PARENTING
Jenis & Kegunaan Pakaian Adat Jawa Tengah untuk Lelaki dan Perempuan
Tim HaiBunda | HaiBunda
Senin, 23 May 2022 18:50 WIBTiap-tiap daerah di Indonesia memiliki pakaian tradisional yang berbeda, Bun. Salah satunya adalah dari provinsi Jawa Tengah.
Bunda yang berasal dari wilayah ini pasti sudah akrab dengan macam-macam jenis pakaian adat Jawa Tengah. Tapi untuk Bunda yang berasal dari luar wilayah tersebut, yuk kita kenali lebih jauh lagi.
Oiya, saat mendengar kata Jawa Tengah pasti langsung teringat dengan baju kebaya. Padahal, baju adat dari provinsi ini tak hanya kebaya saja tapi juga jarik, surjan, blangkon, beskap dengan kegunaan beraneka ragam. Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Pakaian adat Jawa Tengah untuk perempuan
Selain kebaya, pakaian adat dari provinsi Jawa Tengah yang umum dipakai oleh kaum wanita adalah jarik dan stagen. Khusus untuk kebaya, dulunya hanya dipakai oleh kaum bangsawan saja. Namun seiring dengan perkembangan zaman, siapa saja bisa memakai baju ini untuk berbagai acara apa pun.
Kain yang sering dipakai untuk membuat kebaya umumnya adalah sutra, katun, atau nilon yang dipermanis dengan brokat atau sulaman yang membuatnya semakin cantik. Sebagai pelengkap, baju kebaya biasanya dipadukan dengan jarik sebagai bawahan.
Jarik adalah kain batik tradisional yang memiliki motif atau pola tertentu. Selain dipakai sebagai pasangan baju kebaya, jarik juga sering dimanfaatkan sebagai alas tidur, kain gendongan bayi, bahan baju formal. Tak hanya untuk perempuan saja, kain jarik juga bisa dipakai oleh kaum lelaki lho, Bun.
Penggunaan kebaya dan jarik biasanya juga dilengkapi dengan stagen. Biasanya, stagen dilingkarkan pada bagian pinggul layaknya ikat pinggang untuk mengikat kain jarik. Penggunaan stagen bisa untuk lelaki dan perempuan.
Stagen umumnya dipakai saat akan menghadiri acara khusus atau pada gelaran pernikahan adat Jawa. Ada banyak pilihan warna dan motif stagen yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
Pakaian adat Jawa Tengah untuk lelaki
Jika kebaya menjadi baju tradisional untuk wanita, maka pakaian adat pria di Jawa Tengah terdiri dari surjan, beskap, dan blangkon. Surjan adalah baju tradisional Jawa Tengah yang diperuntukkan khusus untuk pria. Umumnya, surjan memiliki motif lurik yang berupa garis-garis sederhana.
Menariknya, surjan dengan motif lurik, pertama kali dibuat oleh Sunan Kalijaga. Selain lurik, terdapat juga surjan dengan motif bunga-bunga.
Baju adat Jawa Tengah untuk pria lainnya adalah beskap. Beskap memiliki tekstur yang tebal dengan corak warna polos yang beragam. Pada bagian kerahnya tidak ada lipatan dan potongan kainnya tidak simetris. Pemakaian beskap umumnya dilengkapi dengan stagen, jarik, blangkon dan keris sebagai aksesorinya. Beskap seringnya akan Bunda jumpai pada acara pernikahan adat Jawa.
Perlu Bunda tahu, ada tiga macam beskap yang umum dipakai oleh masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya yaitu beskap gaya Jogja, beskap gaya Solo, dan Landungan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penggunaan beskap umumnya juga dilengkapi dengan blangkon. Blangkon adalah penutup kepala yang terbuat dari kain batik.
Benda ini juga jadi simbol perpaduan antara pakaian Islami dan juga Hindu dalam budaya Jawa. Saat ini, blangkon juga menjadi salah satu jenis suvenir khas Jawa yang banyak dilirik oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Kekayaan budaya Indonesia diwariskan dengan banyak cara, salah satunya melalui baju adat. Pakaian adat Jawa Tengah menjadi salah satu peninggalan leluhur yang harus Bunda lestarikan agar tidak hilang ditelan zaman. (PK)
Simak juga video berikut mengenai tips mengajak anak beribadah.
(ziz/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Cara Mengajar Anak Mengaji yang Menyenangkan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Jenis Baju Adat Jawa Tengah, Yuk Kenalkan ke Si Kecil Bun!
3 Tingkatan Pakaian Adat Bali: Pengertian, Waktu Penggunaan, dan Maknanya
34 Pakaian Adat Indonesia Semua Provinsi Beserta Nama untuk Dikenalkan ke Anak
Daya Tarik Legenda Rawa Pening hingga Menjadi Destinasi Wisata
TERPOPULER
Tak Suka Basa-basi? 12 Kalimat Ini Bisa Dipakai untuk Akhiri Percakapan dengan Sopan
Bunda Ini Bingung Gejala Postpartum Tak Berakhir, Ternyata Alami Kondisi Ini
6 Kebiasaan saat Ngobrol yang Bikin Seseorang Terlihat Kurang Cerdas
Selain Terapi, 7 Cara Stimulasi Anak dengan Speech Delay di Rumah
Seru dan Kekinian, Intip Potret Ulang Tahun ke-43 Duma Riris Bertema Padel
REKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Sekadar Hari Libur, Frisian Flag #TanggalMerahUntukIbu di Bandung Ajak Keluarga Beri Waktu Istimewa untuk Ibu
Selain Terapi, 7 Cara Stimulasi Anak dengan Speech Delay di Rumah
Bunda Ini Bingung Gejala Postpartum Tak Berakhir, Ternyata Alami Kondisi Ini
5 Fakta Against the Current, Drama China Terbaru yang Lagi Viral & Bertabur Bintang
Tak Suka Basa-basi? 12 Kalimat Ini Bisa Dipakai untuk Akhiri Percakapan dengan Sopan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cari Sneakers Trail yang Bisa Dipakai Harian? Coba Salomon XT-Whisper Void
-
Beautynesia
4 Cara Menjalani Pekerjaan Jarak Jauh Tanpa Burnout
-
Female Daily
Makeup Sandrinna Michelle Berbeda dari Daily Look-nya? Ini Detail Soft Glam yang Bikin Pangling!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Cerita Anne Avantie Kirim Gudeg untuk Guruh Seokarnoputra Sebelum Meninggal
-
Mommies Daily
Pasangan Menggunakan Seks sebagai “Hadiah” atau “Hukuman”? Hati-Hati, Bisa Jadi Manipulasi