sign up SIGN UP search


parenting

3 Hikmah Nuzulul Quran 17 Ramadhan, Beri Tahu Si Kecil Yuk

Muhayati Faridatun Rabu, 28 Apr 2021 18:00 WIB
Young Muslim woman praying in mosque with Quran. caption
Jakarta -

Nuzulul Quran merupakan salah satu peristiwa penting di bulan Ramadhan. Umat Islam di seluruh dunia selalu antusias menyambut malam Nuzulul Quran, yang jatuh pada malam 17 Ramadhan.

Pada 2021, malam Nuzulul Quran bertepatan pada hari ini, Rabu (28/4) malam. Ini berarti, tanggal 17 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada esok hari, Kamis (29/4).

Nuzulul Quran pada tanggal 17 Ramadhan menjadi peristiwa penting karena disampaikan Dra.Shoimah Kastolani, ini tertuang dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT), Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 185, yang berbunyi:


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al Baqarah: 185)

Banner Muslimahpedia untuk Artikel

Ustazah Shoimah menjelaskan, "Saat itu, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad yang sedang bertahannuts, menyendiri di Gua Hira, dengan rasa keprihatinan, bermuhasabah kondisi lingkungannya yang menyembah berhala."

Kemudian, lanjut Ustazah Shoimah, Malaikat Jibril meminta Nabi Muhammad membaca, meski Beliau saat itu belum dapat membaca. Dengan kepatuhan, Nabi Muhammad ikut membaca apa yang dibacakan Malaikat Jibril.

Inilah yang kita kenal sebagai Nuzulul Quran, peristiwa turunnya firman Allah melalui Malaikat Jibril, yakni ayat pertama Al Qur'an surat Al Alaq ayat 1 - 5. Ayat pertama berbunyi:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

Artinya:
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.

Diterangkan Ustazah Shoimah, yang mengutip Quraisy Shihab dalam tafsir Al Misbah dan Jalaluddin Al Mahili dalam tafsir Jalaluddin, ada tiga hikmah yang didapat dari turunnya surat Al Alaq, dalam peristiwa Nuzulul Quran.

"Pertama, senantiasa memulai sesuatu dengan menyebut nama Allah, sehingga dimudahkan dalam pemahaman hal apa saja," kata Ustazah Shoimah.

Untuk hikmah kedua dan ketiga dari Nuzulul Quran, yuk Bunda simak selengkapnya dalam video Muslimahpedia HaiBunda bersama 'Aisyiyah di bawah ini.

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi