PARENTING
Teks Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Nyanyikan Bersama Si Kecil Bun
Mutiara Putri | HaiBunda
Senin, 15 Aug 2022 20:35 WIBSetiap upacara bendera baik di sekolah, kampus, ataupun kantor, pasti selalu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bunda. Tak hanya itu, kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya juga selalu dinanti pada saat pengibaran bendera HUT Indonesia.
Untuk Bunda ketahui, lagu Indonesia Raya diciptakan oleh seorang guru, wartawan, violinis, dan komponis, bernama Wage Rudolf Soepratman atau yang sering disebut W.R Soepratman.
Merangkum dari buku Meluruskan Sejarah dan Wiwayat Hidup Wage Rudolf Soepratman karya Anthony C. Hutabarat, Soepratman lahir pada Senin, 9 Maret 1903. Ia memiliki darah Jawa dari sang Ayah, Djoemeno Senen Sastrosoehardjo alias Abdoelmoein.
W.R Soepratman sendiri tergolong pada kaum priyayi kaya dan memiliki persawahan yang luas. Ia juga dikenal dalam bidang kesenian, khususnya seni musik dan seni suara Jawa.
Setelah berusia 6 tahun, Soepratman masuk ke sekolah Budi Utomo di Cimahi. Sayangnya, belum sempat menyelesaikan studi, sang Bunda meninggal dunia dan dimakamkan di Baros.
Karier W.R. Soepratman
Berkat kesungguhannya belajar musik, Soepratman mampu menguasai pengetahuan teori dan praktek seni musik. Ia juga menguasai teknik bermain biola, lho.
Soepratman biasanya membawakan lagu-lagu klasik Barat ciptaan Chopin atau Beethoven dengan membaca not balok. Setelahnya, pada tahun 1920, ia mendirikan sebuah grup musik jazz bernama Black & White.
Kira-kira 10 tahun setelah tinggal di Makassar, ia bekerja sebagai guru, kelerek, dan pemain musik. Pengalamannya yang luas dengan masyarakat kampung, dan masyarakat lainnya disebabkan oleh kepandaiannya bermain musik.
Setelah ia kembali ke Jawa, pada tahun 1924, Soepratman berangkat dengan kapal laut menuju Surabaya. Pada bulan Juli, tokoh Dr. Soetomo mendirikan Indonesiche Studie Club dengan tujuan mencerahkan masyarakat pribumi agar sadar politik serta memiliki semangat persatuan.
Pada tahun 1926, W.R Soepratman bekerja sebagai wartawan di surat kabar Sin Po. Sebagai wartawan militan, ia rajin mengunjungi rapat-rapat organisasi pemuda dan partai politik.
Lahirnya Lagu Indonesia Raya
Lagu Indonesia Raya lahir pada zaman pergerakan bangsa menuju kemerdekaan, Bunda. Lagu ini adalah lagu yang keramat dan suci, lagu yang kudus.
Suatu sore, W.R Soepratman membaca sebuah tulisan di majalah terbitan kota Solo yang bertuliskan "Alangkah baiknya kalau ada salah satu pemuda Indonesia yang bisa menciptakan lagu kebangsaan Indonesia, sebab lain-lain bangsa semua telah memiliki lagu kebangsaannya masing-masing!"
Sejak saat itu, W.R Soepratman berusaha untuk menggubah lagu untuk menciptakan lagu kebangsaan Indonesia. Pada akhirnya, lahirlah lagu Indonesia Raya pada pertengahan tahun 1928.
Lagu Indonesia Raya pertama kali diperkenalkan pada Kongres Pemuda Indonesia II, tepatnya pada 28 Oktober 1928. Di kongres ini, Soepratman menggesek biolanya dengan penuh hikmat dan para hadirin terdiam mendengarkannya.
Suasana ruangan sangat tenang dan hening. Kemudian dilanjutkan koor pemuda pemudi dari perkumpulan Pelajar Indonesia membawakan lagu Indonesia raya yang dipimpin langsung oleh W.R Soepratman.
Pada Kongres Pemuda Indonesia II inilah diputuskan bahwa lagu Indonesia Raya menjadi lagu kebangsaan Indonesia dan merupakan lagu resmi yang akan dinyanyikan pada upacara-upacara penting. Kongres Pemuda Indonesia II juga menghasilkan kebulatan tekad yakni Sumpah Suci Pemuda Indonesia dan dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
Lirik lagu Indonesia Raya
Lirik lagu Indonesia Raya tidak terlalu panjang, Bunda. Kalau ingin menyanyikan dan menghafalnya bersama Si Kecil, berikut ini Bubun bantu rangkumkan liriknya.
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negeriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Ikuti Jejak Sang Ayah, Ini Deretan Anak Pesepak Bola yang Tampil di Piala Dunia
Kisah Haru Ibu yang Tak Bisa Menyusui, Adik Ipar Rela Menjadi Penolong Bayinya
10 Kalimat yang Biasa Diucapkan Pembohong dalam Percakapan Sehari-hari
Ternyata Begini Ciri-Ciri Kepribadian Seseorang Suka Warna Kuning
Cara Mengenali Orang Tulus Hanya dari Pilihan Kalimat Mereka saat Berbicara
REKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ternyata Begini Ciri-Ciri Kepribadian Seseorang Suka Warna Kuning
Ikuti Jejak Sang Ayah, Ini Deretan Anak Pesepak Bola yang Tampil di Piala Dunia
Kisah Haru Ibu yang Tak Bisa Menyusui, Adik Ipar Rela Menjadi Penolong Bayinya
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser
7 Drama Korea Sekolah Action Terbaik dengan Rating Tinggi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Soyee eks gugudan Akan Menikah, Calon Suami Seorang Pengacara
-
Beautynesia
5 Potret Kerennya Jaehyu NCT Saat Menghadiri Prada Fashion Show di Milan
-
Female Daily
Park Shin Hye Dipastikan Comeback dalam Drama ‘The Judge from Hell’ Musim Kedua!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Wajah Dipalsukan dengan AI untuk Iklan, Penyanyi Korea Beri Peringatan Keras
-
Mommies Daily
Selain Les Sempoa, Ini 8 Kelas untuk Mengasah Logika dan Konsentrasi Anak