sign up SIGN UP search


parenting

Jangan Panik Bun, Ini Dia Cara Meringankan Ruam Popok pada Bayi

Sponsored   |   Haibunda Sabtu, 19 Mar 2022 12:26 WIB
Baby boy lying on the bed with hands in the mouth while getting his diaper changed. caption
Jakarta -

Ruam popok merupakan salah satu gangguan kesehatan kulit yang umum terjadi pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai. Hal ini dikarenakan kulit bayi yang tertutup popok cenderung hangat dan lembap, sehingga mudah terkena iritasi ataupun infeksi jamur dan bakteri.

Umumnya, iritasi tersebut ditandai dengan kondisi kemerahan pada kulit yang nampak mengilap, terasa kasar jika disentuh dan menyebabkan perih maupun gatal .

Tidak heran Si Kecil biasanya rewel dan banyak menangis jika mengalami ruam popok. Tapi jangan panik ya Bun, salep ruam popok dapat meringankan iritasi yang terjadi. Selain itu, Bunda juga bisa melakukan beberapa hal berikut supaya ruamnya lekas membaik.


Rutin Ganti Popok Bayi

Salah satu cara penanganan dan pencegahan paling ampuh untuk ruam popok adalah dengan rutin mengganti popoknya. Apalagi jika Bunda melihat Si Kecil habis buang air besar. Jangan menunda untuk mengganti popoknya dengan yang bersih.

Kontak yang terlalu lama dengan popok kotor, ditambah kondisi kulit lembap dan hangat akibat tertutup popok akan membuat bayi lebih mudah terkena iritasi kulit. Bahkan, hal ini bisa berkembang lebih serius misalnya infeksi bakteri dan jamur yang membuatnya semakin meradang. Bunda bisa membuat jadwal ganti popok setiap 2 jam sekali.

Keringkan Sempurna Area yang Tertutup Popok

Cara kedua untuk meringankan ruam popok adalah dengan memastikan area yang tertutup popok kering sempurna. Bunda bisa mengeringkan bagian pantat, kelamin, pangkal paha dan pahanya dengan handuk lembut setiap habis ganti popok.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengeringkannya, Bun. Tepuk-tepuk lembut kulitnya, jangan menggosok apalagi dengan keras. Karena itu bisa melukai kulit bayi yang masih rentan dan akhirnya memperbesar kemungkinan terkena ruam.

Biarkan Kulitnya Bernapas

Selain kontak dengan kotoran yang ada di popok, faktor pemicu iritasi kulit seperti ruam popok adalah kondisi lembap dan hangat pada kulit akibat tertutup oleh popok dalam waktu lama. Hal ini bisa disiasati dengan memberikan waktu untuk kulitnya bernapas. Biarkan anak tanpa popok untuk beberapa saat, sehingga kulitnya lebih segar, kering dan tidak lagi lembap atau hangat.

Jika Bunda khawatir Si Kecil akan buang air kecil atau besar saat kulitnya diangin-anginkan, pakaikan popok kain yang cenderung lebih longgar agar kulit lebih mudah mengering.

Gunakan Salep Ruam Popok

Jangan lupa mengaplikasikan krim ruam popok di area yang tertutup popok juga ya, Bun. Selain meringankan ruam yang sudah terjadi, salep atau krim ini juga berfungsi untuk memperkuat skin barrier, atau bagian terluar kulit yang paling kuat dan berfungsi melindungi lapisan kulit dari gesekan dan infeksi.

Dengan kandungan bahan alami seperti vitamin B5 dan emollient, kulit Si Kecil akan lebih lembut, terhidrasi dan sehat. Peradangan dan kemerahan yang terjadi juga berangsur membaik karena vitamin B5 membantu menenangkannya.

Salah satu salep ruam popok yang aman dipakai setiap hari adalah Bephanten, karena sudah dipercaya lebih dari 75 tahun dan sudah memiliki sertifikasi halal. Meskipun ruam popok adalah kondisi yang lumrah terjadi, sebaiknya tidak dibiarkan berlama-lama bahkan perlu dicegah.

Sebab kenyamanan Si Kecil adalah yang utama. Jangan sampai iritasi kulit tersebut membuatnya rewel. Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan di sekitar bayi, kemungkinan terserang ruam popok dapat diminimalkan. Bayi nyaman, Bunda pun jadi senang!

(Content Promotion)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!