HaiBunda

PARENTING

Mengajarkan Toleransi pada Anak Sejak Dini

  |   HaiBunda

Senin, 25 Apr 2022 17:35 WIB

Islam adalah agama yang cinta damai. Islam juga biasa disebut rahmatan lil alamin, atau pembawa rahmat bagi semesta. Nilai-nilai dasar Islam yang cinta damai, tidak mentolerir kekerasan. Islam adalah agama yang menjunjung toleransi. Hal ini tertuang dalam Quran surat al-Hujurat ayat 13 dan surat al-An'am ayat 108 yang menyebutkan bahwa setiap Muslim dituntut untuk menghargai perbedaan.

Surat tersebut memiliki arti sebagai berikut:
"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". (Q.S. al-Hujurat : 13)

Surat berikutnya memiliki arti sebagai berikut:
"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. (Q.S. al-An'am : 108)

Pembelajaran toleransi dari kecil menjadi hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Secara sunatullah, kehidupan kita beragam dari agama, ras, suku, golongan, kepentingan politik maupun status sosial ekonomi. Keragaman adalah anugerah Allah yang diberikan kepada kita. Seperti halnya keindahan pelangi dengan beragam warnanya. Namun, Bunda mungkin masih sering dihadapkan pada kenyataan adanya sikap-sikap anti toleransi dalam masyarakat, bagaimana antar golongan saling menghujat dan berkonflik. Identitas seseorang lahir di dunia sudah terberikan, tidak bisa diminta anak lahir sebagai ras apa, suku apa, atau bahkan agamanya juga. Terlebih di era digital seperti saat ini, media sosial sering dijadikan tempat untuk memperuncing perbedaan identitas, baik orientasi politik, agama maupun suku. Maka itu, anak-anak perlu sejak dini mengetahui tentang toleransi dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu, bagaimana cara Bunda menumbuhkan toleransi kepada anak-anak? Yuk, simak tausiyah Ustazah Dr. Tri Hastuti Nur R, M.Si dari Aisyiyah tentang tips mengajarkan sikap toleransi kepada anak di video berikut ini!

TOPIK TERKAIT

VIDEO TERKAIT

TERPOPULER

Potret Dinda Hauw Pulang ke Kampung Halaman Rey Mbayang, Jalani Hidup Sederhana di Rumah Kebun

Mom's Life Nadhifa Fitrina

9 Kebiasaan Orang yang Memiliki Sifat Pemarah Menurut Studi Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Enam Minggu Sebelum Harry Lahir, Putri Diana Sebut Ini Masa Paling Dekat dengan Raja Charles

Kehamilan Annisa Karnesyia

Dian Sastro hingga Anji, 5 Artis Indonesia dengan Anak Penyandang Autisme

Parenting Angella Delvie Mayninetha & Muhammad Prima Fadhilah

Cara Tepat Hadapi Pubertas Anak

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri-ciri Merkurius, Planet Terkecil di Tata Surya Terdekat dengan Matahari untuk Diajarkan ke Anak

Potret Dinda Hauw Pulang ke Kampung Halaman Rey Mbayang, Jalani Hidup Sederhana di Rumah Kebun

Cara Tepat Hadapi Pubertas Anak

5 Resep Soto Ayam Kuning Spesial, Kuahnya Segar dan Gurih

Milia pada Bayi: Penyebab, Jenis & Cara Menghilangkannya

FOTO

DETIK NETWORK