HaiBunda

PARENTING

Tips Memilih Susu Formula untuk Penuhi Gizi si Kecil

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Rabu, 28 Jun 2023 20:20 WIB
Tips memilih susu formula/ Foto: dokumentasi Bebelac
Jakarta -

Apakah si kecil sudah berusia lebih dari setahun dan ingin diberikan susu tambahan? Sebelum mengambil keputusan, Bunda sebaiknya pilih susu formula yang kandungannya memang dibutuhkan Si Kecil ya.

Susu tambahan atau susu formula pada dasarnya menyediakan vitamin dan mineral yang diperlukan anak untuk tumbuh. Beberapa produk bahkan menambahkan AHA dan DHA untuk perkembangan otak.

Meski begitu perlu diingat, susu formula bukanlah pengganti ASI. Pemberian ASI eksklusif sejak dulu sudah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), bahkan sampai usia anak 2 tahun dengan tambahan MPASI.


Tips memilih susu formula untuk anak

Sebelum membeli susu tambahan untuk bantu penuhi gizi anak, ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan oleh Bunda. Melansir dari berbagai sumber, berikut tips memilih susu formula untuk anak:

1. Konsultasi ke dokter

Sebelum memutuskan memberi susu formula, Bunda sebaiknya konsultasi dulu ke dokter anak ya. Pastikan Si Kecil memang membutuhkan asupan nutrisi tambahan dari susu formula.

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin akan menyarankan pemberian susu formula. Misalnya, anak yang kekurangan berat badan atau menunjukkan gejala dehidrasi.

Sebelum merekomendasikan susu formula, dokter pasti sudah memeriksa dulu kondisi anak. Selama di dokter, Bunda juga bisa mengumpulkan informasi terkait kandungan nutrisi penting apa yang dibutuhkan anak bila harus minum susu formula.

2. Ketahui bahan dasar susu formula

Mengetahui bahan dasar susu formula sangat penting. Hal ini untuk mencegah reaksi alergi pada kandungan utama susu.

Sebagian besar susu formula mengandung susu sapi sebagai bahan utamanya. Susu sapi untuk anak pasti sudah dipasteurisasi dan mengandung keseimbangan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang tepat.

Selain susu sapi, ada pula susu yang terbuat dari kedelai atau soya. Susu ini dapat diberikan pada anak yang alergi susu sapi.

Susu formula berbahan dasar kedelai dibuat dengan protein nabati yang dimodifikasi untuk memudahkan pencernaan anak. Susu ini juga mengandung makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan anak untuk tumbuh hebat.

3. Perhatikan merek dan sesuaikan usia anak

Susu formula hadir dalam berbagai merek dan memiliki bahan, serta kandungan serupa. Meski begitu, bukan berarti semua susu formula sama ya, Bunda.

Sebelum membeli susu untuk anak, Bunda perlu melihat dulu mereknya. Saat ini, sudah banyak merek susu formula yang aman dan sudah melalui tahap penelitian khusus.

Sebaliknya, Bunda perlu hati-hari dengan merek susu formula generik ya. Sebagian produsen susu formula jenis ini menggunakan campuran protein terhidrolisir dan protein ukuran penuh sehingga lebih sulit dicerna oleh bayi.

Nah, setelah memutuskan merek susu untuk dibeli, pastikan juga susu sesuai dengan usia anak. Biasanya, merek susu formula membuat produk susu berdasarkan usia si kecil. Kandungan di dalamnya akan berbeda menyesuaikan usia.

4. Cari susu yang sudah pasti mengandung protein

Saat memilih susu untuk anak, jangan lupa untuk melihat label kemasan. Pastikan semua nutrisi yang dibutuhkan sudah ada di produk susu tersebut.

Salah satu yang harus ada adalah protein. Asupan protein dalam jumlah cukup dibutuhkan untuk perkembangan organ dan otak janin. Protein juga merupakan faktor yang dapat memengaruhi pencernaan anak.

5. Pilih yang mengandung tinggi zat besi

Zat besi adalah mineral penting yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang optimal. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia dengan gejala lemas dan sulit konsentrasi.

Dalam jangka panjang, kekurangan zat besi juga dapat menyebabkan masalah akademik pada anak. Si Kecil bahkan bisa mudah sakit karena imun tubuhnya menurun akibat kekurangan nutrisi ini, Bunda.

Bunda dapat memenuhi asupan zat besi anak dengan memberikan susu Bebelac 3. Selain zat besi, susu ini juga mengandung 14 Vitamin, 9 Mineral, serta omega 3 & 6. Kandungan lainnya adalah kombinasi serat yang teruji klinis dengan FOS:GOS 1:9.

(ank)

Simak video di bawah ini, Bun:

Hindari Bun, 5 Kesalahan yang Bikin Anak Susah Makan saat MPASI

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Sifat yang Sering Dianggap Kekurangan

Mom's Life Amira Salsabila

Nama Bayi 2 Suku Kata Makin Populer, Berikut 50 Rekomendasinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Deretan Artis Indonesia Ikut HYROX di Jakarta, Cinta Laura & Andrea Feraldho Selesaikan Tantangan 1 Jam 18 Menit

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan

Mom's Life Amira Salsabila

3 Manfaat Dongeng untuk Anak, Bangun Kedekatan hingga Bentuk Karakter Si Kecil

Parenting Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ingin Anak Punya EQ Tinggi? Pakar Sarankan Sering Ajukan Pertanyaan Ini

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Sifat yang Sering Dianggap Kekurangan

Ketahui Cara Mengurus Ijazah SD Anak yang Hilang, Rusak atau Kena Banjir

Nama Bayi 2 Suku Kata Makin Populer, Berikut 50 Rekomendasinya

3 Manfaat Dongeng untuk Anak, Bangun Kedekatan hingga Bentuk Karakter Si Kecil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK