Bunda dan Ayah bisa kok melakukannya.

Nah, berikut ini lima cara sederhana tapi ampuh untuk membuat anak merasa dicintai dan spesial:

1. Membuat kontak mata

Pada kenyataannya, membagi perhatian dapat membuat anak merasa bahwa orang tua menempatkannya di posisi kedua lho, Bunda. Jadi, lain kali jika anak ingin berbicara dengan Bunda, cobalah untuk meletakkan atau hentikan apa yang sedang Bunda lakukan dan lakukan kontak mata dengan anak dan beri perhatian penuh kepadanya.

Ajukan satu atau dua pertanyaan yang menunjukkan bahwa Bunda benar-benar mendengarkan dan ada untuknya. Jika Bunda tidak dapat menghentikan apa yang sedang dikerjakan saat itu, maka katakan saja padanya.

"Minta anak untuk memberikan Anda waktu beberapa saat untuk menyelesaikan pekerjaan, kemudian tepati dan pastikan untuk menindaklanjutinya," kata Kauffman.

2. Luangkan waktu untuk anak

Sebenarnya orang tua tidak perlu benar-benar menghabiskan banyak waktu dengan anak, bahkan menyisakan 10 menit dalam sehari pun tidak apa-apa lho, Bunda. Biarkan anak memutuskan apa yang ingin dia lakukan bersama dan jika memungkinkan, orang tua bisa meninggalkan atau mematikan ponsel untuk fokus menemaninya.

Saat bersama, Bunda bisa ajukan pertanyaan yang yang menunjukkan kepedulian kepadanya. Daripada sekadar bertanya dengan kalimat umum seperti 'Bagaimana sekolah hari ini?', akan lebih baik jika orang tua mengajukan pertanyaan selain soal sekolah.

"Misalnya, tanyakan tentang acara TV favorit mereka," ujarnya.

3. Ciptakan rutinitas bermanfaat

Tidak perlu membangun sesuatu yang rumit karena ini benar-benar tentang menghabiskan waktu berkualitas, Bunda. Sebagai contoh, Bunda bisa mengajak si kecil pergi ke dapur bersama untuk membuat sarapan keluarga khusus setiap hari Minggu.

Bunda juga bisa menetapkan kapan waktu Bunda memberikan si kecil makanan favorit, membawanya bermain ke taman selama satu jam, atau mengajaknya pergi ke salon bersama-sama setiap bulannya. Rutinitas sederhana seperti ini akan sangat membantu membangun hubungan khusus antara orang tua dan anak.

4. Bersikap penuh kasih

Ciuman di pipi, atau pelukan sebelum tidur bisa menjadi cara untuk menunjukkan bentuk kasih sayang dan membuat anak merasa dicintai, Bunda. Selain itu, Bunda bisa mencoba cara lainnya atau memberi kode tertentu yang dibuat bersama sebagai cara mengungkapkan kasih sayang.

5. Cintai apa yang anak sukai

Mungkin akan terkesan kekanakan jika Bunda ikut bersemangat pada apa yang anak sukai. Namun, ini menjadi cara yang bagus untuk menunjukkan bahwa mereka penting bagi Bunda, lho.

Cobalah untuk mendengarkan dengan antusias saat anak menjelaskan cara kerja mainannya. Selain itu, luangkan waktu untuk membantunya mengembangkan hobi.

"Berbagi minat anak-anak tidak hanya membantu mereka merasa didukung, tetapi juga memungkinkan mereka merasa cukup penting karena telah mendedikasikan waktu Anda yang berharga untuk mereka," tutur Kauffman.

Selamat mencoba ya, Bunda!

Bunda, simak juga cara mendidik anak agar tidak menjadi korban bully dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi